• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hati-Hati, Anak Bisa Alami Gangguan Kepribadian Narsistik

Hati-Hati, Anak Bisa Alami Gangguan Kepribadian Narsistik

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta – Gangguan kepribadian narsistik bisa terjadi pada siapa saja, dan ternyata bisa dimulai sejak masa kanak-kanak. Nyatanya, narsistik bisa mulai tumbuh pada anak dan berkembang seiring dengan waktu dan pertumbuhan Si Kecil. Lantas, apa saja tanda gangguan kepribadian narsistik pada anak dan bagaimana cara mengenalinya? 

Narsistik merupakan jenis gangguan mental yang bisa membuat seseorang terlihat menyebalkan karena sering membanggakan diri sendiri. Kondisi ini bisa ditandai dengan beberapa gejala khas, termasuk sering membanggakan diri sendiri dan merasa lebih superior dibanding orang lain. Sebenarnya, narsis atau ingin membanggakan diri sendiri adalah sifat yang mungkin dimiliki semua orang, tapi harus diwaspadai jika sudah berlebihan. 

Baca juga: Cara Mendeteksi 9 Tanda Gangguan Kepribadian Narsistik

Mengenal Tanda Narsistik pada Anak 

Sangat wajar jika anak-anak saling berebut mainan, atau membandingkan apa yang sedang ia sukai dengan teman sebayanya. Namun, ibu dan ayah sebaiknya mewaspadai jika anak mulai menunjukkan hal itu dengan berlebihan. Sebab, hal itu bisa menjadi tanda awal Si Kecil memiliki gangguan kepribadian narsistik. 

Anak-anak yang mungkin memiliki gangguan kepribadian narsistik biasanya sering merendahkan atau meremehkan orang lain. Hal itu terjadi karena dia merasa lebih tinggi atau lebih baik dibandingkan semua orang. Selain itu, gangguan ini juga menyebabkan anak berkembang tanpa memiliki rasa empati, bahkan bisa melakukan hal yang melukai orang lain, tanpa merasa bersalah. 

Sayangnya, hingga kini masih belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab kondisi. Namun, kepribadian narsistik diduga berkaitan dengan kemampuan pengidapnya dalam mengelola pikiran dan stres. Ada beberapa gejala yang bisa diperhatikan dan menjadi tanda gangguan narsistik pada anak, di antaranya:

  1. Suka mencari perhatian dan merasa paling benar. Anak dengan gangguan ini umumnya tidak membutuhkan sikap baik dari orang lain, tapi semata-mata pengakuan bahwa dirinya yang paling benar. 
  2. Merasa butuh dikagumi orang lain secara terus-menerus serta menganggap dirinya lebih baik dibandingkan anak-anak lain. 
  3.  Sering menaruh harapan yang terlalu tinggi, bahkan terkadang tanpa alasan yang jelas,
  4. Kesulitan untuk membangun hubungan yang dekat dan intim dengan orang sekitar. 

Semakin cepat gangguan narsistik pada anak dideteksi, maka akan semakin baik. Sebab, rasa percaya diri yang berlebihan pada pengidap gangguan ini cenderung mengganggu dan tidak sehat. Hal itu yang kemudian membuat orang dengan gangguan ini mungkin kesulitan untuk berhubungan dengan orang lain di sekitar, misalnya dengan teman dan orang tua. 

Baca juga: Benarkah Kepribadian Narsistik Dipengaruhi oleh Usia?

Gangguan mental yang satu ini menyebabkan pengidapnya sibuk dengan kepercayaan semu tentang kehebatan diri sendiri. Selain itu, kelainan ini juga membuat pengidapnya sibuk berfantasi tentang kesuksesan, ketenaran, kekuasaan, kecantikan, kecerdasan, atau pasangan yang sempurna. Tak jarang, hal ini menyebabkan pengidap gangguan ini merasa ketakutan terhadap standar yang ada. 

Jika narsistik sudah esktrem atau berlebihan, dianjurkan untuk menjalani psikoterapi atau terapi dengan ahli. Membiarkan anak-anak tumbuh dan terus mengembangkan sifat narsistik berlebihan dikhawatirkan bisa memengaruhi kualitas kehidupan sosialnya kelak. 

Baca juga: Dampak yang Terjadi saat Memiliki Pasangan Narsistik

Jika masih ragu dan butuh saran atau informasi seputar gangguan kepribadian narsistik pada anak, ibu bisa menanyakan pada ahlinya melalui aplikasi Halodoc. Lebih mudah menghubungi psikolog atau psikiater melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan mental dan gejala apa saja yang muncul dari ahlinya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi 
WebMD. Diakses pada 2020. Narcissistic Personality Disorder.
Mom Junction. Diakses pada 2020. Narcissism In Children: What Are The Signs And How To Deal With It?
Psychology Today. Diakses pada 2020. Childhood Roots of Narcissistic Personality Disorder.