• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu, Ini Cara Merawat Anak dengan Diabetes Insipidus
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu, Ini Cara Merawat Anak dengan Diabetes Insipidus

Ibu, Ini Cara Merawat Anak dengan Diabetes Insipidus

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 13 Januari 2022

“Diabetes insipidus membuat pengidapnya selalu merasa haus, sering buang air kecil, lekas marah dan menurunkan nafsu makan. Karena alasan ini, anak yang mengidap diabetes insipidus perlu mendapatkan perhatian penuh dan memastikan kebutuhan cairannya selalu terpenuhi.”

Ibu, Ini Cara Merawat Anak dengan Diabetes Insipidus

Halodoc, Jakarta – Diabetes insipidus adalah salah satu penyakit kronis yang rentan menyerang anak-anak. Kondisi ini membuat pengidapnya memproduksi urine yang sangat encer secara berlebihan. Keluarnya urine yang terlalu sering ini kemudian membuat anak mudah merasa haus atau haus berlebihan. Pada individu yang sehat, hormon antidiuretik (ADH) membantu ginjal untuk mengatur jumlah air dalam tubuh.

ADH kemudian disekresikan oleh hipotalamus (kelenjar kecil yang terletak di dasar otak), disimpan di kelenjar pituitari dan kemudian dilepaskan ke dalam aliran darah. Pada pengidap diabetes insipidus, jumlah ADH terlalu sedikit sehingga ginjal gagal mengatur jumlah air di dalam tubuh. 

Lantas, bagaimana perawatan untuk anak yang mengidap diabetes insipidus? Simak penjelasan selengkapnya.

Begini Cara Merawat Anak dengan Diabetes Insipidus

Untuk memilih perawatan diabetes insipidus yang paling tepat, ibu bersama-sama dengan dokter perlu mengidentifikasi penyebab kondisinya terlebih dahulu. Kemudian, dokter mungkin akan merekomendasikan beberapa pengobatan berikut ini:

  • Obat hormon antidiuretik yang dimodifikasi, seperti desmopresin (DDAVP) yang diminum sebagai pil, injeksi, atau semprotan hidung.
  • Memodifikasi cairan yang diterima anak.
  • Obat diuretik.
  • Obat anti inflamasi.

Selain melakukan perawatan di atas, ibu juga perlu memperhatikan anak dan memastikannya mendapat cairan dan natrium yang cukup. Anak-anak dan remaja yang mengidap diabetes insipidus memerlukan pemantauan ketat untuk mencegah dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit.

Jenis-Jenis Diabetes Insipidus

Ada dua tipe diabetes insipidus, yaitu diabetes insipidus sentral dan diabetes insipidus nefrogenik. Diabetes insipidus sentral terjadi ketika tubuh tidak menghasilkan cukup ADH. Sekitar 98 persen anak dengan diabetes insipidus memiliki kondisi seperti ini. Ini biasanya disebabkan oleh masalah dengan otak atau sistem saraf pusat dan dapat dengan mudah diobati dengan obat-obatan. Sementara, diabetes insipidus nefrogenik terjadi ketika ginjal tidak dapat merespons ADH. Jenis ini lebih jarang terjadi dan jauh lebih sulit diobati.

Berbagai Penyebab Diabetes Insipidus

Penyebab diabetes bisa berbeda tergantung jenisnya. Diabetes insipidus sentral dapat terjadi akibat kerusakan pada hipotalamus atau kelenjar hipofisis yang disebabkan oleh:

  • Operasi otak.
  • Malformasi otak.
  • Tumor di atau dekat kelenjar pituitari.
  • Peradangan pada kelenjar hipofisis.
  • Histiositosis sel Langerhan.
  • Beberapa kelainan genetik.
  • Cedera kepala.
  • Gangguan suplai darah ke kelenjar pituitari.
  • Ensefalitis atau radang otak.
  • Meningitis atau radang meninges.
  • Sarkoidosis, yaitu peradangan langka pada kelenjar getah bening dan jaringan lain di seluruh tubuh.
  • Tuberkulosis.

Sementara pada diabetes insipidus nefrogenik, kondisi ini disebabkan oleh kelainan pada ginjal akibat penggunaan obat-obatan tertentu, kelainan genetik, penyakit ginjal dan tingginya kadar kalsium dalam tubuh (hiperkalsemia).

Tanda dan Gejala Diabetes Insipidus

Kurangnya cairan dalam tubuh akibat diabetes insipidus dapat menimbulkan beragam gejala berikut ini:

  • Rasa haus yang berlebihan.
  • Produksi urine yang berlebihan.
  • Sering mengompol atau terbangun beberapa kali di malam hari untuk buang air kecil.
  • Dehidrasi.

Pada bayi, diabetes insipidus bisa membuat Si Kecil lekas marah, nafsu makan yang buruk, gagal tumbuh, dan demam tinggi.

Itulah informasi seputar diabetes insipidus yang perlu ibu ketahui. Jika ibu butuh obat-obatan yang diresepkan oleh dokter untuk mengatasi kondisi ini, ibu bisa cek kebutuhan medis di  toko kesehatan Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:

Children’s Hospital of Philadelphia. Diakses pada 2022. Diabetes Insipidus in Children.
Standford Children’s Health. Diakses pada 2022. Diabetes Insipidus in Children.
Boston Children’s Hospital. Diakses pada 2022.Diabetes Insipidus.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. Diakses pada 2021. Diabetes insipidus.