• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hindari 8 Hal Ini saat Kehamilan Trimester 1

Hindari 8 Hal Ini saat Kehamilan Trimester 1

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Rasa bahagia akan muncul saat mengetahui diri sedang hamil. Namun, mengingat kandungan masih rapuh pada trimester 1, ibu perlu menjaga kehamilan dengan sangat hati-hati dan menghindari beberapa hal.

Sebenarnya, tidak ada aturan pasti tentang apa yang tidak boleh dilakukan selama trimester 1, selain hal-hal yang sudah pasti dilarang seperti merokok, alkohol, dan mengonsumsi obat-obatan terlarang. Namun, demi kesehatan dan keselamatan bayi yang ada di dalam kandungan, berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya ibu hindari selama trimester 1 kehamilan.

1.Makanan Tertentu

Saat hamil, ibu perlu lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi, karena makanan tersebut juga akan disalurkan pada bayi, yang pada akhirnya memengaruhi kondisi kesehatannya. Selain mengetahui makanan yang baik untuk tumbuh kembang Si Kecil dalam kandungan, ibu perlu memperhatikan makanan apa saja yang tidak boleh dikonsumsi selama kehamilan karena bisa membahayakan kondisi bayi.

Berikut ini makanan yang perlu ibu hindari sejak trimester 1 kehamilan:

  • Daging Merah dan Kerang. Makanan laut mentah, seperti sushi, tiram, kerang, serta daging sapi dan unggas yang kurang matang perlu dihindari selama kehamilan. Makanan mentah bisa terkontaminasi oleh parasit toksoplasma atau salmonella yang berbahaya bagi janin.
  • Daging Deli. Jenis daging yang biasanya ada dalam sandwich ini bisa terkontaminasi listeria, bakteri yang bisa melewati plasenta dan menginfeksi bayi ibu yang sedang berkembang. Infeksi dalam rahim bisa menyebabkan keracunan darah dan mengancam nyawa Si Kecil.
  • Ikan dengan Tingkat Merkuri yang Tinggi. Beberapa ikan yang diketahui kaya akan merkuri, antara lain hiu, king mackerel, dan swordfish. Ibu juga perlu berhati-hati bila ingin mengonsumsi tuna kalengan. Bila dikonsumsi dalam potongan kecil, tuna hanya mengandung sedikit merkuri.
  • Makanan Laut Asap. Ada kemungkinan makanan laut asap bisa terkontaminasi listeria.
  • Telur Mentah. Ini termasuk produk makanan yang mengandung telur mentah, seperti mayonaise, saus Caesar, saus Hollandaise, dan custard tertentu. Telur mentah bisa menimbulkan risiko terpapar salmonela.
  • Produk Susu yang Tidak Dipasteurisasi. Sebab, makanan ini dapat mengandung listeria.

Baca juga: Ibu Hamil Ngidam Sushi, Bolehkah?

2.Makan untuk Dua Orang

Anggapan bahwa saat hamil, ibu harus makan makanan dengan porsi untuk dua orang tidak benar. Hal tersebut bisa membuat ibu hamil mengalami kenaikan berat badan yang terlalu banyak selama kehamilan.

Memiliki berat badan berlebih bisa meningkatkan risiko bayi mengalami obesitas di kemudian hari. Ibu memang membutuhkan kalori tambahan pada trimester kedua dan ketiga, tetapi para dokter tidak setuju bahwa kalori ekstra diperlukan pada trimester 1 ini.

3.Terlalu Banyak Kafein

Hal ini mungkin sulit dihindari pada trimester 1 kehamilan, karena ibu akan merasa sangat lelah. Namun, kafein bisa melewati plasenta dan memengaruhi pertumbuhan detak jantung bayi ibu. 

Meski begitu, ibu masih boleh mengonsumsi kafein dalam kadar yang rendah. Penelitian menunjukkan bahwa minum sedikit kopi, sekitar 200 miligram sehari atau dua cangkir kopi, tidak masalah pada trimester 1. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum terlalu banyak kafein selama kehamilan dikaitkan dengan risiko keguguran yang lebih besar.

Baca juga: Minum Kopi Saat Hamil Harus Ikuti Aturan Ini

4.Beberapa Obat Tertentu

Beberapa obat bisa berbahaya bagi bayi ibu yang sedang tumbuh. Oleh karena itu, sebelum mengonsumsi obat dan suplemen yang dijual bebas, ada baiknya ibu bicarakan terlebih dahulu dengan dokter kandungan. 

Bila mengalami masalah kesehatan selama kehamilan, ibu juga bisa menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc untuk bertanya mengenai cara terbaik untuk mengatasinya tanpa harus mengonsumsi obat-obatan.

5.Sepatu Hak Tinggi

Saat hamil, sebaiknya simpan dulu sepatu hak tinggi ibu dan gantilah dengan sepatu atau sandal yang nyaman. Alih-alih menggunakan sepatu berhak runcing dan tinggi seperti stiletto, ibu bisa memilih sepatu dengan hak yang datar seperti wedges dengan tinggi maksimal 5 sentimeter atau kurang.

6.Bak Air Panas dan Sauna

Ketika ibu merasa sakit dan nyeri pada bagian tubuh tertentu selama kehamilan, berendam dalam bak air panas mungkin terdengar seperti ide yang baik. Namun, peningkatan suhu tubuh selama trimester 1 kehamilan bisa menyebabkan cacat lahir tertentu. Jadi, hindari berendam air panas, tapi cobalah untuk mandi dengan air hangat.

7.Kotoran Kucing

Bila ibu harus membersihkan kotoran kucing, kenakan sarung tangan dan segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sesudahnya. Pasalnya, kotoran kucing bisa menyebabkan toksoplasmosis, penyakit parasit yang langka.

8.Asap Rokok

Merokok bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan ibu dan bayi, tapi asap rokok juga bisa memberi dampak yang sama buruknya. Ada sekitar 4.000 bahan kimia yang terdapat dalam asap rokok, dan beberapa di antaranya dikaitkan dengan kanker.

Menghirup asap rokok orang lain selama kehamilan bisa menyebabkan keguguran, persalinan prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah, masalah belajar atau perilaku saat bayi tumbuh, dan sindrom kematian bayi mendadak.

Baca juga: 4 Hal yang Penting Dilakukan saat Hamil Trimester Pertama

Itulah beberapa hal yang harus ibu hindari selama trimester 1 kehamilan. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga yang bisa memudahkan ibu mendapatkan solusi kesehatan terlengkap selama kehamilan.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. 11 Things to Avoid During Pregnancy - What Not to Do.
Sanford Health. Diakses pada 2021. Do’s and don’ts during the first trimester of pregnancy.