• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu, Begini Langkah Membersihkan Dot Bayi

Ibu, Begini Langkah Membersihkan Dot Bayi

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ibu, Begini Langkah Membersihkan Dot Bayi

Dot yang tidak dibersihkan dengan benar dapat membahayakan kesehatan Si Kecil. Itu sebabnya, ibu wajib mengetahui cara tepat membersihkan dot. Gunakan sabun cuci dan air mengalir saat membersihkan dot Si Kecil. Kemudian sterilkan dot untuk memastikan kuman benar-benar mati.”

Halodoc, Jakarta – Dot sering dijadikan pilihan mudah untuk menenangkan bayi yang sedang rewel. Bukan itu saja, dot juga dapat membantu Si Kecil tertidur atau mengalihkan perhatiannya saat imunisasi. Saat akan memberikan dot pada Si Kecil, pastikan ibu membersihkannya terlebih dahulu ya!

Sebab, bukan tidak mungkin Si Kecil bisa terserang penyakit dari dot yang kotor. Dot yang menyentuh lantai, meja, kursi mobil, atau permukaan lain yang kurang bersih nyatanya dapat membawa kuman. Kuman tersebut bisa berupa virus atau bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Dot kotor juga dapat menyebabkan sariawan yang membuat Si Kecil tidak nyaman.

Baca juga: Tips Memilih Botol Susu yang Baik untuk Bayi

Cara Tepat Membersihkan Dot Bayi

Penting untuk membersihkan dot dengan benar untuk menjaga kesehatan bayi. Melansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), dot bayi wajib dicuci dengan sabun untuk memastikan kuman benar-benar mati. Berikut langkah tepat membersihkan dot bayi:

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik sebelum mulai mencuci dot.
  • Bongkar atau pisahkan semua bagian botol, seperti botol, dot, tutup, cincin dan katupnya.
  • Bilas bagian botol di bawah air mengalir sampai sisa-sisa susunya hilang.
  • Kemudian gosok dot, botol dan bagian-bagian lainnya dengan spons atau sikat khusus bayi menggunakan sabun.
  • Peras air melalui lubang dot untuk memastikannya bersih.
  • Bilas lagi untuk memastikan dot bersih dari sabun.
  • Letakkan bagian-bagian botol di atas lap piring atau handuk yang bersih.
  • Biarkan dot mengering dengan sendirinya.

Bilas wastafel dan sikat dengan baik dan biarkan mengering setelah digunakan. Cuci setiap beberapa hari dengan sabun dan air hangat. Untuk Si Kecil yang masih dibawah 3 bulan, lahir prematur, atau memiliki sistem kekebalan yang lemah, selalu bersihkan wastafel dan sikat botol setiap habis digunakan. Ini karena, lingkungan yang lembap dapat mendorong kuman untuk berkembang biak.

Baca juga: Si Kecil Tidur dengan Botol Susu Picu Baby Bottle Tooth Decay?

Perlukah Mensterilkan Dot Si Kecil?

Ibu juga bisa mensterilkan dot dan peralatan botol lainnya untuk memastikan kuman benar-benar mati. Sebelum mensterilkan dot Si Kecil, pastikan ibu telah membersihkan peralatan makan, sikat botol, dan wastafel menggunakan cara sebelumnya. Bukan cuma dot saja, penting untuk mensterilkan semua peralatan yang digunakan Si Kecil. Ada dua cara yang bisa ibu lakukan untuk mensterilkan dot Si Kecil:

1. Rebus

Ibu tidak perlu membeli alat khusus steril botol untuk Si Kecil. Sebab, sterilisasi juga bisa ibu lakukan dengan air yang direbus dalam panci. Caranya:

Tempatkan barang-barang makan yang sudah dibongkar dan dicuci ke dalam panci dan tutup dengan air.

  • Letakkan panci di atas api dan didihkan.
  • Rebus selama 5 menit.
  • Setelah selesai keringkan di udara dan simpan

2. Uap

Jika ibu punya microwave, ibu bisa memanfaatkannya untuk mensterilisasi peralatan Si Kecil, lo. Tempatkan peralatan Si Kecil yang telah dibongkar dan dicuci ke dalam microwave atau alat uap yang di colok. Lalu, ikuti instruksi pabriknya untuk membersihkan, mendinginkan, dan mengeringkan barang-barang tersebut.

Baca juga: Empeng Sebaiknya Tidak Diberikan pada Bayi, Benarkah?

Jangan gunakan lap piring untuk menggosok atau mengeringkan barang-barang karena hal itu dapat memindahkan kuman ke barang-barang tersebut. Kalau Si Kecil mengalami keluhan kesehatan? Sebaiknya jangan tunda untuk memeriksakannya ke dokter. Supaya lebih mudah dan praktis, ibu bisa membuat janji rumah sakit terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc. Download aplikasinya sekarang juga!

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
CDC. Diakses pada 2021. How to Clean, Sanitize, and Store Infant Feeding Items.
Parents. Diakses pada 2021. How should I clean bottles and pacifiers?.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. How to Clean Your Baby’s Pacifier.
Baby center. Diakses pada 2021. Bottle-feeding: When to replace nipples and bottles.