• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Idap Batu Empedu, Ini Kebiasaan yang Perlu Dihindari

Idap Batu Empedu, Ini Kebiasaan yang Perlu Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Idap Batu Empedu, Ini Kebiasaan yang Perlu Dihindari

“Batu empedu adalah endapan cairan pencernaan yang mengeras yang dapat terbentuk di kantong empedu. Orang yang mengalami gejala berat biasanya memerlukan operasi sementara yang lainnya mungkin tidak membutuhkan pengobatan. Namun, ada juga beberapa kebiasaan yang perlu dihindari pengidap batu empedu. “

Halodoc, Jakarta – Kantung empedu adalah organ kecil berbentuk buah pir yang terletak tepat di bawah hati. Organ ini mengumpulkan dan menyimpan empedu dari hati. Masalah yang dapat memengaruhi kantong empedu termasuk di antaranya adalah batu empedu dan kanker. Namun,  pilihan gaya hidup sehat dapat membantu mencegahnya.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengikuti diet sehat memiliki risiko penyakit kandung empedu yang lebih rendah. Jadi, mengetahui makanan apa yang harus dipilih dan mana yang harus dihindari dapat mengecilkan risiko.

Baca juga: Kolesterol Juga Bisa Jadi Penyebab Batu Empedu

Kebiasaan untuk Dihindari Pengidap Batu Empedu

Ada beberapa hal yang harus dihindari, antara lain: 

Konsumsi Makanan Tidak Sehat

Sebenarnya tidak ada diet khusus untuk kantong empedu yang sehat, tetapi mengikuti beberapa panduan khusus dapat membantu menjaga kantong empedu tetap sehat dan berfungsi dengan baik. Berikut ini adalah beberapa makanan tidak sehat untuk pengidap batu empedu, yaitu:

  1. Karbohidrat Olahan

Karbohidrat adalah bagian penting dari diet kebanyakan orang, dan karbohidrat yang tidak dimurnikan, seperti biji-bijian dan oat, dapat memberikan nutrisi penting. Namun, karbohidrat olahan dapat meningkatkan risiko gangguan kandung empedu. Dalam sebuah penelitian, para peneliti menemukan bahwa makan 40 gram (g) atau lebih gula sehari menggandakan risiko batu empedu dengan gejala.

Beberapa jenis karbohidrat yang perlu dibatasi, antara lain: 

  • Tambahan gula dan pemanis.
  • Tepung putih.
  • Biji-bijian olahan lainnya.
  • Makanan panggang yang sudah jadi, termasuk kue kering.
  • Permen dan coklat.
  1. Lemak Tidak Sehat

Kantung empedu menghasilkan empedu yang membantu tubuh mencerna lemak. Asupan lemak yang tinggi, dan terutama lemak jenuh dan lemak trans, dapat memberikan tekanan ekstra pada proses ini.

Peneliti telah menemukan bahwa orang yang mengonsumsi daging merah, daging olahan, dan telur sebagai bagian dari diet tidak sehat secara keseluruhan memiliki risiko batu empedu yang lebih tinggi. Lemak tidak sehat ini misalnya adalah: 

  • Daging merah berlemak
  • Daging olahan
  • Makanan olahan lainnya
  • Produk susu penuh lemak
  • Gorengan
  • Makanan cepat saji
  • Saus dan saus salad
  • Makanan panggang dan makanan penutup yang sudah jadi
  • Coklat dan permen lainnya
  • Es krim.

Baca juga: Camilan Pedas Menyebabkan Masalah Kantung Empedu?

Membiarkan Berat Badan Naik Terus

Kelebihan berat badan, terutama obesitas nyatanya dapat meningkatkan jumlah kolesterol dalam empedu sehingga semakin meningkatkan risiko terkena batu empedu. Kamu harus mengontrol berat badan dengan makan makanan yang sehat dan banyak berolahraga secara teratur.

Namun, kamu juga tetap harus menghindari diet penurunan berat badan yang cepat dan rendah kalori. Ada bukti bahwa mereka dapat mengganggu kimia empedu sehingga meningkatkan risiko terkena batu empedu. Oleh karena itu, lakukan rencana penurunan berat badan yang lebih bertahap yang meliputi perbaikan pola makan dan olahraga.

Kamu juga bisa tanyakan pada dokter di Halodoc bagaimana cara sehat untuk menurunkan berat badan. Dokter akan selalu siaga memberikan saran kesehatan yang kamu butuhkan untuk membantumu mencapai berat badan ideal.

Baca juga: Ketahui Proses Terbentuknya Batu Empedu

Pengobatan untuk Atasi Batu Empedu

Kebanyakan orang tanpa gejala tidak akan pernah membutuhkan pengobatan. Dokter akan menentukan apakah pengobatan untuk diperlukan setelah melihat gejala dan hasil tes diagnostik.

Dokter mungkin menyarankan agar pasien tetap waspada terhadap gejala komplikasi, seperti rasa sakit yang semakin parah di perut kanan atas. Jika tanda dan gejala batu empedu terjadi di kemudian hari, ia wajib melakukan pengobatan.

Pilihan pengobatan meliputi:

Pembedahan.

Dilakukan untuk mengangkat kantong empedu (kolesistektomi). Dokter juga mungkin merekomendasikan operasi untuk mengangkat kantong empedu karena batu empedu sering kambuh. Setelah kantong empedu diangkat, empedu mengalir langsung dari hati ke usus kecil dan tidak disimpan di kantong empedu.

Seseorang tidak memerlukan kantong empedu untuk hidup, dan pengangkatan kantong empedu tidak mempengaruhi kemampuan tubuh untuk mencerna makanan, tetapi dapat menyebabkan diare, yang biasanya bersifat sementara.

Obat untuk Melarutkan Batu Empedu

Obat-obatan yang akan diresepkan dokter juga bisa membantu melarutkan batu empedu. Namun, mungkin diperlukan pengobatan berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk melarutkannya dengan cara ini, dan batu juga kemungkinan akan terbentuk lagi jika pengobatan dihentikan. Obat ini juga tidak umum digunakan dan disediakan hanya untuk orang yang tidak dapat menjalani operasi.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Gallstones.
Medical News Today. Diakses pada 2021. Gallstones.
National Health Service UK. Diakses pada 2021. Gallstones.