Hindari Bakteri Cronobacter, Bersihkan Pompa ASI dengan Benar

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Hindari Bakteri Cronobacter, Bersihkan Pompa ASI dengan Benar

Halodoc, Jakarta - Ibu pekerja yang masih menyusui pasti tidak bisa lepas dari pompa ASI. Benda satu ini mutlak diperlukan, agar ibu tetap bisa memompa dan menampung ASI meski sedang bekerja. Sayangnya, sebagian besar ibu menyusui yang memiliki pompa ASI belum mengetahui bagaimana cara membersihkan pompa ASI dengan benar. Kebanyakan hanya melihat dari sisi luar, jika sudah bersih, pasti sudah aman. 

Padahal, tidak demikian. Membersihkan pompa ASI ternyata ada caranya. Pembersihan yang kurang tepat memicu terjadinya infeksi cronobacter pada bayi. Infeksi ini meningkatkan risiko sang buah hati terserang penyakit meningitis atau peradangan pada selaput otak. Oleh karena itu, ibu harus tahu bagaimana cara membersihkan pompa ASI yang benar. 

Membersihkan Pompa ASI dengan Benar, Hindari Infeksi Bakteri Cronobacter

Meningitis rentan terjadi pada anak, karena imunitas tubuhnya yang belum terbentuk sempurna. Penyebabnya beragam, dan salah satunya adalah pompa ASI yang tidak dibersihkan dengan benar. Artinya, ibu juga perlu tahu apa saja gejala dari penyakit satu ini dan bagaimana pencegahannya. Manfaatkan layanan Tanya Dokter dari Halodoc, tanyakan apa saja yang ingin ibu ketahui tentang kesehatan diri dan sang buah hati. 

Baca juga: Cara Mudah untuk Memperlancar ASI

Lalu, bagaimana cara membersihkan pompa ASI yang tepat? Sebelumnya, ibu perlu mengetahui terlebih dahulu petunjuk dari produsen pompa tersebut. Ini sangat penting, karena ibu bisa mengetahui bagian mana saja dari pompa ASI yang harus dibersihkan dengan benar, dan mana yang hanya perlu dicuci. Kemudian, ibu bisa mengikuti tips mudahnya berikut ini. 

  • Sebelum menyentuh peralatan pompa ASI, pastikan ibu sudah mencuci tangan sampai benar-benar bersih. Jika perlu, pastikan tangan ibu sudah steril;

  • Gunakan tisu basah dengan kandungan antibakteri untuk membersihkan pompa ASI bagian luar;

  • Lalu, isikan air hangat di dalam baskom, dan rendam semua peralatan pompa ASI. Hindari meletakkan peralatan di wastafel karena memicu terjadinya kontaminasi kuman;

  • Gunakan sikat khusus pembersih perlengkapan bayi untuk membersihkan bagian-bagian dari pompa ASI;

  • Setelahnya, bilas dengan menggunakan air hangat. Pastikan semua peralatan sepenuhnya bersih;

  • Terakhir, keringkan pompa ASI dengan tisu kering, lap, atau handuk baru. Hindari pengeringan dengan lap atau handuk bekas pakai, meski sama-sama dipakai untuk membersihkan botol bayi, karena kontaminasi sangat mudah terjadi. 

Baca juga: Ibu Wajib Tahu Pentingnya ASI Eksklusif

Membersihkan pompa ASI untuk menghindari infeksi bakteri cronobacter juga bisa dilakukan dengan menggunakan mesin pencuci. Namun, pastikan ibu membaca petunjuknya dengan baik untuk mengetahui bagian pompa ASI mana saja yang bisa dibersihkan dengan mesin tersebut. Pasalnya, ada bagian pompa yang tidak boleh dibersihkan dengan mesin, alias dilakukan secara manual. 

Setiap hendak membersihkan pompa ASI, sebaiknya ibu menerapkan langkah pembersihan di atas. Penting pula untuk diingat, jangan sampai ibu tidak langsung membersihkan pompa setelah selesai digunakan, karena kuman dan bakteri akan sangat mudah berkembang biak. Supaya pompa steril ketika digunakan nantinya, ibu bisa merebus semua peralatan pompa ASI kira-kira 15 menit setelah digunakan. Jangan lupa simpan di tempat yang bersih dan steril, ya!

Baca juga: Meningkatkan Produksi ASI dengan 6 Cara Ini

Referensi: 
Stanford Children’s Health. 2019. Breast Milk: Pumping, Collecting, Storing. 
Parents. 2019. The CD’s New Breast Pump Cleaning Guidelines are A Must Read for Pumping Moms.
Healthy Children. 2019. American Academy of Pediatrics. How to Clean Breastfeed Pump: Quick Tips to Know.