• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu, Ini 4 Faktor Risiko yang Memicu Bibir Sumbing pada Anak
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu, Ini 4 Faktor Risiko yang Memicu Bibir Sumbing pada Anak

Ibu, Ini 4 Faktor Risiko yang Memicu Bibir Sumbing pada Anak

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 10 Oktober 2022

“Ada beberapa faktor risiko bibir sumbing pada anak yang perlu diwaspadai bumil. Mulai dari riwayat keluarga, paparan zat tertentu selama kehamilan, dan ibu yang mengidap diabetes sebelum hamil.”

Ibu, Ini 4 Faktor Risiko yang Memicu Bibir Sumbing pada AnakIbu, Ini 4 Faktor Risiko yang Memicu Bibir Sumbing pada Anak

Halodoc, Jakarta – Bibir sumbing merupakan kondisi ketika adanya bukaan atau belahan pada bibir atas. Kondisi tersebut terjadi ketika struktur wajah yang berkembang pada bayi, saat masih dalam kandungan, tidak menyatu sepenuhnya. Bibir sumbing merupakan salah satu cacat lahir yang paling umum yang berkaitan dengan banyak kondisi atau sindrom genetik yang diturunkan. 

Meskipun kondisi ini mengkhawatirkan, tapi bibir sumbing pada anak dapat diperbaiki dengan serangkaian operasi. Perbaikan tersebut untuk mengembalikan fungsi dan penampilan yang lebih normal. Lantas, apa saja faktor bibir sumbing pada pada anak yang perlu diketahui?

Faktor Risiko Terjadinya Bibir Sumbing pada Anak

Bibir sumbing terjadi ketika jaringan di wajah dan mulut bayi tidak menyatu dengan baik. Biasanya, jaringan yang membentuk bibir dan langit-langit menyatu bersama pada bulan dan ketiga kehamilan. Namun, pada bayi dengan bibir sumbing, penyatuan tidak terjadi atau hanya terjadi sebagian, sehingga meninggalkan celah. 

Para peneliti percaya bahwa sebagian besar kasus bibir sumbing disebabkan oleh interaksi faktor genetik dan lingkungan. Sementara pada kebanyakan bayi, penyebab pasti tidak diketahui. 

Ibu atau ayah dapat mewariskan gen yang menyebabkan sumbing, sebagai bagian dari sindrom genetik.  Berikut ini beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan anak mengalami bibir sumbing:

1. Riwayat keluarga

Orang tua dengan riwayat keluarga bibir sumbing menghadapi risiko lebih tinggi memiliki bayi dengan kondisi yang sama.

2. Paparan zat tertentu selama kehamilan

Bibir sumbing lebih mungkin terjadi pada ibu hamil yang merokok, minum alkohol, atau konsumsi obat tertentu.

3. Ibu mengidap diabetes sebelum hamil

Ada beberapa bukti bahwa wanita yang  mengidap diabetes sebelum kehamilan, kemungkinan memiliki peningkatan risiko memiliki bayi dengan bibir sumbing. 

4. Menjadi gemuk selama kehamilan

Ada beberapa bukti bahwa bayi yang lahir dari ibu yang gemuk, memiliki peningkatan risiko bibir sumbing. 

Pencegahan Bibir Sumbing Sebelum dan Selama Kehamilan

Setelah bayi lahir dengan bibir sumbing, wajar jika orang tua menjadi khawatir tentang masalah pertumbuhan dan perkembangan anaknya. Meskipun kebanyakan kasus bibir sumbing tidak dapat dicegah, pertimbangkan langkah-langkah berikut untuk meningkatkan pemahaman atau menurunkan risiko:

  • Pertimbangkan konseling genetik. Jika ayah dan ibu memiliki riwayat keluarga dengan bibir sumbing, beri tahu dokter sebelum memutuskan hamil. Dokter mungkin akan merujuk ayah dan ibu ke konselor genetik, yang dapat membantu menentukan risiko memiliki anak dengan bibir sumbing. 
  • Minum vitamin prenatal sesuai arahan dokter. Jika ayah dan ibu berencana untuk hamil, tanyakan pada dokter tentang vitamin prenatal yang perlu dikonsumsi.
  • Hindari rokok dan konsumsi alkohol. Konsumsi alkohol atau tembakau selama kehamilan dapat meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan cacat lahir. 

Perlu diketahui juga, anak dengan bibir sumbing akan menghadapi berbagai masalah, tergantung pada jenis dan tingkat keparahan celah tersebut. Contohnya:

  • Kesulitan makan dan menyusui.
  • Infeksi telinga dan gangguan pendengaran.
  • Masalah gigi. Jika ada celah pada gusi bagian atas, maka perkembangan gigi mungkin terpengaruh.
  • Kesulitan berbicara atau suara terdengar sengau.
  • Memiliki tantangan dalam mengatasi kondisi medis, masalah sosial, emosional, dan perilaku, karena perbedaan penampilan. 

Itulah yang perlu diketahui tentang faktor risiko bibir sumbing pada anak. Jika ayah dan ibu memiliki kekhawatiran tentang bibir sumbing pada anak, tidak ada salahnya untuk mengunjungi dokter untuk berdiskusi. Ibu juga bisa membuat janji medis di rumah sakit pilihan melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Cleft lip and cleft palate
NHS. Diakses pada 2022. Cleft lip and palate
CDC. Diakses pada 2022. Facts about Cleft Lip and Cleft Palate