Hati-Hati, Histoplasmosis Bisa Picu Meningitis

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Hati-Hati, Histoplasmosis Bisa Picu Meningitis

Halodoc, Jakarta - Udara yang bersih dibutuhkan manusia agar tetap dapat hidup dengan sehat. Jika kamu menghirup udara yang kotor, tubuh dapat terserang oleh penyakit. Salah satu penyakit yang terjadi karena udara kotor adalah histoplasmosis.

Gangguan histoplasmosis terjadi karena spora yang berasal dari kotoran burung dan kelelawar terhirup ke dalam tubuh. Penyakit ini menjadi gangguan yang serius ketika menyerang bayi atau seseorang dengan gangguan sistem imun. Pada tahap yang parah, kamu dapat mengalami meningitis. Berikut pembahasan mengenai hal tersebut!

Baca juga: Faktor Risiko Seseorang Bisa Terkena Histoplasmosis

Histoplasmosis Menjadi Pemicu Meningitis

Terdapat banyak hal yang menjadi pemicu meningitis, salah satunya adalah histoplasmosis. Gangguan ini terjadi ketika spora dari kotoran burung atau kelelawar masuk ke paru-paru dan menyebabkan infeksi pada paru-paru. Penyebaran penyakit ini melalui udara yang mengandung jamur dari Histoplasmosis.

Selain itu, kamu dapat mengalami penyakit ini melalui tanah yang telah terkontaminasi jamur penyebab infeksi paru-paru. Maka dari itu, petani dan tukang kebun memiliki risiko yang lebih tinggi dari penyakit ini. Jika kamu bekerja yang berhubungan dengan tanah luas, disarankan agar menggunakan masker dan sepatu boot.

Selain itu, seseorang yang terserang histoplasmosis mungkin tidak menimbulkan gejala dan tidak sadar apabila mengalami infeksi. Hal ini juga dengan mudah menyebabkan kelainan yang serius jika terjadi pada bayi dan seseorang dengan sistem kekebalan yang lemah.

Histoplasmosis dapat menjadi salah satu faktor pemicu dari meningitis. Gangguan ini menyebabkan inflamasi pada membran di sekitar otak dan saraf tulang belakang. Meningitis terjadi karena infeksi dari jamur tersebut menyebar ke otak sehingga memengaruhi sistem saraf pusat.

Jika kamu mempunyai pertanyaan lebih lanjut tentang gangguan yang dapat menjadi pemicu meningitis, dokter dari Halodoc dapat membantu. Kamu hanya perlu untuk download aplikasi Halodoc ke smartphone kamu untuk mendapatkan kemudahan dalam akses kesehatan.

Baca juga: Kenali Lebih Dekat Histoplasmosis

Faktor Pemicu Meningitis Selain Histoplasmosis

Histoplasmosis yang terjadi dapat menyebabkan kamu mengalami meningitis. Walau begitu, penyakit tersebut bukan satu-satunya pemicu dari meningitis. Terdapat penyebab lainnya yang dapat memicu terjadinya gangguan pada selaput otak tersebut. Berikut ini penyebab lainnya dari meningitis, yaitu:

  1. Meningitis Disebabkan oleh Bakteri

Gangguan pada selaput otak tersebut dapat disebabkan oleh bakteri. Hal ini terjadi jika bakteri tersebut masuk ke aliran darah yang akhirnya mencapai otak dan sumsum tulang belakang. Beberapa pemicu meningitis ini, seperti infeksi telinga, fraktur tengkorak, atau setelah melakukan operasi.

  1. Meningitis Disebabkan oleh Virus

Umumnya, gangguan yang disebabkan virus ini terbilang ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya. Umumnya, sebagian besar gangguan ini disebabkan virus yang disebut enterovirus. Selain itu, beberapa virus lainnya yang menyebabkan meningitis adalah virus herpes simpleks, HIV, gondong, dan lainnya.

Baca juga: Begini Pemeriksaan Fisik untuk Diagnosis Histoplasmosis

  1. Meningitis Kronis

Terdapat organisme yang tumbuh dengan lambat dan menyerang selaput serta cairan di sekitar otak. Hal ini menyebabkan kamu mengalami meningitis yang kronis. Gangguan ini dapat terjadi selama dua minggu atau mungkin lebih. Gejala umum yang terjadi adalah sakit kepala, demam, muntah, dan mental yang tidak stabil.

Maka dari itu, kamu harus berhati-hati ketika memasuki daerah yang tidak familiar olehmu. Usahakan untuk menggunakan masker ketika berpergian ke tempat terbuka, seperti ladang, perkebunan dan lainnya. Hal ini dapat menurunkan risiko kamu untuk mengalami histoplasmosis.

Referensi:
Novus Biological.Diakses pada 2019.Histoplasma Capsulatum With Meningitis: Disease Bioinformatics
Mayo Clinic.Diakses pada 2019.Meningitis