Ibu, Ketahui 4 Manfaat Membedong Bayi

Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   12 Januari 2021
Ibu, Ketahui 4 Manfaat Membedong Bayi Ibu, Ketahui 4 Manfaat Membedong Bayi

Halodoc, Jakarta - Menyiapkan kain bedong menjadi salah satu perlengkapan bayi baru lahir yang perlu disiapkan. Kebiasaan yang satu ini sudah ada sejak zaman dahulu kala. Kegiatan yang sudah menjadi tradisi turun-temurun ini ternyata memiliki sejumlah manfaat baik bagi bayi sendiri. Apa saja manfaat membedong bayi? Yuk, ketahui sejumlah manfaatnya berikut ini: 

Baca juga: Anak Kecanduan Main Game, Hati-Hati Alami Gaming Disorder

1.Bayi Tidur Menjadi Lebih Nyenyak

Manfaat membedong bayi yang pertama adalah membuat ia tidur lebih nyenyak. Bayi biasanya akan mudah terbangun karena hal-hal kecil yang mengganggu dan mengagetkan. Membedong bayi dengan kain bisa mencegah ia terbangun karena rasa nyaman. Membedong dapat memenuhi kebutuhan tidur bayi yang bermanfaat bagi tumbuh kembangnya.

2.Bayi Menjadi Lebih Tenang

Rasa hangat yang diberikan bedong dapat membuat bayi merasa nyaman dan tenang. Kondisi ini dapat mengingatkan bayi pada tempat tinggal saat ia masih berada dalam rahim ibu. Hal tersebut akan membuat bayi merasa nyaman, sehingga jarang menangis.

3.Meningkatkan Perkembangan Neuromuskular

Manfaat membedong bayi selanjutnya adalah meningkatkan perkembangan neuromuskular. Membedong bayi dapat membatasi pergerakan tangan dan kaki bayi yang mampu mengembangkan keterampilan motorik bayi lebih baik.

4.Menurunkan Risiko Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS)

Membedong dapat menurunkan risiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau kematian bayi mendadak saat baru lahir. Hal tersebut dikarenakan, bedong akan sulit membuat bayi bergerak kemana pun, sehingga dapat melindunginya dari hal-hal berbahaya.

Baca juga: Membacakan Buku Tingkatkan Hubungan Ayah dan Anak, Benarkah?

Untuk Mendapatkan Manfaatnya, Ini Cara Membedong yang Benar

Jika ibu ingin mendapatkan sejumlah manfaat membedong bayi seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pastikan untuk membedongnya dengan benar. Jika masih bingung bagaimana cara yang benar dalam membedong bayi, simak ulasannya berikut ini:

  • Taruh kain bedong segiempat di permukaan datar. Lipat salah satu sudutnya.
  • Taruh bayi di atas kain bedong tersebut dengan leher berada di sudut yang sudah di lipat.
  • Posisikan kedua lengan bayi berada di sisi tubuh atau di atas perutnya.
  • Tarik sudut kain bedong sebelah kiri menuju ke bagian kanan tubuhnya, selipkan di bagian tubuh belakang. Lakukan hal yang sama pada sudut kain bedong sebelah kanan.
  • Putar atau lipat ujung bawah kain bedong, dan selipkan ke bagian belakang tubuh bayi. Pastikan kedua kakinya agak menekuk agar kaki dan pinggul dapat bergerak bebas.
  • Jangan membedong terlalu ketat, karena dapat menyebabkan persendian kaki melonggar karena terlalu diluruskan. Membedong terlalu ketat juga dapat merusak tulang rawan lunak dari rongga pinggul.

Baca juga: Tips untuk Merangsang Anak agar Cepat Berbicara

Membedong bayi dengan cara yang salah akan memicu rusaknya persendian pada kaki dan pinggul. Selain tidak boleh membedong terlalu ketat, ibu juga tidak boleh melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Jangan mengeratkan bedong bagian bawah. Sebaiknya, eratkan bedong bagian atas dan longgarkan pada bagian bawah.
  • Jangan lengah saat bayi sedang tidur, karena ia bisa saja terguling dan jatuh pada posisi tengkurap.
  • Jangan membedong saat bayi sudah mulai bisa berguling, atau saat usianya menginjak 4–6 bulan.
  • Jangan membanding jika bayi sering terbangun malam.

Jika ibu membutuhkan suplemen atau multivitamin penunjang kesehatan untuk menyusui. Silahkan download aplikasi Halodoc, dan gunakan fitur “beli obat” di dalamnya, ya.

Referensi:
Health Harvard. Diakses pada 2021. Should you swaddle your baby?
Pregnancy Birth and Baby. Diakses pada 2021. Swaddling your baby.
Healthchildren.org. Diakses pada 2021. Swaddling: Is it Safe?


Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan