• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu Perlu Tahu, Ini 5 Manfaat Olahraga bagi Tumbuh Kembang Balita
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu Perlu Tahu, Ini 5 Manfaat Olahraga bagi Tumbuh Kembang Balita

Ibu Perlu Tahu, Ini 5 Manfaat Olahraga bagi Tumbuh Kembang Balita

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 22 November 2022

“Ketika seseorang sehat secara fisik, mereka merasa lebih baik dan sehat. Ditambah lagi, semakin dini seorang anak mulai berlatih kebugaran, semakin mereka akan terlindungi dari risiko berbagai penyakit.”

Ibu Perlu Tahu, Ini 5 Manfaat Olahraga bagi Tumbuh Kembang BalitaIbu Perlu Tahu, Ini 5 Manfaat Olahraga bagi Tumbuh Kembang Balita

Halodoc, Jakarta – Anak yang aktif secara fisik adalah anak yang sehat. Sebab, aktivitas fisik atau olahraga membantu memperkuat otot dan tulang anak, mencegah kenaikan berat badan yang berlebihan, dan mengurangi risiko diabetes, kanker, serta kondisi lainnya. Tak hanya fisik, manfaat olahraga juga mencakup kesehatan mental anak.

Aktivitas fisik memungkinkan anak-anak memiliki pandangan hidup yang lebih baik. Kegiatan ini akan membantu mereka membangun kepercayaan diri, mengelola kecemasan dan depresi, serta meningkatkan harga diri dan keterampilan kognitif. Tak hanya itu, olahraga juga membantu melepaskan endorfin yang berkorelasi dengan anak yang bahagia. 

Berbagai Manfaat Olahraga untuk Balita dan Anak

Olahraga tidak harus dengan pergi ke pusat kebugaran seperti halnya orang dewasa. Bagi anak, olahraga cukup dengan bermain dan aktif bergerak secara fisik. Misalnya, ibu mengajak mereka berjoget sambil mendengar musik, berlatih menendang dan melempar bola, berlatih memindahkan benda, dan masih banyak lagi. 

Aktivitas ini akan memberikan manfaat untuk tumbuh kembang balita dan anak, di antaranya:

1. Menyehatkan jantung

Jantung merupakan organ tubuh yang tersusun atas otot. Seperti otot lainnya, kinerja jantung akan meningkat ketika diberikan stimulasi secara teratur melalui olahraga. Menguatkan otot jantung dapat membantu melindungi organ penting tersebut dari berbagai masalah kesehatan yang serius, bahkan pada usia anak. 

2. Mengoptimalkan kerja organ paru-paru

Manfaat olahraga lainnya adalah membantu meningkatkan kapasitas paru-paru dan efisiensinya dalam menggerakkan udara masuk serta keluar tubuh. Hal ini akan menyebabkan lebih banyak oksigen yang ditarik ke tubuh dan lebih banyak karbon dioksida serta gas buang lainnya yang dikeluarkan. 

Selain itu, membiasakan anak aktif secara fisik dengan teratur membantu mencegah penurunan asupan oksigen. Ini merupakan kondisi yang terjadi secara alami seiring bertambahnya usia atau akibat tubuh yang kurang aktif bergerak.

3. Mengontrol berat badan

Saat seseorang tidak banyak bergerak, dalam hal ini termasuk balita dan anak-anak, mereka cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dibutuhkan. Kalori yang tidak terpakai ini nantinya akan menumpuk sebagai lemak. 

Sebaliknya, balita dan anak yang aktif secara fisik akan mengalami pengurangan kalori yang menghilangkan lemak dan menurunkan berat badan. Berat badan ideal sangat baik untuk jantung dan melindungi dari risiko obesitas dan diabetes dini pada balita dan anak.

4. Menguatkan tulang

Ibu perlu tahu bahwa orang dewasa mulai kehilangan massa tulang di usia 20-an. Namun, mereka yang berolahraga secara teratur, bahkan membiasakan untuk aktif secara fisik sejak dini akan memiliki kepadatan tulang yang lebih baik. Manfaat olahraga satu ini dapat membantu mencegah osteoporosis, suatu kondisi ketika tulang kehilangan kepadatan, melemah, menjadi keropos dan rapuh.

5. Mendukung kesehatan emosional

Olahraga, menurut salah satu teori, melepaskan beta-endorphin, suatu zat alami dalam tubuh yang ratusan kali lebih kuat daripada morfin. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences menyebutkan, serotonin atau zat kimia pengatur suasana hati yang diproduksi tubuh akan meningkat selama berolahraga. 

Senyawa ini dapat meningkatkan energi dan kekuatan sel saraf, yang membantu menangkal gangguan neurologis, seperti penyakit Parkinson. Peningkatan kadar serotonin dalam sistem saraf pusat juga dikaitkan dengan perasaan sejahtera, peningkatan nafsu makan, dan penurunan depresi mental.

Melalui studi tersebut, dapat dibuktikan bahwa manfaat olahraga tidak sebatas pada kesehatan fisik saja, tetapi juga mendukung kesehatan mental balita, anak, remaja, dewasa, bahkan hingga lansia. 

Ibu juga bisa bertanya pada dokter spesialis anak di Halodoc terkait manfaat olahraga untuk balita dan anak, seputar kesehatan, atau tumbuh kembang sang buah hati. Cek dan download Halodoc melalui App Store atau Play Store. 

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi:
Parents. Diakses pada 2022. 10 Benefits of Physical Activity for Kids.
KidsHealth. Diakses pada 2022. Kids and Exercise.
The Print. Diakses pada 2022. ‘Happy chemicals’ released by our body when we exercise key to treating Alzheimer’s: Study.
Proceedings of the National Academy of Sciences. Diakses pada 2022. Serotonin regulates mitochondrial biogenesis and functions in rodent cortical neurons via the 5-HT2A receptor and SIRT1-PGC-1α axis.
Healthline. Diakses pada 2022. Exercise Benefits Children Physically and Mentally.