• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 5 Cara Menyembuhkan Fobia Cherophobia
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 5 Cara Menyembuhkan Fobia Cherophobia

Ini 5 Cara Menyembuhkan Fobia Cherophobia

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 29 November 2022

“Cherophobia adalah rasa cemas dan takut berlebihan akan kebahagiaan. Gangguan ini dapat diatasi dengan melakukan terapi perilaku kognitif, hipnoterapi dan relaksasi.”

Ini 5 Cara Menyembuhkan Fobia CherophobiaIni 5 Cara Menyembuhkan Fobia Cherophobia

Halodoc, Jakarta – Cherophobia adalah salah satu bentuk gangguan kecemasan atau anxiety disorder. Pengidap kondisi ini memiliki rasa takut ketika memiliki perasaan bahagia.

Pengidap cherophobia percaya bahwa setiap kali sesuatu yang baik terjadi, hal buruk pasti menyusul. Dampaknya, mereka akan menghindari aktivitas atau kegiatan yang memberikan kebahagiaan.

Dengan menghindari bahagia, mereka berharap hal buruk tak terjadi di kemudian hari. Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengobati cherophobia. Salah satunya yakni melakukan terapi perilaku kognitif.

Tips Mengobati Cherophobia

Adapun beberapa langkah pengobatan guna meredakan gejala yang dialami oleh pengidap, yakni:

1. Terapi Perilaku Kognitif (CBT)

Terapi kognitif bertujuan untuk melatih cara berpikir (fungsi) kognitif pengidap. Terapi ini juga mengajarkan cara bertindak (perilaku) guna mengatasi gejala kecemasan dan ketakutan yang seketika muncul.

2. Teknik Relaksasi

Relaksasi merupakan teknik yang digunakan untuk membantu meredakan stres dan emosi negatif dalam diri. Salah satu caranya dapat dilakukan dengan teknik pernapasan. Pertama-tama, tarik napas lewat hidung selama 2 hingga 4 detik, tahan napas selama 2 hingga 4 detik, hembuskan selama 2 hingga 4 detik. Lakukan lagi dari awal sampai rasa cemas dan takut menghilang.

3. Hipnoterapi

Prosedur hipnoterapi dilakukan dengan cara memasuki alam bawah sadar pengidap, lalu memberikan sugesti tertentu untuk membantu proses penyembuhan. Cara ini bisa membuat pengidap menjadi lebih rileks, mengurangi stres dan kecemasan, serta membantu meredakan nyeri.

4. Mengonsumsi Makanan Sehat Bergizi Seimbang

Kebiasaan mengonsumsi makanan tidak sehat juga bisa menjadi pemicu munculnya rasa cemas dan takut berlebihan. Makanan ini berdampak pada meningkatnya kadar gula darah, dehidrasi dan penurunan suasana hati. 

Untuk mencegah munculnya gejala, disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat dan sayuran serta buah-buahan. Batasi juga asupan garam, gula dan minyak.

5. Cobalah untuk Bahagia

Bahagia bukanlah sesuatu yang salah dan setiap orang berhak mendapatkannya. Cobalah untuk merasakannya. Cara ini dapat membantu mengidentifikasi bahwa kebahagiaan tidak harus memiliki efek buruk setelahnya.

Tidak semua pengidap cherophobia membutuhkan perawatan. Kecuali, gejala berupa cemas dan takut sudah mengganggu kualitas hidup atau kemampuan diri dalam melakukan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.

Gejala yang Dialami oleh Pengidap

Dalam kasus cherophobia, kecemasan dan ketakutan biasanya muncul akibat melakukan aktivitas atau kegiatan yang memicu munculnya rasa bahagia. Adapun gejalanya, meliputi:

  • Muncul rasa cemas dan takut berlebihan ketika memikirkan pergi ke acara yang menyenangkan, seperti pesta, konser atau berkumpul dengan teman.
  • Menolak peluang yang bisa memberikan perubahan positif  dalam hidup karena takut hal buruk akan menyusul setelahnya.

Adapun pemikiran yang muncul dalam benak pengidap, yakni:

  • Rasa bahagia yang dialami menarik peluang akan terjadinya hal buruk.
  • Kebahagiaan membuat pengidap menjadi orang yang lebih buruk.
  • Kebahagiaan akan berdampak buruk pada orang terdekat.
  • Bahagia hanya membuang-buang waktu dan tenaga.

Jika mengalami gejala yang disebutkan, silakan buat janji medis untuk melakukan pemeriksaan. Apalagi jika tanda di atas sudah mengganggu aktivitas dan menurunkan kualitas hidup sendiri.

Jika membutuhkan informasi lain seputar kesehatan mental, gaya hidup dan pola hidup sehat lainnya, silakan download Halodoc sekarang juga!

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. Cherophobia: Is Being Too Happy A Thing?
Positive Psychology. Diakses pada 2022. What Is Cherophobia? How to Overcome a Fear of Happiness.