• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 3 Cara Menangani Gejala PMS

Ini 3 Cara Menangani Gejala PMS

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ini 3 Cara Menangani Gejala PMS

“Sindrom pramenstruasi atau PMS menjadi tanda yang kerap terasa sebelum wanita mengalami menstruasi. Biasanya, tanda ini berupa kram perut, suasana hati yang mudah berubah, dan sakit kepala. Namun, tidak perlu khawatir, gejala PMS bisa diatasi dengan cara-cara sederhana.”

Halodoc, Jakarta – Gejala PMS biasanya akan muncul sekitar satu sampai dua minggu sebelum hari pertama haid. Tak hanya fisik, gejala ini juga berdampak pada mental dan belum diketahui pasti apa yang menyebabkannya. Meski begitu, perubahan hormon yang terjadi selama periode menstruasi diduga turut berperan, yaitu progesteron dan estrogen.

Selain mengalami kram perut dan sakit kepala, gejala lain saat PMS yang bisa terjadi, termasuk perut kembung, muncul jerawat, tubuh kelelahan, dan nyeri otot. Perubahan suasana hati, menjadi lebih mudah tersinggung, sedih, dan cemas tanpa alasan juga bisa terjadi. 

Beberapa wanita bahkan mengalami depresi. Akan tetapi, kamu sebenarnya tidak perlu khawatir karena gejala ini akan mereda ketika menstruasi datang.

Baca juga: Mana yang Lebih Buruk, PMS atau PMDD?

Sebenarnya, tanda menstruasi akan berbeda pada setiap wanita. Kondisi ini bisa terjadi karena beberapa hal, misalnya genetik yang menandakan adanya kondisi yang serupa. Gejala PMS juga lebih berisiko terjadu pada wanita yang punya riwayat masalah suasana hati, termasuk depresi dan bipolar, sering mengalami stres, dan depresi postpartum.

Cara Mengatasi Gejala PMS

Meski terkadang membuat tidak nyaman dan bisa mengganggu aktivitas, tetapi gejala PMS sebenarnya bisa diatasi. Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu coba lakukan: 

  • Pola Makan Sehat

Saat mengalami PMS, kamu sebaiknya makan dalam porsi sedikit tetapi lebih sering. Hindari makan dalam porsi besar, makanan tinggi gula, dan minuman bersoda. Makanan dan minuman tersebut justru bisa meningkatkan kadar gula darah yang berujung pada suasana hati semakin memburuk. Hindari pula minuman yang mengandung alkohol dan kafein karena bisa membuat gejala PMS memburuk. 

Baca juga: Ini yang Membedakan Gangguan Disforik Pramenstruasi dan PMS

  • Ubah Pola Hidup

Cara sederhana lain tentu sebisa mungkin menghindari semua hal yang bisa membuat suasana hati menjadi semakin tidak menentu. Kamu bisa mengisi waktu dengan olahraga, meditasi, dan yoga. Hindari merokok karena tidak memberikan efek samping yang positif untuk kesehatan.

Tidak ada salahnya untuk melakukan hal-hal yang membantu mengembalikan suasana hati. Kamu bisa coba memasak, membaca buku, mendengarkan musik, atau berbagai hal lain. Meski begitu, jangan sampai kamu kelelahan sehingga gejala tidak bertambah parah. 

  • Konsumsi Obat Pereda Nyeri

Tak ada salahnya mengonsumsi obat pereda nyeri saat gejala PMS menghampiri. Apalagi jika gejalanya berat sampai kamu tak bisa beraktivitas dengan nyaman. Banyak obat antinyeri yang bisa kamu dapatkan dengan mudah di pasaran, tetapi tak ada salahnya kamu bertanya terlebih dahulu pada dokter.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Perut Kembung Saat Menstruasi

Tanya dokter sekarang lebih mudah dengan aplikasi Halodoc. Jika dokter meresepkan obat, kamu juga dapat langsung membelinya melalui fitur pharmacy delivery. Jadi, kamu tidak perlu lagi lama menunggu. Pastikan kamu sudah download aplikasinya!

Mengenali tanda bahwa haid akan segera datang tentu sangat membantu mencegah munculnya gejala PMS yang parah. Jika gejala tak mereda setelah kamu mencoba cara sederhana di atas, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan, ya!

Referensi:

WebMD. Diakses pada 2021. PMS: Signs and Symptoms.

Healthline. Diakses pada 2021. PMS (Premenstrual Syndrome).

Patient. Diakses pada 2021. Premenstrual Syndrome.