Ini 4 Tanda Nutrisi Ibu Hamil Belum Ideal

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Ini 4 Tanda Nutrisi Ibu Hamil Belum Ideal

Halodoc, Jakarta – Memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil merupakan hal terbaik yang bisa dilakukan untuk menyambut kelahiran buah hati tercinta. Hal ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan tinggi nutrisi yang penting dan dibutuhkan selama kehamilan. Nah, berikut ini tanda nutrisi ibu hamil belum ideal:

1. Anemia

Anemia saat hamil ditandai dengan sering merasa pusing dan mudah lelah. Salah satu pemicu kondisi ini adalah kekurangan nutrisi, terutama zat besi dan asam folat. Perlu diketahui bahwa kebutuhan gizi pada ibu hamil dapat berbeda pada tiap trimester. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan yang bisa memenuhi kebutuhan gizi tubuh selama kehamilan.

Jika bingung makanan apa saja yang perlu dikonsumsi selama hamil, ibu bisa diskusi dengan dokter gizi atau dokter kandungan di aplikasi Halodoc. Lakukan juga pemeriksaan kandungan secara teratur dengan terlebih dahulu buat janji dengan dokter kandungan di rumah sakit, melalui aplikasi Halodoc.

Baca juga: 4 Mitos Hamil Muda yang Perlu Diketahui Calon Ibu

2. Berat Badan Tidak Bertambah

Berat badan wanita selama hamil normalnya memang mengalami kenaikan, dan ini adalah hal yang wajar. Vertambahnya bobot tubuh ini dikarenakan adanya janin, air ketuban, dan plasenta di dalam rahim. Justru jika tidak mengalami kenaikan berat badan sama sekali, hal ini perlu diwaspadai. Sebab, bisa jadi itu tanda ibu hamil kurang nutrisi.

3. Gampang Sakit

Kurangnya asupan nutrisi pada ibu hamil dapat membuat daya tahan tubuhnya melemah dan lebih rentan terserang penyakit. Itulah sebabnya selama hamil, ibu dianjurkan untuk mengonsumsi makanan kaya nutrisi, guna menjaga sel-sel tubuh tetap sehat.

4. Masalah pada Perkembangan Janin

Nutrisi ibu hamil yang tidak terpenuhi dengan baik juga dapat membuat perkembangan janin mengalami masalah, seperti berat janin yang tidak normal, dan terhambatnya perkembangan organ tubuh dan otak janin. Kondisi janin ini bisa dicek dengan melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG). 

Baca juga: Ibu Hamil Ngidam Sushi, Bolehkah?

Oleh karena itu, wanita yang tengah hamil disarankan untuk melakukan USG setidaknya 3 kali selama masa kehamilan. Hal ini penting untuk memantau dan memastikan kondisi janin selalu baik dan siap menghadapi persalinan. 

Mengapa Pemenuhan Nutrisi Ibu Hamil Penting?

Kekurangan nutrisi selama hamil dapat berdampak negatif, tak hanya bagi ibu, tetapi juga bayi dalam kandungan. Ibu hamil yang tidak mendapat cukup nutrisi bisa menyebabkan janin gagal berkembang atau tumbuh dengan tidak sempurna.

Tak hanya dalam kandungan, ibu hamil yang kekurangan nutrisi juga dapat membuat pertumbuhan Si Kecil terhambat hingga usia 2 tahun. Padahal, 1000 hari pertama kehidupan anak merupakan masa paling penting yang menentukan kehidupannya kelak. 1000 hari pertama yang dimaksud itu terhitung sejak ia berada dalam kandungan, hingga usia 2 tahun.

Baca juga: Ngidam Jeroan Ibu Hamil Waspada Hal Ini

Beberapa masalah yang bisa terjadi jika kebutuhan nutrisi Si Kecil tidak terpenuhi dalam 1000 hari pertama ini adalah gangguan fisiologi dan metabolik, seperti gangguan glukosa, lemak, protein, enzim, hormon, dan gen. Jika masalah tersebut terjadi dalam 1000 hari pertama kehidupan anak, kemungkinan besar gangguan akan menetap dan tidak bisa diperbaiki.

Selain itu, kekurangan gizi selama hamil bisa berdampak pada kemampuan kognitif pada anak. Dalam jangka panjangnya, anak dapat mengalami obesitas, stamina tubuh yang rendah, dan mudah sakit. Berbagai penyakit, seperti hipertensi dan diabetes pun dapat mengintai ketika mereka dewasa.

Referensi:
Verywell Family. Diakses pada 2019. Nutrition During Pregnancy.
Healthline. Diakses pada 2019. Nutritional Needs During Pregnancy.