• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 4 Alasan Kenapa Miss V Rentan Terhadap Penyakit
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 4 Alasan Kenapa Miss V Rentan Terhadap Penyakit

Ini 4 Alasan Kenapa Miss V Rentan Terhadap Penyakit

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 27 Juni 2022

“Kondisi vagina lebih terbuka dan mudah lembap membuatnya lebih rentan terhadap infeksi. Risiko untuk mengalami komplikasi juga lebih besar disebabkan oleh struktur organnya yang rumit.”

Ini 4 Alasan Kenapa Miss V  Rentan Terhadap Penyakit

Halodoc, Jakarta –   Pada dasarnya organ reproduksi sama seperti bagian tubuh lain yang perlu dijaga kebersihan dan kesehatannya. Namun, tidak seperti penis, vagina adalah organ reproduksi sensitif yang membutuhkan perawatan khusus. 

Karena kondisi sensitif tersebutlah vagina bisa lebih rentan mengalami masalah kesehatan. Salah satu gangguan yang kerap terjadi pada vagina adalah vaginosis bakterial yang disebabkan oleh pertumbuhan bakteri berlebih. Informasi selengkapnya mengenai kesehatan vagina bisa dibaca di sini!

Anatomi dan Hormonal Sebabkan Vagina Rentan Terhadap Penyakit

Berbagai masalah akan mulai timbul saat kamu tidak menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaan. Apalagi organ reproduksi vagina ini memang lebih sensitif. Mengapa vagina lebih sensitif dan lebih rentan terhadap penyakit? 

1. Anatomi Vagina yang Terbuka 

Anatomi vagina berbeda dengan penis. Kondisi vagina lebih terbuka dan mudah lembap membuatnya lebih rentan terhadap infeksi. Risiko untuk mengalami komplikasi juga lebih besar disebabkan oleh struktur organnya yang rumit. Itulah sebabnya mengapa vagina lebih rentan mengalami masalah kesehatan, salah satunya yang paling umum adalah keputihan berlebihan.

2. Kondisi Hormonal

Kondisi hormonal bisa menyebabkan seorang wanita lebih rentan mengalami infeksi. Misalnya menopause yang mengakibatkan penurunan hormon estrogen, sehingga memicu kekeringan dan penipisan vagina (atrofi vagina). Lebih sedikit kadar estrogen berarti lebih sedikit pelumasan vagina sehingga vagina kehilangan elastisitasnya. 

3. Kondisi Vagina Jauh Lebih Lembap

Pada dasarnya vagina adalah organ yang memiliki kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri. Namun, di balik kemampuan tersebut, kondisi vagina yang lebih lembap menyebabkan vagina rentan mengalami infeksi. Ada dua penyebab infeksi yang terjadi pada wanita, yaitu infeksi akibat bakteri dan infeksi karena jamur. 

4. Stres Bisa Memicu Gangguan Kesehatan pada Vagina

Stres dan kecemasan juga dapat memiliki implikasi serius bagi kesehatan organ intim vagina. Mengapa demikian? Sebabnya, stres dan kecemasan dapat memengaruhi aliran darah ke vagina, sehingga dapat mengganggu produksi pelumas yang dihasilkan secara alami.

Cara Mencegah Infeksi pada Vagina

Oleh karena organ ini rentan terhadap infeksi, maka tindakan yang perlu dilakukan adalah menjaga kebersihan dan kelembapan vagina. Ini termasuk pemilihan produk sabun yang aman. Selain itu, jangan mengenakan celana terlalu ketat dan pilihlah bahan yang memberikan sirkulasi udara pada vagina. Pakaian ketat dapat menyebabkan gesekan terhadap jaringan genital sensitif yang dapat menyebabkan robekan mikroskopis. 

Perawatan khusus diberikan tergantung pada penyebab infeksinya. Misalnya, infeksi dikarenakan bakterial vaginosis, trichomonas vaginitis, dan infeksi jamur, dapat diobati dengan obat antimikroba. 

Dengan rutin melakukan pemeriksaan, akan membuatmu lebih mengenal dan menjaga kebersihan organ reproduksimu. Kamu bisa melakukan pemeriksaan mandiri dengan cara melihat ke dalam vagina melalui kaca.

Coba cek apakah ada hal yang aneh dan catat apa saja yang terjadi. Selain itu, kamu juga harus rutin mengganti pakaian dalam untuk mencegah terjadinya infeksi. Apalagi kalau pakaian dalam basah, segera ganti agar tak mengundang pertumbuhan bakteri maupun jamur.

Kalau kamu sudah mulai merasakan ada yang salah atau gejala infeksi, coba tanyakan langsung ke dokter dan buat janji medis ke rumah sakit. Belum punya aplikasinya, yuk download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Vaginitis
Forbes.com. Diakses pada 2022. Can Your Mental Health Affect Your Vagina?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Vagina.