• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 4 Fungsi Penting Prostaglandin Bagi Tubuh
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 4 Fungsi Penting Prostaglandin Bagi Tubuh

Ini 4 Fungsi Penting Prostaglandin Bagi Tubuh

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 21 September 2022

“Prostaglandins adalah salah satu senyawa yang memiliki fungsi penting pada tubuh. Salah satu fungsinya adalah menimbulkan kontraksi rahim untuk menandakan persalinan sudah dekat.”

Ini 4 Fungsi Penting Prostaglandin Bagi TubuhIni 4 Fungsi Penting Prostaglandin Bagi Tubuh

Halodoc, Jakarta – Ada berbagai macam senyawa yang berfungsi untuk menjaga kelangsungan fungsi tubuh, salah satunya prostaglandins.

Senyawa ini diproduksi di semua sel di dalam tubuh, sebagai bagian dari cara tubuh menghadapi cedera dan penyakit yang terjadi. Maka dari itu, perlu tahu berbagai fungsi pentingnya pada tubuh.

Berbagai Fungsi Prostaglandins pada Tubuh

Prostaglandin adalah senyawa pada tubuh yang terbuat dari lemak dengan efek menyerupai hormon. Berarti, senyawa ini dapat mempengaruhi reaksi dalam tubuh saat berada di jaringan tertentu.

Tubuh memiliki sejumlah jaringan yang dapat memproduksi prostaglandin. Selain itu, senyawa ini memiliki efek yang berbeda-beda tergantung pada reseptor tempatnya menempel.

Salah satu hal yang dapat ditimbulkan oleh senyawa ini adalah kram rahim dan peningkatan kepekaan pada rasa sakit. Bahkan, prostaglandin buatan dibuat dengan fungsi untuk menginduksi persalinan.

Senyawa ini juga memiliki fungsi lainnya pada tubuh, meliputi:

  • Penyempitan atau pelebaran pembuluh darah.
  • Pembentukan trombosit menjadi kelompok atau perlu dipecah.
  • Membuka atau menutup saluran udara.
  • Berkontraksi atau mengendurkan otot polos di saluran gastrointestinal.

Prostaglandins memainkan banyak peran di dalam tubuh, bahkan beberapa hal terbilang vital. Meski begitu, penelitian terkait senyawa ini masih terus dilakukan terkait cara mempengaruhi tubuh.

Prostaglandin memiliki fungsi yang signifikan, tetapi juga ada keterbatasan. Dikarenakan senyawa ini memiliki waktu hidup yang singkat, serta tidak bertahan lama pada tubuh. Makanya, pengaruhnya hanya dapat terjadi pada sel-sel terdekat, sehingga prostaglandin berada di seluruh tubuh.

Ada beberapa efek dari senyawa di dalam tubuh ini, yaitu:

1. Menimbulkan Sakit saat Menstruasi

Zat ini berada di dalam rahim meski seseorang sedang hamil atau tidak. Prostaglandins diketahui dapat menimbulkan kram pada rahim, sehingga wanita merasakan menstruasi yang menyakitkan. Dengan mengonsumsi NSAID, pemblokiran senyawa ini dapat dilakukan, sehingga nyeri berkurang.

2. Menimbulkan Kontraksi Rahim

Prostaglandin juga bertanggung jawab untuk menciptakan kontraksi rahim. Hal ini dapat membantu dalam memindahkan bayi ke jalan lahir, sebagai persiapan untuk persalinan. Bahkan, dokter dapat meresepkan obat prostaglandin untuk menginduksi persalinan.

3. Menyebabkan Aborsi

Dokter juga dapat meresepkan obat prostaglandin untuk merangsang kontraksi rahim, tapi kali ini untuk menimbulkan aborsi atau penghentian kehamilan. Dokter mungkin meresepkan obat ini untuk aborsi trimester pertama, bahkan dikombinasikan dengan obat lain.

4. Mengatasi Gangguan pada Saluran Pencernaan

Prostaglandins dapat memiliki efek penyembuhan, terutama di saluran pencernaan. Obat ini dapat menurunkan produksi asam lambung untuk merangsang pelepasan lendir pelindung pada saluran pencernaan.

Obat dengan kandungan ini juga dapat memengaruhi pembekuan darah untuk mencegah perdarahan. Sebab, prostaglandins dapat membantu dalam melarutkan bekuan darah saat seseorang dalam proses penyembuhan.

Nah, jika masih memiliki pertanyaan terkait fungsi dari prostaglandins pada tubuh, fitur tanya dokter dari Halodoc bisa kamu gunakan, lho. Cukup dengan download aplikasi Halodoc, segala kemudahan dalam akses kesehatan bisa didapatkan melalui smartphone yang digunakan. Maka dari itu, unduh aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. Everything You Want to Know About Prostaglandins.
Your Hormones. Diakses pada 2022. Prostaglandins.