• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu, Begini Pemulihan Sakit Tifus pada Anak

Ibu, Begini Pemulihan Sakit Tifus pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Anak ibu sering jajan sembarangan? Hati-hati ya terhadap penyakit tifus. Gangguan yang disebut dengan demam tifoid ini terjadi karena terdapat bakteri di dalam makanan atau minuman yang dikonsumsi anak. Bakteri tersebut menyebarkan infeksi sehingga anak mengalami demam dan perlu segera mendapatkan penanganan. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan juga tidak sebentar. Berikut pembahasan terkait pemulihan sakit tifus pada anak!

Pemulihan Penyakit Tifus pada Anak

Penyakit tifus, atau demam tifoid, adalah penyakit akut yang menimbulkan gejala berupa demam. Gangguan ini disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi dalam air atau makanan yang telah terkontaminasi atau terkena kontak dengan seseorang yang telah terinfeksi. Selain demam, beberapa masalah yang dapat terjadi adalah demam tinggi, sakit kepala, sakit perut, hingga diare.

Baca juga: Perlu Diwaspadai Gejala Tipes pada Anak

Gangguan yang disebabkan oleh bakteri ini dapat menjadi ancaman kesehatan yang serius saat menyerang anak-anak. Peran orangtua sangat penting untuk mengajarkan anak agar dapat menghindari sesuatu yang dapat meningkatkan risiko, seperti jajan sembarangan, minum air tidak bersih, hingga tidak cuci tangan setelah keluar dari toilet. Tidak menutup kemungkinan saat penyakit tifus terjadi pada anak, perawatan di rumah sakit dibutuhkan.

Meski begitu, demam tifoid biasanya dapat efektif diobati dengan mengonsumsi antibiotik. Sebagian besar kasus dari penyakit ini dapat dirawat di rumah, tetapi jika sudah parah, perawatan di rumah sakit diperlukan. Lalu, bagaimana cara pengobatan yang dapat dilakukan dan langkah pemulihan apa saja harus dijalankan? Berikut penjelasannya!

Jika demam tifoid mendapatkan diagnosis dini, dokter umumnya memberikan resep tablet antibiotik. Umumnya, pengidapnya perlu mengonsumsi obat ini selama 7 hingga 14 hari. Namun, beberapa strain dari bakteri penyebab penyakit tifus ini telah kebal terhadap satu atau bahkan lebih jenis antibiotik. Diagnosis yang tepat harus dilakukan agar antibiotik yang sesuai dapat diberikan.

Gejala yang timbul akan membaik setelah 2 hingga 3 hari pasca mengonsumsi antibiotik. Meski begitu, sangat penting untuk menghabiskan seluruh obat yang diberikan agar dapat memastikan bakteri benar-benar dikeluarkan dari tubuh. Jika gejala semakin parah atau timbul masalah lainnya terkait penyakit tifus yang terjadi pada anak, cobalah untuk menemui dokter segera untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca juga: Apa Saja Gejala Tipes yang Menyerang Anak?

Nah, beberapa metode pemulihan yang harus dilakukan dari penyakit tifus pada anak, antara lain:

  • Memperbanyak istirahat (bedrest) secara total agar tubuh dapat kembali bugar.
  • Pastikan anak minum banyak cairan dan makan secara teratur agar nutrisinya tetap terjaga. Memang nafsu makan biasanya menurun, ibu dapat mengakalinya dengan memberikan makanan dengan porsi sedikit tetapi lebih sering, sehingga tubuhnya cepat pulih.
  • Pentingnya menjaga kebersihan dengan rutin mencuci tangan dengan sabun atau air hangat, agar dapat mengurangi risiko penyebaran infeksi ke orang lain.

Pada anak-anak dengan usia di bawah 5 tahun, sebaiknya tidak langsung menaruhnya di tempat penitipan anak meski terlihat sudah sehat. Hal ini dapat dilakukan setelah tes pada 3 sampel kotoran yang diambil dengan interval 48 jam untuk memastikan jika bakteri tersebut benar-benar sudah tidak ada lagi. Hal ini untuk mencegah penyebaran pada anak-anak lainnya.

Itulah pembahasan mengenai metode pengobatan dari penyakit tifus pada anak dan cara pemulihannya. Jangan biarkan gangguan yang disebabkan oleh bakteri ini terjadi dalam waktu yang lama karena beberapa komplikasi berbahaya mungkin saja terjadi. Pastikan mengajarkan anak tentang praktik kebersihan sejak dini agar terhindar dari penyakit ini.

Baca juga: Awas, Ini 10 Gejala Tipes pada Anak dan Cara Mengatasinya

Jika ibu masih memiliki pertanyaan lainnya terkait penyakit tifus pada anak, dokter dari Halodoc siap memberikan penjelasan secara lengkap. Caranya mudah saja, hanya dengan download aplikasi Halodoc, ibu bisa berinteraksi dengan ahli medis berpengalaman tanpa perlu bertatap muka. Maka dari itu, unduh aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
NHS. Diakses pada 2020. Typhoid fever.
Web MD. Diakses pada 2020. Typhoid fever.