• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu, Ini Cara Mengatasi Bruntusan di Kulit Bayi
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu, Ini Cara Mengatasi Bruntusan di Kulit Bayi

Ibu, Ini Cara Mengatasi Bruntusan di Kulit Bayi

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 21 November 2022

“Bruntusan pada bayi tentu membuat tidak nyaman karena gatal. Pastikan kulit bayi selalu kering sehingga bruntusan tidak mudah terjadi. Gunakan sabun khusus bayi yang tidak mengandung pewangi.”

Ibu, Ini Cara Mengatasi Bruntusan di Kulit BayiIbu, Ini Cara Mengatasi Bruntusan di Kulit Bayi

Halodoc, Jakarta – Bruntusan pada bayi dapat membuatnya rewel karena rasa gatal yang sangat tidak nyaman dan mengganggu. Sebenarnya, bruntusan menjadi kondisi pertumbuhan bayi yang umum terjadi, terutama pada bayi yang baru lahir. Setidaknya, sekitar 40 persen newborn akan mengalami bruntusan memasuki usia 2 sampai 3 minggu. 

Bahkan, masalah kulit ini bisa berlangsung sampai usia Si Kecil memasuki 6 bulan. Sebenarnya, apa yang menjadi penyebab bruntusan pada bayi? Lalu, bagaimana cara mengatasi dan mencegah terjadinya masalah ini?

Kenali Penyebab Bruntusan pada Bayi

Sebenarnya, penyebab bruntusan pada bayi tak ubahnya seperti jerawat yang terjadi pada orang dewasa. Kondisi ini disebabkan karena faktor hormonal. Bayi baru lahir masih mengalami banyak perkembangan dan penyesuaian, termasuk kondisi hormon tubuhnya.

Menariknya, bruntusan pada bayi yang baru lahir muncul bukan karena hormon pada tubuhnya, melainkan karena hormon ibu. Inilah sebabnya, jerawat yang muncul di kulit bayi tidak dapat dihindari sepenuhnya. Apalagi, pori-pori pada kulit bayi yang belum berkembang sempurna dan meningkatkan risiko masuknya kotoran.

Kotoran yang masuk ke pori-pori akan berkembang, kemudian menyisakan noda pada lapisan kulit, dan selanjutnya berkembang menjadi jerawat atau bisa dikenal pula dengan kondisi bruntusan. 

Ibu tentunya mengetahui bahwa kulit bayi yang baru lahir masih begitu sensitif. Terlebih pada cuaca yang panas yang membuatnya lebih mudah mengeluarkan keringat. Bersama dengan hormon yang belum berkembang sempurna, kondisi inilah yang berkembang menjadi penyebab bruntusan pada bayi. 

Cara Mengatasi Bruntusan

Munculnya jerawat atau bruntusan pada bayi tentunya membuat bayi menjadi sangat tidak nyaman. Bahkan, kondisi ini juga dapat menimbulkan bekas seiring dengan pertumbuhan usia sang buah hati. Agar tidak mengganggu, ibu bisa melakukan cara perawatan berikut ini.

  • Hindari mengorek, menggosok, atau memencet bruntusan atau jerawat. Tak hanya berpotensi menjadi luka, melakukan hal tersebut juga meningkatkan risiko terjadinya infeksi.
  • Bersihkan area tubuh yang mengalami bruntusan dengan menggunakan handuk hangat berbadan lembut. Lakukan sebanyak 2 kali sehari untuk membantu menenangkan kulit bayi.
  • Tepuk kulit bayi yang sudah kering secara perlahan dan hati-hati.
  • Hindari menggunakan krim untuk jerawat selama bayi mengalami bruntusan. 
  • Beberapa ibu merekomendasikan ASI untuk mengatasi bruntusan pada bayi. Namun, belum ada studi yang dapat membuktikan efektivitas ASI untuk menghilangkan bruntusan. 

Jika memang Si Kecil memerlukan perawatan lebih lanjut, ibu bisa tanyakan pada dokter spesialis anak di Halodoc melalui chat maupun video call. Jadi, pastikan ibu sudah download Halodoc.

Cara Pencegahan Bruntusan di Kulit Bayi

Kesehatan bayi sudah pasti menjadi perhatian utama ayah dan ibu. Oleh karena itu, pastikan ibu memperhatikan hal-hal berikut ini supaya bruntusan tidak terjadi:

  • Selalu pastikan kebersihan kulit bayi tetap terjaga.
  • Sebaiknya hindari menggunakan produk yang mengandung bahan yang terlalu keras untuk kulit bayi.
  • Jangan pernah menggosok kulit bayi karena bisa memicu iritasi dan peradangan.
  • Gunakan minyak kelapa atau minyak zaitun untuk menjaga kelembapan kulit Si Kecil. 

Selain itu, perhatikan udara di kamar atau rumah. Apabila cuaca sedang panas, sebaiknya ibu tidak mengenakan pakaian dengan bahan yang tebal pada bayi. Sebab, hal ini akan membuat bayi lebih mudah berkeringat sehingga lebih rentan mengalami bruntusan. 

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi:
What to Expect. Diakses pada 2022. Baby Acne: What to Do if Your Infant Has It.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Baby acne.
Healthline. Diakses pada 2022. Baby Acne: Causes, Treatments, and More.
Saint Thomas Medical Group. Diakses pada 2022. Why Do Babies Get Baby Acne?