• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 3 Manfaat Rhubarb untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 3 Manfaat Rhubarb untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Ini 3 Manfaat Rhubarb untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 12 Agustus 2022

“Terdapat beberapa manfaat sayuran rhubarb yang jarang diketahui. Salah satunya diyakini dapat menurunkan kadar kolesterol pada tubuh.”

Ini 3 Manfaat Rhubarb untuk Kesehatan yang Jarang DiketahuiIni 3 Manfaat Rhubarb untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Halodoc, Jakarta – Rhubarb merupakan sayuran yang terkenal dengan batangnya yang berwarna kemerahan dan rasanya yang asam. Sayuran ini kerap dijadikan sebagai bahan masakan atau dijadikan manisan di Eropa dan Amerika Utara. Sementara itu, di Asia, umumnya rhubarb dijadikan sebagai bahan atau komposisi obat tradisional. 

Perlu diketahui bahwa hanya batang tanaman rhubarb yang dapat dikonsumsi. Sebab, daunnya mengandung racun dan asam oksalat dengan konsentrasi tinggi. Nah, di Indonesia sendiri, rhubarb masih terbilang asing, karena tidak banyak yang mengetahui sayuran ini. Padahal, rhubarb juga termasuk sebagai makanan sehat yang diyakini dapat memberikan manfaat kesehatan. 

Namun, kira-kira apa saja manfaat rhubarb untuk kesehatan? Yuk, ketahui informasinya di sini! 

Ketahui Dulu Kandungan Nutrisinya

Rhubarb merupakan sayuran yang tidak terlalu kaya nutrisi penting, dan kandungan kalorinya rendah. Namun, sayuran ini merupakan sumber vitamin K1 yang sangat baik, menyediakan sekitar 26–37 persen dari nilai harian (DV) dalam porsi 3,5 ons (100 gram) tergantung apakah dimasak atau tidak. 

Seperti buah dan sayuran lainnya, rhubarb juga tinggi serat, menyediakan jumlah yang sama seperti jeruk, apel, atau seledri. Satu porsi 3,5 ons (100 gram) rhubarb yang dimasak dengan tambahan gula mengandung: 

  • Kalori: 116 kal. 
  • Karbohidrat: 31,2 gram. 
  • Serat: 2 gram. 
  • Protein: 0,4 gram. 
  • Vitamin K1: 26% dari nilai harian. 
  • Kalsium: 15% dari nilai harian. 
  • Vitamin C: 6% dari nilai harian. 
  • Kalium: 3% dari nilai harian. 
  • Folat: 1% dari nilai harian. 

Meskipun ada jumlah kalsium yang layak dalam rhubarb, itu terutama dalam bentuk kalsium oksalat antinutrisi. Dalam bentuk ini, tubuh tidak dapat menyerapnya secara efisien. Selain itu, rhubarb juga memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi, karena dapat memberikan 6 persen nilai harian dalam porsi 3,5 ons (100 gram).

Manfaat Rhubarb yang Jarang Diketahui 

Terdapat beberapa manfaat sayuran rhubarb yang jarang diketahui, antara lain: 

1. Diyakini Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol 

Batang rhubarb merupakan sumber serat yang baik, dan diyakini dapat memengaruhi kadar kolesterol tubuh. Hal ini berdasarkan sebuah penelitian terkontrol pada tahun 1997 silam, yang dilakukan pada pria yang kerap mengonsumsi makanan dalam jumlah besar. 

Para partisipan penelitian tersebut diberikan 27 gram serat batang rhubarb setiap hari selama sebulan. Hasilnya, kolesterol total mereka turun 8 persen dan kolesterol jahat (LDL) mereka juga turun sebesar 9 persen. 

2. Sumber Antioksidan yang Baik

Rhubarb juga diketahui sebagai sayuran yang kaya akan antioksidan. Hal ini berdasarkan sebuah studi tahun 2012 silam. Studi tersebut menunjukkan bahwa kandungan polifenol total dalam rhubarb mungkin lebih tinggi dari kangkung. Selain itu, rhubarb juga memiliki antioksidan bernama anthocyanin, yang dianggap memberikan manfaat kesehatan.

3. Mengurangi Peradangan 

Senyawa antioksidan dalam rhubarb diduga kuat dapat membantu melawan peradangan. Sifat-sifat ini dapat membantu orang dengan sindrom reaksi inflamasi sistemik. Studi lain menemukan bahwa sifat antiinflamasi ekstrak rhubarb dapat membantu meningkatkan penyembuhan luka. 

Itulah beberapa manfaat rhubarb untuk kesehatan yang jarang diketahui. Contohnya seperti dapat menurunkan kadar kolesterol, menjadi sumber antioksidan yang baik, hingga mengurangi peradangan.

Berdasarkan kandungan nutrisinya, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi rhubarb sebagai bagian dari menu sehat sehari-hari. Namun, pastikan untuk tidak mengonsumsi daunnya, karena daun rhubarb penuh dengan racun yang dapat mengancam keselamatan jiwa. 

Jika kamu mengalami reaksi keracunan makanan seperti muntah dan diare setelah mengonsumsi rhubarb, segeralah memeriksakan kondisi ke dokter. Nah, melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa membuat janji rumah sakit dengan dokter pilihanmu. Tentunya tanpa perlu menunggu atau mengantre berlama-lama. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga! 

Referensi: 
Healthline. Diakses pada 2022. Is Rhubarb Good for You? All You Need to Know. 
WebMD. Diakses pada 2022. Health Benefits of Rhubarb. 
NIH. Diakses pada 2022. Cholesterol lowering effects of rhubarb stalk fiber in hypercholesterolemic men. 
International Journal of Food Science and Technology. Diakses pada 2022. Antioxidant activity, phenolic and anthocyanin contents of various rhubarb (Rheum spp.) varieties.