Hal yang Terjadi pada Kandungan ketika Ibu Hamil Kekurangan Yodium

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Hal yang Terjadi pada Kandungan ketika Ibu Hamil Kekurangan Yodium

Halodoc, Jakarta – Sebaiknya penuhi kebutuhan nutrisi dan gizi selama masa kehamilan. Banyak mengonsumsi makanan sehat dengan pola makan yang baik membantu perkembangan bayi dalam kandungan serta menjaga kesehatan ibu.

Banyak nutrisi yang dibutuhkan selama masa kehamilan. Asupan cairan, folat, kalsium dan yodium sebaiknya jangan sampai kurang. Lalu bagaimana jika ibu hamil mengalami kekurangan yodium selama masa kehamilan?

Yodium adalah zat mineral yang berperan dalam memproduksi hormon tiroid. Sedangkan, hormon tiroid sendiri memengaruhi perkembangan otak dan organ tubuh, pertumbuhan anak, sistem pencernaan, mengatur suhu tubuh dan mengendalikan kontraksi otot. Pada masa kehamilan, yodium memiliki peranan untuk perkembangan otak serta saraf pada janin dalam kandungan. Dengan terpenuhinya kebutuhan yodium pada ibu hamil, akan memuat perkembangan saraf dan otak janin berkembang dengan sempurna.

Sebaiknya hindari kekurangan yodium pada saat ibu menjalani masa kehamilan. Kekurangan yodium pada ibu hamil membuat perkembangan bayi tidak sempurna, hipotiroid kongenital pada janin, bayi lahir dengan berat badan rendah dan parahnya, ibu hamil dapat mengalami keguguran.

Baca juga: Mau Punya Masa Kehamilan yang Nyaman? Simak Dulu Tips Ini

Pentingnya Asupan Yodium bagi Ibu Hamil

Sebenarnya semua orang membutuhkan asupan yodium yang cukup dalam tubuhnya. Banyak dampak yang akan dialami pada kesehatan jika asupan yodium pada tubuh tidak terpenuhi, seperti rasa lelah, lemahnya otot dan meningkatkan risiko berat badan bertambah. Hal ini dikarenakan hormon tiroid yang dibentuk oleh yodium berguna untuk proses pembentukan energi pada tubuh.

Meskipun semua orang membutuhkan yodium, ibu hamil membutuhkan yodium lebih tinggi dibandingkan orang yang tidak hamil. Hal ini digunakan untuk mendukung tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Ibu hamil membutuhkan 220 mikrogram atau 2,2 mg yodium perhari. Sedangkan orang dewasa hanya membutuhkan 0,15 mg perhari.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet pada tahun 2013 mengatakan ibu hamil yang mengonsumsi yodium memiliki anak dengan kemampuan membaca dan berbicara lebih baik dibandingkan ibu hamil yang kekurangan yodium.

Baca Juga: Ketahui 5 Hal yang Terjadi Saat Tubuh Kekurangan Yodium

Makanan yang Mengandung Yodium

Memang saat ini terdapat garam yang sudah mengandung yodium, namun bukan berarti ibu hamil bisa menambahkan garam lebih banyak pada makanannya. Hal ini berdampak buruk juga bagi ibu dan janin dalam kandungan. Sebaiknya konsumsi makanan yang mengandung yodium secara alami agar kebutuhan yodium ibu dan janin dalam kandungan terpenuhi:

1. Makanan Laut

Makanan laut seperti ikan kod, ikan tuna dan udang mengandung yodium yang cukup tinggi untuk kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan. Sebaiknya perhatikan proses masak dari makanan laut dan konsumsi makanan yang sudah dimasak dengan baik dengan tingkat kematangan yang sempurna. Hindari mengonsumsi makanan laut yang mentah.

2. Telur

Di dalam satu buah telur mengandung yodium yang cukup tinggi khususnya pada bagian kuning telur. Satu butir telur mengandung 0,12 mg yodium. Konsumsi telur yang sudah dalam tingkat kematangan sempurna agar terhindar dari bakteri atau virus pada telur.

3. Susu

Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium ibu hamil, susu juga memenuhi kebutuhan yodium ibu hamil. Sebaiknya konsumsi susu yang sudah dipasteurisasi agar kesehatan ibu dan janin dalam kandungan tetap terjaga. Ibu bisa mengonsumsi makanan yang merupakan turunan dari produk susu seperti yoghurt atau keju.

Menjaga kesehatan bayi dalam kandungan memang menjadi prioritas bagi orangtua. Tidak ada salahnya untuk bertanya langsung pada dokter mengenai masalah kehamilan. Gunakan aplikasi Halodoc untuk mendapatkan informasi mengenai nutrisi yang dibutuhkan saat masa kehamilan dan download aplikasi Halodoc sekarang juga, melalui App Store atau Google Play!

Baca juga: Masalah Kehamilan yang Sering Terjadi di Awal