• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 3 Penyebab Munculnya Resistensi Antibiotik

Ini 3 Penyebab Munculnya Resistensi Antibiotik

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Resistensi antibiotik merupakan kondisi saat bakteri dalam tubuh tidak dapat dibunuh menggunakan antibiotik. Kondisi tersebut mengancam kemampuan tubuh dalam melawan penyakit infeksi, bahkan dapat menimbulkan kecacatan. Resistensi antibiotik menjadi salah satu ancaman kesehatan global yang perlu diwaspadai. Apa saja yang menjadi penyebab resistensi antibiotik? Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Baca juga: Ini Jenis-Jenis Penyakit yang Memerlukan Antibiotik

Sejumlah Kondisi yang Menjadi Penyebab Resistensi Antibiotik

Infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang resisten terhadap antibiotik tidak akan dapat disembuhkan. Pengidap kondisi ini cenderung harus menjalani perawatan di rumah sakit dalam waktu yang lama, dengan perawatan dan pengobatan yang berkelanjutan. Hal tersebut tentunya memakan biaya yang lebih tinggi. Penyakit ini sangat berbahaya bagi pengidapnya. Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui apa saja yang menjadi penyebab resistensi antibiotik. Berikut ini sejumlah penyebabnya:

1.Konsumsi Antibiotik Secara Berlebihan

Penyebab resistensi antibiotik yang pertama adalah mengonsumsi antibiotik secara berlebihan dalam upaya pemberantasan penyakit. Penting untuk diketahui jika konsumsi antibiotik sebaiknya dilakukan saat kamu benar-benar membutuhkannya. Semakin sering dikonsumsi, semakin besar kemungkinan bakteri menjadi resisten. Hal tersebut mengakibatkan antibiotik tidak mampu mengatasi bakteri tertentu di kemudian hari.

2.Tidak Menjaga Kebersihan

Menjaga kebersihan tubuh penting dilakukan guna mencegah terjadinya berbagai penyakit. Bukan itu saja, menjaga kebersihan menjadi salah satu upaya untuk mencegah bakteri resisten berkembang. Sayangnya, tidak semua orang mampu menjaga kebersihan dirinya dengan baik. Padahal, dengan rajin mencuci tangan dapat mencegah penyebaran bakteri yang resisten terhadap antibiotik.

3.Mutasi Bakteri Resisten Secara Alami

Penyebab resistensi antibiotik yang terakhir adalah mutasi bakteri resisten secara alami. Jika kondisi tersebut terjadi, mengonsumsi antibiotik dapat membuat bakteri resisten semakin kebal. Kebalnya bakteri resisten bukan hanya terjadi karena mengonsumsi antbiotik saja, tetapi juga dikarenakan menerima gen resistensi dari bakteri lain.

Selain tiga hal yang telah disebutkan, resistensi antibiotik juga dapat disebabkan karena pengidap tidak menuntaskan pengobatan, fasilitas kesehatan tidak mengontrol penyebaran infeksi, kurangnya pengembangan jenis antibiotik baru, serta tidak mencegah atau mengontrol resistensi antibiotik dengan baik. Sebaiknya perhatikan dan waspadai beberapa penyebab tersebut guna mencegah resistensi antibiotik, ya.

Baca juga: Efek Samping Konsumsi Obat Antibiotik dalam Waktu Lama

Adakah Upaya Pencegahan Penyebaran yang Dapat Dilakukan?

Tidak semua orang dapat menghindari risiko resistensi antibiotik. Namun, ada beberapa golongan yang lebih rentan mengidap kondisi ini, salah satunya adalah pengidap penyakit kronis. Jika antibiotik sudah tidak efektif, kamu akan kesulitan untuk mengatasi infeksi dan mengontrol ancaman berbagai penyakit. Berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan guna mencegah penyebaran resistensi antibiotik:

  • Hanya menggunakan antibiotik saat direkomendasikan oleh tim medis.
  • Patuhi anjuran dalam menggunakan antibiotik.
  • Jangan mengonsumsi antibiotik yang diresepkan untuk orang lain.
  • Terapkan pola hidup bersih, seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan melakukan vaksinasi.
  • Perhatikan makanan yang dikonsumsi. Pilih makanan yang diproduksi tanpa penggunaan antibiotik.

Baca juga: Cegah Resistensi, Tidak Semua Infeksi Membutuhkan Antibiotik

Saat ini, kasus resistensi antibiotik mengalami peningkatan di seluruh dunia. Untuk mencegahnya, perhatikan penyebab yang telah disebutkan serta lakukan upaya pencegahan seperti yang telah direkomendasikan. Untuk lebih jelasnya mengenai penyakit ini, kamu bisa diskusikan langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya.

Referensi:
WHO. Diakses pada 2020. Antibiotic resistance.
CDC. Diakses pada 2020. About Antibiotic Resistance.
Antibiotic Research UK. Diakses pada 2020. Causes of Antibiotic Resistance.