• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu Hamil Sakit Gigi, Apa yang Harus Dilakukan?

Ibu Hamil Sakit Gigi, Apa yang Harus Dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Kehamilan merupakan masa-masa yang indah dan menyenangkan. Ibu pasti akan melakukan apapun untuk memastikan agar kandungan selalu sehat selama 9 bulan. Hal ini termasuk mendapatkan perawatan pranatal yang tepat, menjaga pola makan sehat, olahraga, dan meninggalkan beberapa kebiasaan yang kurang sehat. 

Selama kehamilan, ibu sebaiknya selalu menjaga kesehatan tubuh dan kandungan secara keseluruhan, termasuk tidak mengabaikan kesehatan gigi. Salah satu masalah kehamilan yang tidak terduga adalah rasa sakit atau sensitivitas gigi. Namun, dengan kebiasaan gigi yang baik dan kunjungan ke dokter gigi, ibu dapat menjaga gigi dan gusi tetap sehat. 

Baca juga: Ibu Hamil Sakit Gigi, Ini Penyebabnya

Jika Sakit Gigi Saat Hamil, Inilah yang Harus Dilakukan

Apabila ibu mengalami sakit gigi, sakit gusi, dan luka pada mulut, maka inilah yang perlu ibu lakukan:

  • Pertama dan terpenting: Temui dokter gigi

Jika ibu mengalami sakit gigi yang belum sembuh, jangan dibiarkan sakit. Segera temui dokter gigi dan jangan lupa untuk memberitahukan bahwa ibu sedang hamil.

Ibu hamil aman untuk melakukan rontgen gigi dan prosedur gigi tertentu selama kehamilan. Namun, ini tergantung pada seberapa jauh dokter gigi dapat merekomendasikan menunda beberapa perawatan sampai setidaknya trimester kedua.

Ini mungkin terjadi jika ibu memerlukan tindakan pada saluran akar gigi yang memerlukan anestesi lokal atau umum, sebab tindakan ini dapat meningkatkan risiko keguguran pada trimester pertama. Namun, karena organ vital bayi dikembangkan pada trimester kedua, ada risiko efek samping yang lebih rendah saat dokter gigi menunda prosedur tertentu. 

Baca juga: Kebersihan Gigi Ibu Bisa Pengaruhi Kesehatan Janin, Kok Bisa?

  • Rajin Membersihkan Gigi

Membersihkan gigi secara rutin tidak akan membahayakan bayi dalam kandungan, sehingga ibu dapat terus menjadwalkan pembersihan gigi seperti biasa. Nyatanya, membersihkan gigi bisa menghilangkan sensitivitas yang disebabkan oleh terlalu banyak plak. 

Pembersihan gigi juga dapat mengobati gingivitis kehamilan. Karena risiko radang gusi selama kehamilan, kamu perlu menanyakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc mengenai bagaimana sebaiknya jadwal pembersihan gigi. Dokter biasanya dapat merekomendasikan pembersihkan yang lebih sering saat hamil, mungkin setiap 3 bulan. 

Pengangkatan plak juga dapat meringankan ketidaknyamanan dari tumor kehamilan, pertumbuhan berlebih non-kanker pada gusi. Perlu ibu ketahui bahwa tumor mungkin tidak akan hilang sampai setelah melahirkan dan itu tidak masalah. 

  • Dapatkan Perawatan yang Lebih Spesifik Sesuai Kebutuhan

Namun terkadang tumor dapat mengganggu proses makan. Jika begitu, dokter gigi mungkin akan mempertimbangkan untuk mencabut gigi, tetapi harus menunggu sampai trimester kedua atau ketiga. Prosedur ini melibatkan anestesi lokal untuk mematikan rasa di sekitar gusi. 

Jika ibu mengalami penyakit periodontal selama kehamilan dan dokter gigi tidak dapat menyelamatkan gigi yang lepas, pencabutan selama trimester kedua dapat menghentikan rasa sakit dan sensitivitas. Kemudian ibu dapat mendiskusikan pilihan penggantian gigi, seperti implan gigi atau jembatan gigi tetap. Keduanya aman dilakukan setelah trimester kedua. 

Baca juga: Batasi Makanan Manis untuk Mencegah Sakit Gigi

Perawatan Gigi Di Rumah Selama Kehamilan

Jika dokter gigi menunda perawatan gigi sampai trimester kedua, ada banyak hal yang dapat ibu lakukan untuk meringankan rasa sakit di rumah. Ibu bisa mulai dengan mengidentifikasi makanan dan minuman yang memperburuk sensitivitas atau rasa sakit. 

 

Beberapa ibu hamil merasakan bahwa kepekaan meningkat ketika mereka makan makanan panas atau minum minuman panas, sedangkan beberapa ibu hamil lainnya memiliki kepekaan terhadap minuman dingin atau makanan dingin. Obat kumur yang mengandung alkohol juga dapat memperburuk rasa sakit gigi.

Membilas mulut Anda dengan air hangat dan asin mungkin bisa mengurangi pembengkakan dan peradangan. Selain itu, bisa juga oleskan kompres dingin ke bagian luar pipi  untuk meredakan peradangan.

Referensi:
Healthline Parenthood. Diakses pada 2020. Why Teeth Pain During Pregnancy Is a Thing — and What You Can Do About It
Baby Center. Diakses pada 2020. A surprising pregnancy side effect, a toothache!