• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 2 Gangguan Mata karena Kolesterol Tinggi

Ini 2 Gangguan Mata karena Kolesterol Tinggi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Kata siapa kolesterol tinggi cuma berkaitan dengan penyumbatan darah, penyakit jantung, stroke, atau penyakit arteri perifer saja? Pasalnya, dalam beberapa kasus kolesterol tinggi juga bisa menimbulkan dampak merugikan bagi kesehatan mata. 

Sayangnya, kolesterol tinggi sering kali tak menimbulkan gejala. Alhasil, banyak orang tak sadar dirinya memiliki kadar kolesterol tinggi, hingga muncul komplikasi seperti di atas. Oleh sebab itu, penting untuk rutin melakukan tes darah demi mengetahui kadar kolesterol dalam tubuh.

Baca juga: Ketahui 6 Penyebab Kolesterol Tinggi

Nah, menyoal dampak kolesterol tinggi pada mata, apa saja sih gangguan mata karena kolesterol tinggi? 

1.Xanthelasma

Xanthelasma merupakan salah satu gangguan mata karena kolesterol tinggi yang perlu diwaspadai. Kondisi ini ditandai dengan plak kekuningan akibat gumpalan lemak yang muncul di kelopak mata. Plak ini muncul pada bagian sudut mata (canthus) dalam yang dekat dengan hidung, baik di bagian kelopak mata atas maupun bawah. 

Dalam kebanyakan kasus, xanthelasma ini sering terjadi pada wanita berusia 30–50 tahun, dan pada mereka yang mengidap kolesterol tinggi. Di samping itu, selain kolesterol ada pula faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya xanthelasma. Misal konsumsi alkohol yang berlebihan, kadar HDL (kolesterol baik) yang rendah, pengidap penyakit liver (sirosis bilier), obesitas, hingga diabetes.

Hal yang diingat, meski xanthelasma tak berbahaya, tetapi kondisi ini bisa menandai kadar kolesterol yang tinggi dalam tubuh. Nah, sudah tahu kan apa saja kondisi yang bisa menghantui kita ketika kolesterol meroket? Jangan heran bila penyakit jantung, stroke, hingga masalah pembuluh darah arteri datang menghampiri.

Baca juga: Kenapa Orang dengan Obesitas Rentan Mengidap Xanthelasma?

2.Arcus Senilis

Arcus senilis merupakan kondisi yang ditandai dengan terbentuknya batas putih keabuan antara bagian hitam mata, dengan bagian putih mata. Kondisi ini umumnya terjadi pada orang tua. Faktanya, hampir 100 persen orang di atas 80 tahun mengalami kondisi ini. Sementara itu, sekitar 60 persen orang di atas 60 tahun juga akan mengalami kondisi ini.

Akan tetapi, ada dugaan kalau arcus senilis yang hanya berkaitan dengan usia saja. Dalam beberapa kasus, kadar kolesterol yang tinggi juga diduga kuat dapat mempercepat terbentuknya arcus senilis. 

Meki begitu arcus senilis yang terjadi pada lansia tak selalu berkaitan dengan kolesterol tinggi. Namun, bila kondisi ini terjadi pada dewasa muda, maka ada dugaan kalau hal ini disebabkan akibat kolesterol dan kadar trigliserida yang tinggi dalam darah. 

Sama seperti xanthelasma, arcus senilis merupakan kondisi yang tak berbahaya. Akan tetapi, bila kondisi ini benar-benar disebabkan oleh kolesterol tinggi, maka ada berbagai komplikasi yang bisa mengancam. Mulai dari penyakit kardiovaskular hingga stroke. 

Nah, bagi kamu yang menemukan adanya keanehan atau keluhan pada mata, segeralah temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Arcus senilis: A sign of high cholesterol?
Medical News Today. Diakses pada 2020. Arcus senilis: What you need to know. 
Medscape. Diakses pada 2020. Xanthelasma.
WebMD. Diakses pada 2020. What Is Xanthelasma?