Hindari Kebiasaan Malas untuk Medical Check Up

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Pemeriksaan fisik, medical check up

Halodoc, Jakarta - Kesehatan memang sebuah anugrah terbesar yang diberikan Tuhan untuk seseorang. Karena bisa jadi kesehatan yang kamu rasakan sekarang, merupakan barang mahal bagi sebagian orang yang tengah berjuang melawan penyakit yang dialaminya. Untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar, ada baiknya kamu melakukan serangkaian medical check up rutin guna memeriksa kondisi kesehatan, sekaligus mendeteksi dini suatu penyakit yang kamu alami dan belum menimbulkan gejala. Mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan?

Baca juga: Inilah Pemeriksaan Fisik Per Sistem Tubuh yang Harus Diketahui

Mengikuti Serangkaian Medical Check Up, Apa Saja yang Akan Diperiksa?

Ada beberapa rangkaian pemeriksaan yang akan kamu lalui ketika kamu melakukan medical check up, antara lain:

  • Pemeriksaan Berat Badan

Memiliki berat badan yang tidak normal bisa jadi pemicu terjadinya berbagai penyakit dalam tubuh. Obesitas dapat memicu sejumlah penyakit seperti penyakit jantung, stroke, osteoartritis, kanker, hipertensi, serta diabetes tipe 2. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti medical check up dua tahun sekali bagi orang yang berusia di bawah 50 tahun, dan satu tahun sekali bagi orang yang berusia di atas 50 tahun.

  • Pemeriksaan Gula Darah

Selain orang yang berusia di atas 45 tahun, tes ini dapat dilakukan bagi orang yang memiliki gejala seperti berat badan yang menurun drastis tanpa sebab, sering merasa lapar dan haus, kesemutan pada kaki dan tangan, dan sering buang air kecil. Sebelum melakukan pemeriksaan ini, biasanya dokter akan menyarankan kamu untuk berpuasa selama 8 jam.

  • Pemeriksaan Tekanan Darah

Tekanan darah normal orang berusia di bawah 60 tahun terletak pada angka 140/90. Sedangkan tekanan darah normal orang berusia di atas 60 tahun terletak pada angka 150/90. Jika hasil tekanan darah setelah pemeriksaan terletak di atas normal, dapat dipastikan kalau kamu tengah mengidap hipertensi.

Baca juga: 3 Penyakit yang Bisa Dideteksi dengan Pemeriksaan Treadmill

  • Pemeriksaan Kesehatan Jantung

Jantung merupakan salah satu organ vital dalam tubuh manusia. Pemeriksaan jantung dapat dilakukan dengan tes elektrokardiogram (EKG) atau tes rekam jantung yang guna mengetahui aktivitas listrik jantung. Dengan EKG, akan diketahui adanya kelainan detak jantung atau gangguan lain seperti pembuluh darah yang tersumbat.

  • Pemeriksaan Kolesterol

Kolesterol merupakan jenis lemak yang dibutuhkan tubuh. Namun, ketika jumlahnya berlebihan akan menyumbat pembuluh darah dan memicu terjadinya penyakit jantung. Bagi orang yang menjalani pola hidup sehat, pemeriksaan ini dapat dilakukan 5 tahun sekali, dimulai dari usia 35 tahun. Kendati demikian, jika kamu memiliki obesitas dan merokok, tes ini dapat dilakukan ketika kamu berusia 20 tahun.

Baca juga: 6 Hal yang Akan Dilakukan ketika Pemeriksaan Treadmill

Karena begitu pentingnya kesehatan, medical check up merupakan pemeriksaan yang kamu lakukan dengan tujuan mengantisipasi adanya suatu masalah kesehatan dalam tubuhmu. Pemeriksaan ini efektif dalam mendeteksi keberadaan penyakit di dalam tubuh sejak dini, mencegah penyakit berlanjut ke tahap yang lebih serius, mengurangi biaya medis jangka panjang, memotivasi diri agar terus hidup sehat, dan memberikan sedikit rasa tenang.

Untuk hasil yang maksimal, lakukan pemeriksaan ini secara rutin guna mencegah perkembangan penyakit menjadi lebih parah. Untuk lebih jelasnya tentang prosedur ini, kamu bisa berdiskusi langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan melalui Halodoc. Untuk itu,  download aplikasinya segera!