Hentikan Kebiasaan Merokok untuk Mencegah Melena

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Hentikan Kebiasaan Merokok untuk Mencegah Melena

Halodoc, Jakarta – Melena terjadi ketika darah berada dalam pergerakan usus, sehingga membuat tinja berwarna hitam. Ini disebabkan oleh pendarahan pada sistem pencernaan bagian atas atau usus besar. Salah satu cara untuk mencegah melena adalah menghentikan kebiasaan merokok.

Nikotin dapat merusak pembuluh darah, sehingga sangat berisiko menimbulkan melena. Tidak hanya mencegah melena, berhenti merokok juga dapat melancarkan pernapasan, sirkulasi darah dan memudahkan aktivitas fisik, termasuk berjalan dan berlari. Ingin tahu lebih lanjut mengenai melena dan kebiasaan merokok, baca lanjutannya di sini!

Diagnosis Melena

Penyedia layanan kesehatan akan bertanya tentang gejala tersebut dari informasi yang kamu sampaikan. Ini bisa dimulai dari sejak kapan kamu mendapatkan darah di dalam kotoran, makanan apa saja yang kamu konsumsi, bagaimana gaya hidupmu, kebiasaanmu termasuk apakah kamu merokok atau tidak. 

Tes akan digunakan untuk mengetahui seberapa besar darah dalam kotoran terkandung. Tes darah dapat digunakan untuk memeriksa kadar oksigen dan zat besi. Tes juga dapat menunjukkan seberapa baik pembekuan darah.

Baca juga: Inilah 6 Hal yang Sebabkan Melena

Endoskopi adalah prosedur yang digunakan untuk memeriksa saluran pencernaan bagian atas. Penyedia layanan kesehatan akan menggunakan tabung tipis yang bisa ditekuk dengan lampu di ujungnya untuk melihat again tenggorokan, perut, dan mengambil sampel jaringan untuk diuji.

CT atau X-ray juga dilakukan dapat menunjukkan sumber perdarahan. Gambar-gambar ini akan menunjukkan robekan, obstruksi, atau tumor yang menyebabkan gejala. Selain itu, tes angiogram juga dilakukan untuk mencari dan menghentikan pendarahan dari arteri. Cairan kontras disuntikkan ke dalam arteri dan sinar-X dari aliran darah ketika akan diambil. Beri tahu penyedia layanan kesehatan jika kamu pernah memiliki reaksi alergi terhadap cairan kontras.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai diagnosis melena, bisa tanyakan langsung ke HalodocDokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor orang tua bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Perawatan akan tergantung pada penyebabnya. Berikut ini rekomendasi yang bisa dilakukan: 

  1. Obat-obatan 

Ini dilakukan untuk mengurangi sejumlah asam yang dihasilkan lambung. Mengonsumsi obat-obatan dapat membantu menghilangkan gejala maag yang dipicu oleh melena. Kamu juga bisa jadi memerlukan obat untuk mencegah aliran darah mengalir ke luka atau robekan di dalam usus. 

Dokter bisa membuat perubahan pada obat-obatan yang digunakan tergantung kondisi melena. Jangan berhenti minum obat apapun tanpa berbicara dengan dokter.

Baca juga: Makanan Sehat yang Ampuh Cegah Melena

  1. Endoskopi 

Ini dapat digunakan untuk mengobati penyebab perdarahanmu. Dokter sensasi panas untuk menutup jaringan yang terluka. Perawatan ini diyakini dapat menyatukan jaringan, sehingga bisa membantu mempercepat proses penyembuhan. Biasanya, sambungan ini ditempatkan di sekitar varises perdarahan untuk membantu menghentikan pendarahan.

  1. Transfusi Darah 

Mungkin diperlukan jika kamu kehilangan banyak darah.

  1. Pembedahan 

Mungkin diperlukan jika kamu mengalami pendarahan hebat atau perawatan lain tidak berhasil. Pembedahan dapat digunakan untuk memperbaiki robekan pada lapisan perut atau usus. Kamu mungkin memerlukan pembedahan untuk menghilangkan obstruksi atau tumor.

Tadi sudah dijelaskan kalau mencegah melena adalah tidak merokok. Selain itu, jangan minum alkohol atau kafein. Alkohol dan kafein dapat mengiritasi perut. Lapisan perut atau usus juga bisa rusak karena alkohol dan kafein.

Mengonsumsi makanan sehat juga menjadi upaya untuk mencegah melena. Makanlah berbagai makanan sehat, termasuk buah-buahan, sayuran, produk susu rendah lemak, daging tanpa lemak, ikan, dan kacang-kacangan, seperti lentil. Makanan sehat dapat membantu kamu meningkatkan energi.

Referensi:
Drugs.com. Diakses pada 2019. Melena.
US Pharmacist. Diakses pada 2019. Gastrointestinal Bleeding: An Alarming Sign.