• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hindari 5 Makanan Ini Jika Mengidap Penyakit Maag

Hindari 5 Makanan Ini Jika Mengidap Penyakit Maag

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Hindari 5 Makanan Ini Jika Mengidap Penyakit Maag

Halodoc, Jakarta - Penyakit maag ditandai dengan adanya peradangan pada lapisan dalam perut. Pada sebagian besar kasus, penyebab penyakit maag dapat dikaitkan dengan infeksi bakteri bernama Helicobacter pylori (H. pylori), serta penggunaan kronis obat antiinflamasi nonsteroid yang dijual bebas, seperti aspirin dan ibuprofen.

Untuk mencegah kambuhnya gejala maag, pengidap penyakit ini perlu cermat memilih makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Sebab, ada beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dibatasi, jika kamu mengidap penyakit maag. Apa saja makanan yang dimaksud? Yuk, simak lebih lanjut!

Baca juga: Ini Bedanya Sakit Maag dengan Tukak Lambung

Pengidap Maag Perlu Batasi Makanan dan Minuman Ini

Beberapa orang yang mengidap maag juga mengalami refluks asam lambung. Pada beberapa orang, makanan tertentu dapat melemaskan bagian bawah kerongkongan, yang dikenal sebagai sfingter esofagus bagian bawah atau LES. 

LES yang rileks atau melemas dapat memudahkan asam lambung untuk kembali ke kerongkongan dan menyebabkan nyeri ulu hati, mual, gangguan pencernaan, dan nyeri perut. Jadi, pengidap maag sebaiknya menghindari makanan dan yang dapat memperburuk refluks asam lambung, seperti:

  1. Kopi.
  2. Cokelat.
  3. Makanan pedas.
  4. Alkohol.
  5. Makanan asam.

Selain itu, makan berlebihan dan makan dalam dua hingga tiga jam sebelum tidur juga dapat memperburuk gejala refluks asam lambung. Jadi, makanlah sewajarnya dan hindari makan terlalu dekat dengan jam tidur. 

Baca juga: Hal-Hal Ini Bisa Terjadi pada Pengidap Maag Kronis

Makanan Apa yang Direkomendasikan untuk Pengidap Maag?

Bakteri H. pylori dikenal sebagai penyebab utama penyakit maag. Selain minum antibiotik dan obat pemblokir asam yang direkomendasikan oleh dokter untuk pengobatan maag, mengonsumsi makanan ini juga dipercaya membantu melawan bakteri penyebab maag:

  • Apel.
  • Blueberry.
  • Raspberry.
  • Blackberry.
  • Stroberi.
  • Ceri.
  • Paprika.
  • Wortel.
  • Brokoli.
  • Sayuran berdaun hijau, seperti kangkung dan bayam.
  • Makanan kaya probiotik, seperti yoghurt, kefir, miso, sauerkraut, dan kombucha.
  • Minyak zaitun.
  • Madu.
  • Bawang putih.
  • Kunyit.

Mengapa makanan-makanan tersebut dapat membantu? Jika penyakit maag yang kamu idap disebabkan oleh infeksi H. pylori, makanan yang kaya antioksidan dapat bermanfaat. Makanan tersebut membantu melindungi dan mengaktifkan sistem kekebalan dan membantu melawan infeksi. 

Baca juga: Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Maag

Makanan seperti blueberry, ceri, dan paprika mengandung antioksidan. Sayuran hijau seperti kangkung dan bayam mengandung kalsium dan vitamin B. Sementara itu, brokoli mengandung sulforaphane, senyawa yang menunjukkan aktivitas melawan bakteri H. pylori.

Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Microbiology, makanan probiotik fermentasi dipercaya membantu pengobatan maag. Makanan ini, seperti miso, sauerkraut, dan kimchi, dapat mencegah infeksi ulang.

Meski begitu, tentu saja makanan sebergizi apa pun tidak bisa menggantikan pengobatan medis. Jika kamu merasakan gejala maag, sebaiknya bicarakan dengan dokter di aplikasi Halodoc, agar bisa diberikan pengobatan yang tepat, sesuai kondisi. 

Dokter biasanya akan memberikan resep obat sesuai dengan kondisi yang dialami. Misalnya, memberikan antibiotik jika diduga terdapat infeksi bakteri H. pylori. Selain itu, dokter juga mungkin meresepkan obat untuk mencegah perut mengeluarkan asam sebanyak biasanya, untuk meredakan gejala.

Maag yang tidak diobati dengan baik dapat menyebabkan masalah yang lebih serius di kemudian hari, seperti perdarahan internal, hingga kanker perut. Jadi, jika kamu mengidap penyakit maag, jangan abaikan. Bicaralah dengan dokter, buat rencana, dan segera dapatkan pengobatan.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Stomach Ulcer Diet.
WebMD. Diakses pada 2021. Best and Worst Foods for Stomach Ulcers.
Frontiers in Microbiology. Diakses pada 2021. Fermented Foods: Are They Tasty Medicines for Helicobacter pylori Associated Peptic Ulcer and Gastric Cancer?