• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 5 Bagian Tubuh Wanita yang Terancam Ketika Stres
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 5 Bagian Tubuh Wanita yang Terancam Ketika Stres

Ini 5 Bagian Tubuh Wanita yang Terancam Ketika Stres

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 11 Mei 2022

“Ada beberapa bagian tubuh wanita yang terancam ketika stres melanda. Salah satunya adalah otak yang kemudian akan membuat kemampuan mengingat menurun.”

Ini 5 Bagian Tubuh Wanita yang Terancam Ketika Stres

Halodoc, Jakarta – Bagi kamu para wanita aktif, tuntutan aktivitas dan rutinitas setiap harinya tanpa disadari dapat membuatnya stres. Hal ini tentunya tidak dapat disepelekan dan jangan dibiarkan menjadi masalah. Sebab, stres yang tidak ditangani dengan baik terbukti dapat memberikan pengaruh negatif bagi tubuh. Misalnya seperti perasaan tertekan yang dapat berujung pada burn-out sehingga meganggu produktivitas. 

Namun, tak hanya itu, ketika stres, dampak negatif juga dapat terjadi pada beberapa bagian atau organ tubuh wanita. Penasaran apa saja? Yuk, ketahui informasinya di sini! 

Bagian Tubuh Wanita yang Terancam Ketika Stres

Berikut ini adalah bagian tubuh wanita yang terancam jika mengalami stres: 

1.  Otak

Ketika kamu sedang stres maka bagian hipotalamus pada otak akan terganggu. Sebab, bagian otak tersebut akan mengirimkan sinyal ke ANS (Autonomic Nervous System) atau disebut juga Sistem Saraf Otonom untuk memproduksi kortisol dan epinephrine (adrenalin). 

Saat otak memproduksi kortisol secara berlebihan maka kemampuan belajar dan mengingat akan mengalami penurunan. Sementara itu, dampak negatif yang terparah jika jumlah kortisol sangat tinggi adalah munculnya gejala gangguan mental.

2.  Jantung

Jika stres yang kamu alami berkelanjutan, maka ini dapat mendorong munculnya gangguan jantung. Potensi mengalami serangan jantung, hipertensi hingga stroke pun meningkat. 

3. Pernapasan

Gangguan sistem pernapasan adalah yang umum terjadi jika stres menyerang. Saat lelah secara pikiran dan emosional, tak jarang seseorang merasakan sesak pada dada. Ini adalah tanda awal gangguan sistem pernapasan. Dampak negatif dari gangguan pernapasan akibat stres ini adalah seseorang dapat mengidap panic attack saat merasa tertekan.

3. Hati

Ketika pikiran terbebani akibat stres, organ tubuh yang juga dapat terkena dampaknya adalah hati. Apabila stres kian menumpuk maka kondisi ini dapat memicu hati untuk memproduksi glukosa lebih banyak. Tentu saja ini bukan hal yang baik untuk tubuh kamu. Sebab, kadar glukosa yang terlalu tinggi bisa menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius seperti diabetes dan obesitas.

4. Sakit Kepala 

Selain otak, kepala juga merupakan salah satu bagian tubuh wanita yang terancam ketika stres. Sebab, ketika seorang wanita sedang merasakan stres berkepanjangan, otot pada tubuh, terutama kepala akan tegang. Ketegangan jangka panjang pada akhirnya dapat memicu terjadinya sakit kepala, migrain, hingga nyeri tubuh.  

5. Reproduksi

Saat stres  melanda, tak jarang siklus haid menjadi terganggu dan tidak lancar. Siklus bulanan ini bisa terjadi lebih lambat atau lebih cepat atau bahkan kamu jadi absen datang bulan. Selain gangguan siklus datang bulan, ada gejala lain yang bisa tiba-tiba muncul saat kamu menstruasi. Misalnya seperti rasa nyeri perut yang berlebihan atau kram yang muncul jadi lebih sakit dari biasanya. Gejala PMS pun menjadi meningkat seperti mood swing yang tidak terkendali.

Itulah beberapa bagian tubuh yang terancam ketika kamu sedang stres, mulai dari otak, jantung, pernapasan, hingga bagian dari sistem reproduksi wanita. Stres memang tak dapat dihindari karena menjadi bagian dari tuntutan aktivitasmu yang padat setiap harinya. Namun, kamu tetap dapat mengatasi dan mengendalikannya agar stres tak lantas menghambat produktivitasmu. 

Maka dari itu, pastikan untuk beristirahat dan melakukan relaksasi pada akhir pekan setelah sepanjang minggu menjalani segala aktivitasmu. Kamu dapat mengatasi stres yang muncul dengan berbagai cara sederhana. Misalnya seperti berolahraga, mendengarkan musik, menonton film, atau pergi ke salon untuk merawat diri. 

Namun, jika beberapa hal tersebut tak kunjung menurunkan stres, sebaiknya segeralah menghubungi psikolog. Nah, melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa tanya psikolog terpercaya untuk meminta saran medis yang tepat. Lewat fitur chat/video call secara langsung. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi: 

Womenshealth.gov. Diakses pada 2022. Stress and your health. 
American Psychological Association. Diakses pada 2022. Stress effects on the body. 
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Women and Stress.