• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu Hamil Mimisan, Ini Penanganan yang Tepat

Ibu Hamil Mimisan, Ini Penanganan yang Tepat

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc,  Jakarta - Ibu hamil akan mengalami berbagai keluhan yang akan membuat mereka khawatir. Salah satunya adalah mimisan. Ketika mimisan pada ibu hamil terjadi, tidak perlu cemas secara berlebihan, karena mimisan dengan intensitas ringan tergolong normal terjadi selama masa kehamilan. Kondisi ini biasanya terjadi pada trimester kedua kehamilan, karena adanya perubahan hormon.

Perubahan hormon tersebut akan memicu timbulnya mimisan secara tiba-tiba. Saat hamil, hormon estrogen dan progesteron meningkat di seluruh selaput lendir dalam tubuh, termasuk pada organ hidung. Selaput lendir tersebut kemudian membengkak dan menekan pembuluh darah di sekitar mukosa, sehingga pembuluh darah rentan pecah, dan kondisi inilah yang disebut dengan mimisan.

Baca juga: Jenis Makanan Berbahaya untuk Ibu Hamil

Penanganan pada Ibu Hamil Pengidap Mimisan

Usahakan agar tetap tenang saat ibu hamil mengalami mimisan. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan guna mengatasi mimisan saat hamil:

  • Posisikan badan duduk atau berdiri dengan kepala tegak. Posisi ini dilakukan guna mengurangi tekanan pada pembuluh darah dalam hidung, serta membantu memperlambat pendarahan. Jika dalam posisi tegak merasa ingin pingsan, maka berbaringlah.

  • Jepit kedua sisi hidung dengan ibu jari dan telunjuk, tekan secara bersamaan selama 10-15 menit. Ketika mempraktikkan langkah tersebut, ibu dapat bernapas dengan mulut.

  • Posisikan tubuh condong ke depan, sehingga darah mengalir dari hidung. Jika darah mengalir dari bagian belakang tenggorokan, darah dapat tertelan dan membuat ibu mual.

  • Letakkan kompres es yang dibungkus handuk atau kain di hidung selama 10-15 menit. Kemudian lepaskan dan lihat, apakah mimisan sudah berhenti atau belum.

Jika telah melakukan serangkaian langkah tersebut, tapi mimisan pada ibu hamil belum juga mereda, ibu dapat  mengulangi langkah-langkah tersebut. Segera temui dokter di rumah sakit terdekat ketika ibu mengalami pendarahan yang sangat banyak. Pasalnya, ibu hamil yang mengalami mimisan secara terus menerus-menerus dapat meningkatkan risiko terjadinya pendarahan pasca melahirkan.

Namun, jika mimisan sudah berhenti dengan langkah-langkah sederhana tersebut, sebaiknya jangan berbaring dengan posisi terlentang, jangan menghembuskan napas terlalu keras, jangan mengorek hidung, jangan melakukan olahraga berat, serta jangan konsumsi alkohol atau air panas terlebih dulu, ya! Pasalnya, hal-hal tersebut dapat menyebabkan pembuluh darah di hidung kembali membesar.

Baca juga: Kapan Ibu Hamil Sebaiknya Melakukan USG?

Adakah Langkah Pencegahan yang Dapat Dilakukan?

Meskipun mimisan saat hamil bukan suatu hal yang harus dikhawatirkan. Berikut langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari mimisan saat hamil:

  1. Hindari paparan udara panas. Pasalnya, cuaca panas dapat membuat selaput lendir dalam hidung menjadi kering dan hidung akan lebih mudah mimisan.

  2. Selalu gunakan pelembap berbahan dasar air untuk mengatasi kekeringan dalam rongga hidung.

  3. Jangan terlalu sering menggunakan obat semprot pada hidung, karena akan memberikan efek kering dan menyebabkan iritasi.

  4. Cukupi kebutuhan air putih guna membantu menjaga selaput lendir tetap terhidrasi.

  5. Usahakan agar mulut tetap terbuka saat bersin guna mencegah terjadinya tekanan yang berlebihan dalam hidung.

Baca juga: 6 Makanan Wajib Bumil di Trimester Pertama

Meskipun menjadi momok yang menyeramkan selama masa kehamilan, faktanya mimisan yang terjadi sesekali tidak berbahaya bagi ibu hamil dan janin dalam kandungan. Selain itu, mimisan saat hamil hanya akan terjadi sementara waktu dan tidak akan berlanjut setelah ibu melahirkan. Namun, jika mimisan masih terjadi setelah melahirkan, ibu disarankan untuk segera menemui dokter.

Referensi: 

NHS. Diakses pada 2020. Nosebleeds in Pregnancy.

Baby Center. Diakses pada 2020. Nosebleeds During Pregnancy.

Pregnancy Birth and Baby. Diakses pada 2020. Nosebleeds During Pregnancy.

American Pregnancy Association. Diakses pada 2020. Nosebleeds During Pregnancy.