• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hati-Hati, Hipotermia Bisa Sebabkan 5 Komplikasi Ini

Hati-Hati, Hipotermia Bisa Sebabkan 5 Komplikasi Ini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Berada di tempat yang bersuhu dingin memang terdengar menyenangkan untuk sebagian orang. Namun, suhu dingin yang sejuk ini juga bisa menimbulkan masalah bila kita tak awas menghadapinya. Sudah familiar kan dengan hipotermia? Hipotermia merupakan kondisi ketika temperatur tubuh menurun drastis. Kondisi ini bisa membuat suhu tubuh turun di bawah suhu normal yang dibutuhkan oleh metabolisme dan fungsi tubuh, yaitu di bawah 35 derajat Celsius. 

Nah, hal yang mesti digarisbawahi, pengidap hipotermia harus mendapatkan penanganan segera. Alasannya, kondisi ini menyebabkan gangguan pada sistem persarafan dan fungsi organ lain dalam tubuh. Lantas, apa saja sih komplikasi hipotermia yang bisa terjadi pada tubuh?

Baca juga: Selain Mendaki Gunung, Ini 6 Hal yang Memicu Hipotermia

Bisa Berujung Kematian

Jangan main-main dengan masalah kesehatan yang satu ini. Sebab hipotermia yang tak ditangani dengan cepat dan tepat bisa menimbulkan komplikasi yang serius. Misalnya:

  1. Gangrene akan kerusakan jaringan.
  2. Radang beku atau frostbite, cedera pada kulit dan jaringan bawahnya karena membeku.
  3. Trench foot, rusaknya pembuluh darah dan saraf pada kaki akibat terlalu lama terendam air.
  4. Chilblains, peradangan pembuluh darah kecil dan saraf pada kulit.
  5. Kematian.

Tuh, yakin masih mau menganggap remeh hipotermia?

Cadel hingga Bibir Kebiruan

Seseorang yang mengalami hipotermia akan mengalami beragam gejala pada tubuhnya. Nah, berikut beberapa gejala hipotermia yang bisa dialami oleh pengidapnya. 

  • Berbicara cadel, bergumam, dan gagap.
  • Denyut jantung lemah dan tidak teratur.
  • Kulit bayi dapat berwarna merah terang, dingin, dan tampak sangat tidak bertenaga.
  • Tubuh menjadi kaku dan sulit bergerak.
  • Tidak dapat menghangatkan diri.
  • Napas pelan dan pendek.
  • Penurunan kesadaran, seperti kebingungan.
  • Mengantuk atau lemas.
  • Menggigil terus-menerus.
  • Merasa kedinginan.
  • Pupil mata yang melebar.
  • Bibir berwarna kebiruan.

Awasi Penyebab Hipotermia

Penyebab utama dari hipotermia adalah paparan cuaca dingin atau air dingin tanpa perlindungan yang tepat, misalnya akibat:

  • Berada terlalu lama di tempat dingin.
  • Jatuh ke kolam air dingin dalam waktu lama.
  • Mengenakan pakaian yang basah untuk waktu cukup lama.
  • Suhu pendingin ruangan yang terlalu rendah, terutama pada bayi dan lansia.
  • Tidak mengenakan pakaian yang tepat saat mendaki gunung.

Selain hal-hal di atas, ada pula beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko hipotermia, yaitu:

Baca juga: Ini Pertolongan Pertama untuk Tangani Hipotermia

  • Aktivitas yang menghabiskan waktu lama di tempat yang dingin, seperti pada pendaki gunung atau tunawisma.
  • Minuman keras dan obat-obatan terlarang, akibat pelebaran pembuluh darah, sehingga meningkatkan pelepasan panas tubuh dari permukaan kulit.
  • Obat-obatan tertentu, seperti antidepresan, emperat, serta emperatu emper.
  • Pengaruh penyakit tertentu yang mempengaruhi pengendali suhu tubuh, seperti anoreksia nervosa, stroke, dan hipotiroidisme.
  • Penyakit yang memengaruhi memori, misalnya penyakit Alzheimer, karena tidak sadar sedang kedinginan atau tidak paham apa yang harus dilakukan.
  • Usia bayi dan manula, akibat kemampuan mengendalikan tempHati-Hati, Hipotermia Bisa Sebabkan 5 Komplikasi Inieratur tubuh yang belum sempurna pada bayi dan menurun pada manula.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
NIH - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Hypothermia. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Diseases and Conditions. Hypothermia. 
Healthline. Diakses pada 2020. What Causes Hypothermia?