Ibu, Begini Cara Merawat Area Intim Bayi

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
area intim bayi, merawat area intim bayi, kesehatan bayi,merawat bayi

Halodoc, Jakarta – Bagi ibu yang baru saja melewati proses persalinan, melihat pola tingkah Si Kecil adalah hal yang sangat menyenangkan. Apalagi jika Si Kecil termasuk anak yang tidak rewel. Banyak hal yang dapat membuat anak baru lahir merasa tidak nyaman sehingga rewel. Salah satu di antaranya adalah rasa kurang nyaman pada area intim bayi, baik itu gatal-gatal atau ruam.

Nah, sebaiknya ibu juga perlu memperhatikan kebersihan area intim bayi. Pasalanya, area intim merupakan area yang cukup penting untuk dijaga kebersihan dan kesehatannya. Area intim bayi yang baru lahir nyatanya sangat sensitif dan rentan mengalami iritasi.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa ibu lakukan untuk merawat area intim bayi:

1. Periksa Popok Anak Setiap Saat

Jika ibu menggunakan popok sekali pakai, tidak ada salahnya memeriksa popok anak sesering mungkin. Jika popok sudah terasa berat dan terisi penuh, sebaiknya ibu segera ganti dengan popok yang baru. Sebelum mengganti dengan popok yang baru, bersihkan dulu area intim bayi.

Tidak hanya saat pipis, saat anak buang air besar, sebaiknya segera ganti popok. Air urine yang tercampur dengan kotoran biasanya akan lebih cepat membawa bakteri untuk anak. Hal ini bisa mengakibatkan iritasi dan ruam pada bagian sekitar organ intim anak.

2. Gunakan Air atau Sabun yang Tidak Mengandung Parfum

Saat membasuh area intim bayi, sebaiknya ibu menggunakan air bersih. Ibu bisa menggunakan sabun, tapi perlu diperhatikan kandungan dari sabun tersebut. Sebaiknya hindari pemakaian sabun yang mengandung parfum atau bahan kimia, sebab kulit bayi khususnya bayi yang baru lahir sangat sensitif. Dikhawatirkan sabun yang mengandung parfum atau bahan kimia lainnya dapat membuat kesehatan kulit bayi menjadi terganggu.

Jika ibu tidak menemukan air bersih di sekitar, ibu bisa menggunakan tisu basah yang tidak mengandung parfum dan alkohol. Nyatanya tisu basah yang mengandung parfum dan alkohol dapat menghilangkan kelembapan alami yang dimiliki oleh kulit bayi.

3. Keringkan Area Intim Bayi

Setelah ibu membersihkan area intim, jangan lupa untuk mengeringkan area intim bayi. Sebaiknya gunakan kain lembut untuk mengeringkan area intim bayi. Jangan menggosok area intim bayi saat mengeringkannya, tetapi cukup ditepuk-tepuk pada kain lembut. Menggosok dalam intensitas yang cukup sering nyatanya juga dapat membuat kulit bayi iritasi.

4. Biarkan Bayi Gunakan Popok Kain atau Celana Sesekali

Jika ibu tidak berencana untuk pergi bersama bayi, tidak ada salahnya membiarkan bayi menggunakan popok kain atau celana terlebih dahulu. Hal ini tentu akan menghindarkan anak dari masalah ruam dan iritasi. Popok kain atau celana biasanya tidak mengandung bahan kimia, sehingga tidak akan memicu reaksi alergi pada bagian intim bayi.

Saat membersihkan organ intim bayi, ibu perlu memperhatikan perbedaan saat membersihkan organ intim bayi perempuan dan laki-laki. Saat membersihkan area intim bayi perempuan, ibu perlu membersihkan dengan air bersih dari arah depan ke belakang. Saat membersihkan area intim laki-laki, ibu bisa menyeka bagian intimnya secara lembut dengan kain bersih.

Jika ibu memiliki pertanyaan seputar area intim bayi, ibu bisa bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Selain itu, ibu pun bisa membeli obat dan vitamin tanpa keluar rumah. Pesanan akan diantarkan ke tempat tujuan dalam waktu kurang dari satu jam. Yuk, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca juga: