• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Homeschooling atau Sekolah Konvensional di Masa Pandemi untuk Anak?

Homeschooling atau Sekolah Konvensional di Masa Pandemi untuk Anak?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Homeschooling atau Sekolah Konvensional di Masa Pandemi untuk Anak?

“Dimasa-masa pandemi seperti ini, kesehatan Si Kecil adalah hal yang utama. Karena alasan ini lah, tak sedikit orangtua yang tertarik untuk menyekolahkan anaknya dengan metode homeschooling supaya lebih aman. Kendati demikian, sekolah konvensional pun kini sudah menerapkan sistem daring.  Sebelum ibu memutuskan sekolah saat pandemi, sebaiknya ketahui perbedaan antara homeschooling dengan sekolah konvensional terlebih dahulu”

Halodoc, Jakarta – Di masa pandemi seperti ini, tak sedikit orangtua yang mulai mempertimbangkan pendidikan homeschooling daripada sekolah konvensional. Salah satu alasan utama mengapa banyak orangtua yang tertarik dengan homeschooling adalah berkurangnya kontak erat dengan orang lain, sehingga Si Kecil dapat terhindar dari infeksi COVID-19.

Namun, apakah cara ini benar-benar lebih efektif? Tentunya, homeschooling maupun sekolah konvensional memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Sebelum ibu memutuskan, sebaiknya ketahui perbedaan antara homeschooling dengan sekolah konvensional terlebih dahulu.

Baca juga: Bantu Anak Berprestasi di Sekolah, Lakukan Hal Ini

Perbedaan antara Homeschooling dengan Sekolah Konvensional

Ibu mungkin berpikir bahwa anak yang menjalani homeschooling bisa lebih fokus belajar sehingga mendapatkan nilai yang lebih bagus daripada anak-anak yang bersekolah di sekolah umum. Padahal, belum tentu demikian sebab keberhasilan homeschooling juga bergantung pada lingkungan belajar dan perhatian dari orangtua maupun guru. Sedangkan anak yang bersekolah di sekolah konvensional biasanya dituntut untuk belajar secara mandiri. Nah, kalau ibu masih bingung dalam mempertimbangkan sekolah Si Kecil, berikut perbedaan antara homeschooling dengan sekolah konvensional:

1. Sistem Pendidikan

Sistem pendidikan pada sekolah konvensional menggunakan standar yang disesuaikan oleh lembaga sekolah dan kementerian pendidikan. Sedangkan homeschooling lebih berfokus pada kebutuhan anak dan kondisi keluarga supaya potensi anak bisa lebih dikembangkan.

2. Fasilitas Belajar

Sekolah konvensional umumnya memiliki fasilitas yang lengkap dan memadai untuk tumbuh kembang anak. Contohnya seperti perpustakaan, laboratorium, lapangan olahraga dan lain-lain. Beda halnya dengan homeschooling, fasilitasnya lebih terbatas dan tergantung dengan kelengkapan dari fasilitas rumah itu sendiri.

Baca juga: Pentingnya Peran Orangtua dalam Pendidikan Anak

3. Kurikulum

Kurikulum sekolah konvensional bisa dibilang lebih matang karena dirancang oleh lembaga sekolah dan kementerian pendidikan. Sementara, homeschooling memiliki kurikulum yang lebih fleksibel karena menyesuaikan minat dan bakat Si Kecil.

Lantas, Manakah yang Lebih Baik di Masa Pandemi Seperti Ini?

Perbandingan antara homeschooling dan sekolah konvensional tidak semuanya tentang prestasi akademik. Perkembangan emosional anak juga perlu diperhatikan, terutama di masa pandemi seperti ini. Selama ini, anak yang menjalani homeschooling punya stereotip cenderung canggung secara sosial atau terhambat secara emosional. Padahal, belum tentu demikian sebab emosional anak sangat bergantung pada lingkungan rumah dan dukungan orangtua. 

Selain itu, hampir semua sekolah umum sekarang menerapkan sekolah daring selama pandemi masih berlangsung. Jadi, homeschooling maupun sekolah daring sama-sama aman untuk anak karena meminimalkan kontak erat dengan orang lain. Keberhasilan prestasi akademik pada anak yang sekolah daring maupun homeschooling pun semuanya bergantung pada perhatian orangtua dan lingkungan sekitar.

Baca juga: Tips Mempersiapkan Anak Kembali ke Sekolah di Era New Normal

Selama belajar di rumah, pastikan orangtua memberikan fasilitas belajar yang mumpuni untuk anak.  Mulai dari tempat yang nyaman, makanan yang bergizi dan perhatian serta dukungan lebih supaya anak lebih semangat dalam belajar. Bila ibu mengalami kendala dalam kegiatan belajar mengajar Si Kecil, jangan ragu untuk berdiskusi dengan psikolog melalui aplikasi Halodoc. Ibu dapat menghubungi psikolog kapanpun dan dimanapun ibu butuhkan. Yuk, download aplikasinya sekarang juga!

Referensi:
Verywell Family. Diakses pada 2021. How Does Homeschooling Compare to Public School?.
Mom Junction. Diakses pada 2021. 9 Pros And Cons Of Homeschooling Vis-A-Vis Public Schools.