• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hubungan Antara Uang dan Kebahagian untuk Kesehatan Mental

Hubungan Antara Uang dan Kebahagian untuk Kesehatan Mental

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Hubungan Antara Uang dan Kebahagian untuk Kesehatan Mental

 “Terpenuhinya segala kebutuhan karena memiliki uang dapat membuat seseorang merasa aman. Hal ini kemungkinan dapat meningkatkan kesehatan mental dan fisik, yang mengarah pada peningkatan kebahagiaan pada beberapa kasus. Namun, beberapa penelitian mengatakan bahwa memiliki banyak uang belum tentu membuat seseorang terbebas dari rasa khawatir akan masalah finansial.”

Halodoc, Jakarta – Tak dapat dimungkiri bahwa semua orang membutuhkan uang untuk menghidupi dirinya dan orang-orang terdekatnya. Banyak anggapan bahwa semakin banyak uang yang dimiliki seseorang, maka semakin bahagia orang tersebut. Sedangkan, meningkatnya kebahagiaan dipercaya berkaitan dengan kesehatan mental yang stabil. 

Akibatnya, banyak orang berjuang mencari pekerjaan dengan gaji yang lebih tinggi dari sebelumnya. Hal tersebut dilakukan demi memenuhi segala kebutuhan hidupnya dan menjaga kesehatan mental dirinya. Namun, apa hubungan antara uang dan kebahagiaan dengan kesehatan mental? Yuk simak penjelasannya di sini!

Baca juga: Ini Ciri-Ciri Seseorang Mengalami Gangguan Kesehatan Mental

Kaitan Antara Uang dan Kebahagiaan Bagi Kesehatan Mental

Dilansir dari Healthline, kebahagiaan dapat dikatakan memiliki nilai intrinsik yang berbeda pada setiap orang. Misalnya, kamu senang akan aroma lavender, mungkin saja orang lain akan menganggap bahwa lavender tidak menarik. Hal tersebut menunjukkan bahwa setiap orang akan memberikan nilai intrinsik yang berbeda pada aroma lavender. 

Apabila aroma lavender tersebut membuatmu senang, kamu dapat menggunakan uang untuk membelinya dalam berbagai bentuk dan menyimpannya di sekitar rumah atau kantor. Pada akhirnya, pembelian tersebut dapat meningkatkan kebahagiaanmu. Berdasarkan contoh lavender tersebut, kamu menggunakan uang yang dapat memberikan kebahagiaan secara tidak langsung. Sebab, kamu dapat menggunakannya untuk menambah nilai intrinsik dalam hidup.

Sebuah studi yang dilakukan pada 2018 bertujuan untuk mengetahui kaitan uang dengan mental seseorang. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan bantuan tunai secara teratur tanpa pamrih pada beberapa perempuan rumah tangga miskin di Zambia. Hasilnya, selama periode 48 bulan, banyak wanita yang merasakan meningkatnya kesejahteraan emosional dan kepuasaan. Kedua hal tersebut nyatanya dirasakan lebih tinggi bila dibandingkan dengan kesehatan mereka.

Kesimpulannya, uang dapat membeli kebahagiaan secara tidak langsung dan dapat meningkatkan kesejahteraan emosional. Sebab, terpenuhinya segala kebutuhan karena memiliki uang dapat membuat seseorang merasa aman. Hal ini kemungkinan dapat meningkatkan kesehatan mental dan fisik, yang mengarah pada peningkatan kebahagiaan pada beberapa kasus. Meski begitu, memiliki banyak uang belum tentu dapat mengurangi rasa khawatir seseorang akan masalah finansial.

Baca juga: Deteksi Lebih Dini Gangguan Mental Skizofrenia

Banyak Uang Belum Tentu Terbebas dari Kekhawatiran Finansial

Dilansir dari Psychology Today, apakah banyak uang dapat membuat seseorang terbebas dari rasa khawatir akan masalah finansial, tergantung dari orangnya. Sebab, ketika seseorang berjuang untuk mencapai awal bulan seringkali mereka berpikiran bahwa banyak uang di ‘kantong’ akan menyelesaikan semua masalah.

