• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ikan Nila untuk Menu MPASI Si Kecil, Ini Cara Menyajikannya

Ikan Nila untuk Menu MPASI Si Kecil, Ini Cara Menyajikannya

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Ikan Nila untuk Menu MPASI Si Kecil, Ini Cara Menyajikannya

Halodoc, Jakarta – Mengamati tumbuh kembang Si Kecil menjadi sesuatu yang menyenangkan sekaligus mendebarkan. Duh, kira-kira sudah benar tidak memberikan MPASI dengan menu yang satu ini? Jika saat ini ibu sedang dalam tahap memperkenalkan MPASI kepada anak, cobalah menyajikan menu ikan nila.

Ikan adalah salah satu sumber protein andalan yang kaya akan asam lemak omega-3 untuk perkembangan otak bayi. Daging ikan juga bermanfaat menjaga kesehatan jantung, membantu meningkatkan perkembangan mata anak dan menjaganya tetap sehat, serta kaya akan vitamin A, D, E & K. Informasi selengkapnya ada di sini!

Plus Minus Ikan Nila untuk Menu MPASI Anak

Jika ibu mau memasukkan menu baru ke anak, ada baiknya dipersiapkan dengan hati-hati. Perkenalkan secara perlahan dan jangan memasukkan beberapa ikan secara bersamaan. Cobalah memulainya dengan satu jenis ikan, baru lihat bagaimana respons anak.

Misalnya, ibu memberikan ikan nila selama kurun waktu tertentu, baru kemudian mencoba ikan salmon di jeda selanjutnya. Bagaimana menyajikan ikan nila untuk MPASI anak? Pada umumnya, sama seperti ikan-ikan lainnya, cara paling sederhana dalam menyajikan ikan nila untuk MPASI anak adalah dengan mengukusnya. 

Baca juga: Resep MPASI untuk Bayi Usia 6-8 Bulan

Ikan yang dikukus mudah dicerna oleh bayi, sehingga ini menjadi cara terbaik mengolah MPASI. Menggoreng atau memanggangnya juga bisa jadi alternatif lain asalkan ibu tidak lupa menghilangkan durinya. Jangan lupa juga untuk menghaluskan daging ikan, baru kemudian ditambahkan ke makanan lainnya. 

Ikan nila memiliki rasa yang ringan, manis, dan tekstur agak keras. Karakteristik ini menjadikan ikan nila sebagai alternatif pilihan MPASI. Terutama jika ibu baru mau memperkenalkan menu ikan pada Si Kecil. Ikan nila akan membantu anak untuk beradaptasi dengan jenis ikan lain yang rasa dan aroma lebih kuat.

Baca juga: Resep MPASI untuk Bayi Usia 8-10 Bulan Rekomendasi WHO

Perlu diperhatikan juga kalau ikan nila termasuk ikan yang dapat memicu alergi. Apalagi jika pada anggota keluarga ada yang memang sudah alergi terhadap ikan. Seperti semua makanan baru, perkenalkan ikan nila dengan menyajikan sedikit dan perhatikan baik-baik saat bayi makan. Jika tidak ada reaksi yang merugikan, secara bertahap tingkatkan jumlahnya dibandingkan porsi berikutnya.

Butuh rekomendasi dari profesional medis mengenai memilih dan mengolah menu MPASI, ibu bisa menghubungi dokter di Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untuk ibu. Caranya mudah, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor ibu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Memperkenalkan Ikan Nila sebagai Menu MPASI

  • Umur 6 hingga 12 bulan

Perkenalkan ikan dengan menyajikan ikan nila polos yang baru dimasak dalam beberapa bagian seukuran dua jari dewasa bersamaan dengan kombinasi makanan lain. 

  • Usia 12 hingga 24 bulan

Campurkan potongan ikan nila segar ke dalam mangkuk dengan garpu bayi untuk mendorong anak memakan makanannya sendiri. 

Baca juga: Cara Mengolah MPASI yang Aman dan Sehat

Saat memperkenalkan makanan baru, coba sajikan dengan dua cara yang berbeda untuk menarik minat anak mencoba makanan tersebut. Tekstur yang berbeda juga membantu merangsang indra dan kognitif anak dalam mencerna bentuk sekitarnya. Hindari menggunakan natrium atau jenis makanan yang sudah diproses. Selalu gunakan bahan-bahan alami, natural, dan segar untuk bahan MPASI. 

Referensi:
Fresh Baby. Diakses pada 2020. Tilapia.
Parenting. Firstcry. Diakses pada 2020. Fish for Babies – When to Introduce, Benefits and Recipes.
Solid Starts. Diakses pada 2020. Tilapia.