• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hasil PCR Dikeluhkan Lama Keluar, Ini Alasannya

Hasil PCR Dikeluhkan Lama Keluar, Ini Alasannya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Hasil PCR Dikeluhkan Lama Keluar, Ini Alasannya

Halodoc, Jakarta - Virus corona yang menjadi penyebab penyakit COVID-19 belum bisa dipastikan kapan akan berakhir. Vaksin masih terus diuji coba, belum pasti pula kapan akan selesai dan siap untuk digunakan oleh seluruh penduduk dunia. Sementara itu, angka penularannya semakin tinggi setiap hari, meski protol kesehatan digalakkan.

Setidaknya, sudah sekitar 58 juta jiwa penduduk dunia terinfeksi oleh virus yang mematikan ini. Sementara itu, jumlah angka kematian akibat virus ini telah mencapai 1,3 juta jiwa, dengan angka kesembuhan sebesar 40 juta jiwa. Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya guna memberikan penanganan pertama pandemi, termasuk menambah jumlah laboratorium untuk deteksi virus corona melalui uji swab antigen, rapid test antibodi, dan PCR. 

Sayangnya, masih ada keluhan dari masyarakat terkait lamanya hasil uji PCR yang kabarnya harus menunggu antara 10 hingga 15 hari, hanya untuk mengetahui apakah hasil uji menunjukkan positif atau negatif. Lalu, apa sebenarnya yang membuat hasil PCR baru bisa diketahui dalam waktu lebih dari satu minggu? Berikut pembahasannya!

Baca juga: Penjelasan Hasil Rapid Test dan Swab Test Kadang Berbeda

Penjelasan Lamanya Hasil PCR

Ternyata, salah satu alasan mengapa masyarakat harus menunggu lebih lama untuk mengetahui hasil pemeriksaan PCR adalah, kapasitas laboratorium yang dinilai masih belum mencukupi. Keterbatasan ini tidak bisa dipaksakan, karena itulah hasil uji memakan waktu lebih lama. 

Setiap hari, setiap laboratorium tentu memiliki target penyelesaian uji PCR. Namun, terkadang ada berbagai kondisi yang mengakibatkan petugas tidak berhasil memenuhi target uji, sehingga mau tidak mau harus menunggu lebih lama dari waktu sebenarnya. 

Guna mengantisipasi banyaknya keluhan masyarakat terkait lamanya hasil uji PCR, masyarakat dapat melakukan uji swab antigen atau rapid tes antigen. Dibandingkan dengan PCR, uji swab antigen memang memakan waktu yang jauh lebih singkat, yaitu hanya sekitar 15 sampai 30 menit. 

Baca juga: 10 Fakta Virus Corona yang Wajib Diketahui

Swab Antigen dan PCR, Lebih Baik Mana?

Secara sederhana, sebenarnya swab antigen dan PCR dilakukan dengan menggunakan metode swab untuk pengambilan sampel yang tidak jauh berbeda. Namun, proses ujinya yang memiliki perbedaan, swab antigen diuji dengan proses yang sama seperti prosedur rapid test antibodi, sehingga hasil bisa diketahui lebih cepat.

Prosedur uji swab antigen pun tidak perlu dilakukan di laboratorium, bisa juga di luar laboratorium asalkan dilakukan secara hati-hati dan menggunakan reagen yang telah sesuai.

Saat tes antigen dilakukan, hasil akan menunjukkan reaktif ketika seseorang terinfeksi dan jumlah virus sedang begitu tinggi. Saat inilah orang tersebut sangat berisiko menularkan penyakit COVID-19 kepada orang lain. 

Baca juga: Selain Virus Corona, Ini 12 Wabah Mematikan Lainnya dalam Sejarah

Dibandingkan dengan rapid test antibodi, swab antigen memang memiliki harga yang lebih tinggi. Namun, harga ini masih terbilang lebih rendah jika dibandingkan dengan PCR. Uji swab antigen pun tidak sepenuhnya bisa menggantikan PCR, karena tingkat akurasinya yang tidak setinggi PCR.

Meski begitu, uji deteksi virus corona ini bisa menjadi alternatif pilihan untuk masyarakat yang memiliki kebutuhan mendesak dan tidak sempat menunggu hasil uji PCR. Terlebih di tengah situasi pandemi dengan angka positif yang semakin tinggi seperti sekarang ini.

Sementara itu, pemerintah tidak lagi menganjurkan masyarakat untuk melakukan rapid test antigen. Bukan tanpa alasan, meski harganya terbilang paling murah, metode uji coba ini dinilai tidak mampu mengidentifikasi virus corona dengan akurat. Memang benar, rapid test antibodi hanya memiliki tingkat akurasi sebesar 18 persen. 

Kamu bisa melakukan uji swab antigen di klinik atau laboratorium terdekat. Buatlah reservasi terlebih dahulu dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Setelahnya, kamu juga bisa chat dengan dokter untuk mendiskusikan hasil uji swab antigen yang telah dilakukan. 



Referensi:
Kompas. Diakses pada 2020. Sering Dikeluhkan, Mengapa Hasil Tes Swab atau PCR Cenderung Lama?