Namun, ternyata memiliki gaji yang besar tidak serta merta membuat kekhawatiran akan masalah finansial hilang. Dalam beberapa penelitian yang dilakukan, orang-orang dengan pendapatan lebih tinggi masih khawatir tentang pengeluaran tak terduga. Misalnya seperti tagihan pengobatan atau perbaikan kendaraan. Bahkan, beberapa dari mereka mengatakan kalau mereka tidak memiliki cukup uang untuk tagihan rutin atau kebutuhan pokok rumah tangga.

Hal Lain yang Dapat Meningkatkan Kebahagiaan Selain Uang

Uang mungkin tidak dapat membeli kebahagiaan secara langsung dan menyeluruh pada sebagian orang. Namun, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk mencoba meningkatkan kebahagiaanmu, antara lain:

  1. Bersyukur Atas Apa yang Dimiliki

Secara harfiah ‘menghitung rezeki’ dapat membantumu menjadi merasa lebih positif. Alih-alih memikirkan apa yang tidak dimiliki saat ini, pikirkanlah segala hal yang kamu miliki agar dapat bersyukur. Sebab, tidak semua orang dapat beruntung untuk memiliki apa yang kamu punya.

  1. Meditasi

Lakukan meditasi dengan mengosongkan pikiran dan fokuslah pada diri sendiri daripada harta yang kamu miliki. Pasalnya, perhatian dan kasih sayang diri sendiri muncul sebagai konstruksi penting dalam penelitian kesehatan mental. Studi terbaru menunjukkan bahwa keterampilan mindfulness dan self compassion dapat memainkan peran penting. Terutama dalam kesejahteraan dan emosi positif yang terkait dengan kebahagiaan.  

  1. Olahraga Secara Rutin

Olahraga dapat memicu pelepasan hormon endorfin yang dapat menimbulkan kebahagiaan jangka pendek. Selain itu, olahraga juga dapat membantu seseorang lebih percaya diri atau nyaman dengan kondisi tubuh saat ini. 

Nah, itulah kaitan antara uang dan kebahagiaan bagi kesehatan mental. Uang memang menjadi salah satu hal yang penting untuk menjalani kehidupan. Uang dapat meningkatkan kebahagiaan seseorang secara tidak langsung. Meski begitu, memiliki banyak uang belum tentu menjamin rasa kebahagiaan seseorang stabil. Memiliki banyak uang juga belum tentu dapat mengatasi rasa khawatir akan masalah finansial yang dirasakan oleh hampir semua orang. Apalagi jika konteksnya membahas tentang pengeluaran tidak terduga, karena dapat terjadi kapan saja.

Baca juga: Memendam Perasaan Bisa Sebabkan Depresi, Begini Cara Mengatasinya

Apabila kamu sering merasakan stres atau rasa cemas yang tak kunjung membaik, segeralah memeriksakan kesehatan mental. Sebab, keduanya tidak hanya berkaitan dengan masalah uang semata. Bisa jadi kondisi tersebut merupakan gejala awal akan gejala kecemasan. Bila terlambat untuk disadari dan ditangani, gangguan kecemasan dapat memicu gangguan tidur hingga depresi.

Melalui aplikasi Halodoc, kamu dapat menghubungi psikolog terpercaya untuk menceritakan keluhan yang kamu rasakan, lewat fitur chat/video call secara langsung. Jadi tunggu apa lagi? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg

Referensi: 

Psychology Today. Diakses pada 2021. Can Money Really Buy Happiness?
Psychology Today. Diakses pada 2021. 3 Surprising Facts About Money and Happiness
Healthline. Diakses pada 2021. Can You Buy Happiness?
Science Direct. Diakses pada 2021. Meditation and happiness: Mindfulness and self-compassion may mediate the meditation–happiness relationship
NCBI. Diakses pada 2021. Does money buy happiness? Evidence from an unconditional cash transfer in Zambia
PNAS. Diakses pada 2021. High income improves evaluation of life but not emotional well-being