• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Idap Penyakit Imun Rentan Terserang Penyakit Hashimoto

Idap Penyakit Imun Rentan Terserang Penyakit Hashimoto

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar penyakit Hashimoto? Kalau belum bagaimana dengan gangguan sistem istem? Nah, penyakit Hashimoto ini  terjadi saat sistem imun tubuh menyerang tiroid

Seseorang yang mengidap penyakit ini bisa mengalami pembengkakan di depan tenggorokan seperti gondok. Enggak cuma itu saja, gejala hashimoto juga bisa ditandai dengan penambahan berat badan, depresi, ketidakseimbangan hormon, kelelahan, dan nyeri otot atau sendi. 

Penyakit ini memang bisa menyerang siapa saja dan di usia berapa pun. Akan tetapi, faktanya wanita lebih sering terserang tiroiditis Hashimoto ketimbang pria. Bahkan, wanita 10 lipat lebih mudah terserang penyakit ini, lho. Dalam kebanyakan kasus, penyakit Hashimoto menyerang wanita di usia 30–50 tahun.

Lalu, apa sih penyebab penyakit Hashimoto? 

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diketahui tentang Kelenjar Tiroid

Gegara Sistem Imun Terganggu

Sudah tak asing kan dengan penyakit autoimun atau gangguan sistem kekebalan tubuh? Kondisi ini terjadi ketika sistem imun menyerang tubuh sendiri. Dalam tubuh yang normal, sistem imun bertugas sebagai “tentara” yang menjaga tubuh dari serangan organisme asing. Mulai dari bakteri hingga virus. Akan tetapi, seseorang yang mengidap autoimun lain lagi ceritanya. Di sini sistem kekebalan tubuh justru menyerang sel-sel tubuh yang sehat. 

Nah, penyakit Hashimoto itu terjadi karena serangan yang dilakukan oleh sistem imun terhadap kelenjar tiroid. Kok bisa? Sayangnya, sampai saat ini para ahli belum mengetahui secara pasti mengapa kondisi autoimun ini terjadi. 

Kebanyakan tubuh pengidap Hashimoto ini ditemukan antibodi yang menghambat reseptor tirotropin (hormon dari otak yang merangsang keluarnya hormon tiroid). Hal ini menyebabkan “kekacauan” pada kelenjar tiroid, sehingga kelenjar tiroid tak lagi mampu menghasilkan hormon.

Hal yang perlu digarisbawahi, penyakit Hashimoto bukan cuma berkaitan dengan gangguan imun saja. Pasalnya, masih terdapat beberapa faktor yang bisa memicu kondisi ini. Misalnya: 

  • Hepatitis autoimun (penyakit di mana sistem kekebalan tubuh menyerang hati).

  • Penyakit celiac (gangguan pencernaan).

  • Vitiligo (kondisi kulit yang tidak berpigmen).

  • Diabetes tipe 1 (gangguan insulin dalam menjaga kadar gula darah).

  • Memiliki riwayat terpapar radiasi. 

  • Lupus (gangguan kronis yang dapat memengaruhi bagian tubuh).

  • Anemia pernisiosa (suatu kondisi yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B12).

  • Sindrom Sjögren (penyakit yang menyebabkan mata dan mulut kering).

  • Rheumatoid arthritis (gangguan yang mempengaruhi sendi)

  • Berjenis kelamin wanita.

  • Berusia 40–60 tahun. 

Baca juga: 4 Penyakit Autoimun yang Langka dan Berbahaya

Bisa Memicu Banyak Gejala

Ketika menyerang seseorang, penyakit Hashimoto akan menunjukkan gejala hipotiroidisme. Gejala yang sering ditemukan adalah mudah lelah, berat badan cenderung makin bertambah meskipun tidak makan banyak, dan kulit cenderung kering.

Di samping itu, ada pula gejala-gejala umum lainnya seperti: 

  • Terdapat benjolan di leher yang merupakan tanda pembesaran kelenjar tiroid.

  • Tidak tahan dingin.

  • Rambut mudah rontok.

  • Mudah lelah.

  • Gangguan konsentrasi dan mudah lupa.

  • Kram pada tulang dan otot.

  • Sendi terasa nyeri dan kaku.

  • Sembelit.

  • Kulit Kering.

  • Nyeri atau kesemutan pada tangan dan kaki.

  • Haid tidak teratur dan gangguan kesuburan.

  • Kuku menjadi rapuh.

  • Depresi.

  • Mengorok saat tidur.

  • Otot menjadi lemah.

Jangan main-main dengan penyakit ini, Hashimoto harus ditangani dengan cepat dan tepat. Sebab lama-kelamaan penyakit ini bisa saja menimbulkan berbagai komplikasi serius. Mulai dari penyakit gondok, kelainan pada bayi, miksedema (hipotiroidisme berat), gangguan kesehatan mental, hingga masalah pada jantung. 

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur chat dan voice/video call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Diseases & Conditions. Hashimoto's Disease.  
Healthline. Diakses pada 2020. Hashimoto’s Disease.