Hipoparatiroid Bisa Sebabkan Kulit Kering Bersisik?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Hipoparatiroid Bisa Sebabkan Kulit Kering Bersisik?

Halodoc, Jakarta – Memiliki kulit kering bersisik tentu sangat mengganggu penampilan. Kondisi ini ditandai dengan kulit yang tampak kering dan pecah-pecah, sehingga terkesan bersisik. Kulit kering bersisik dapat terjadi pada area kulit manapun, seperti tangan, kaki, dan wajah. Salah satu penyebab dari kondisi ini adalah hipoparatiroid.

Ya, kulit kering bersisik merupakan salah satu gejala dari hipoparatiroid, yaitu kondisi langka ketika kelenjar paratiroid tidak menghasilkan hormon paratiroid yang cukup. Sedikitnya produksi hormon paratiroid ini dapat membuat kadar kalsium dalam tubuh menurun dan fosfor meningkat. Akibatnya, akan timbul sejumlah gejala, yang salah satunya adalah kulit kering dan bersisik. 

Baca juga: 8 Tips Cantik Merawat Kulit Kering

Pengobatan untuk kulit kering bersisik umumnya disesuaikan dengan apa yang menjadi penyebabnya. Jadi, ketika kamu menjumpai kondisi ini di kulitmu, segera diskusikan dengan dokter di aplikasi Halodoc, atau buat janji dengan dokter di rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, agar diagnosis dan pilihan pengobatan dapat ditentukan.

Meski umumnya bukan merupakan kondisi darurat dan berbahaya, kulit kering bersisik tidak bisa diabaikan. Terlebih jika kondisi ini muncul bersamaan dengan berbagai gejala lainnya, seperti reaksi alergi parah, mual, muntah, demam tinggi, atau muncul luka-luka lepuh. 

Kondisi Selain Hipoparatiroid, yang Sebabkan Kulit Kering Bersisik

Selain hipoparatiroid, kulit kering bersisik juga dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis lainnya, seperti:

1. Dermatitis Kontak

Merupakan kondisi peradangan pada kulit, dermatitis kontak dapat timbul akibat paparan zat yang dapat menyebabkan iritasi atau memicu reaksi alergi. Penyebab dari penyakit yang membuat kulit jadi kering dan bersisik ini bisa berbeda-beda pada setiap pengidapnya. Bisa bahan kimia pada sabun, ataupun bahan logam pada perhiasan.

Baca juga: Atasi Kulit Kering Terkelupas dengan Cara Ini

2. Tinea Pedis

Tinea pedis atau athlete’s foot juga merupakan salah satu penyakit yang dapat membuat kulit menjadi kering bersisik. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi jamur, yang biasanya muncul di antara jari kaki. Infeksi ini tak hanya membuat kulit jadi kering bersisik, tetapi juga gatal, kemerahan, pecah-pecah, dan melepuh. Meski bukan penyakit berbahaya, tinea pedis perlu segera ditangani agar tidak menyebar ke bagian tubuh lain atau menulari orang lain.

3. Psoriasis

Ditandai dengan bercak tebal kemerahan yang terasa gatal dan nyeri, psoriasis juga dapat membuat kulit pengidapnya tampak kering dan bersisik. Penyakit ini terjadi akibat gangguan pada sistem imun yang membuat sel kulit berganti terlalu cepat.

4. Ichthyosis vulgaris

Disebut juga dengan istilah fish scale disease, ichthyosis vulgaris merupakan kelainan yang juga dapat membuat kulit jadi kering dan bersisik. Kelainan ini umumnya terjadi pada bayi baru lahir ataupun anak-anak.

Baca juga: Kulit Kering dan Gatal jangan Digaruk, Atasi dengan Cara Ini

5. Dermatitis Seboroik

Merupakan penyebab paling umum dari ketombe, dermatitis seboroik merupakan penyakit kulit yang dilihat dari banyaknya serpihan sisik putih pada rambut dan bahu. Kondisi ini juga kerap disertai rasa gatal dan kulit kepala yang kering bersisik juga dapat terasa berminyak.

6. Pityriasis Rosea

Pityriasis rosea merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya ruam berwarna merah atau merah muda, dengan bentuk seperti bekas luka atau benjolan merah, dan kadang tampak bersisik. Kondisi ini biasanya dapat membaik dalam beberapa minggu.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Scaling Skin.
WebMD. Diakses pada 2019. Why Do I Have Scaly Skin?