• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 5 Makanan Sehat saat Masuk Usia 40-an (Bagian 2)

Ini 5 Makanan Sehat saat Masuk Usia 40-an (Bagian 2)

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
undefined

Halodoc, Jakarta - Pertambahan usia tentunya memengaruhi kesehatan seseorang. Ada beragam risiko penyakit yang mungkin saja dialami oleh seseorang dengan usia yang memasuki 40 tahun. Tekanan darah tinggi, radang sendi, stroke, gangguan jantung, dan diabetes menjadi penyakit yang umumnya menyerang orang-orang dengan usia yang tidak lagi muda.

Baca juga: 10 Makanan Sehat Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan (Bagian 1)

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan sebagai pencegahan, seperti aktif melakukan kegiatan fisik atau olahraga. Tidak ada salahnya rutin lakukan olahraga ringan di sela aktivitas kamu sehari-hari. Selain itu, perhatikan asupan dan pola makan setiap harinya. Mengonsumsi makanan sehat dapat membantu kamu untuk tetap sehat di usia yang menginjak 40 tahun.

Yuk, ketahui makanan sehat yang sebaiknya dikonsumsi agar kesehatan di usia 40 tahun ini semakin optimal, yaitu:

1. Dark Chocolate

Banyak yang tidak akan terpikir bahwa cokelat menjadi salah satu makanan yang baik dikonsumsi setelah memasuki usia 40 tahun. Melansir dari laman Prevention, tidak ada salahnya mengonsumsi dark chocolate karena makanan ini mengandung flavonoid untuk menjaga kesehatan jantung. Selain itu, dark chocolate juga mampu menurunkan risiko diabetes dan tekanan darah tinggi. Jadi, jangan ragu untuk membuat makanan penutup dengan menggunakan dark chocolate, namun, batasi asupan gula yang kamu gunakan untuk pemanis.

2. Jeruk

Buah jeruk menjadi salah satu buah yang rendah kalori namun memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Melansir Medical News Today, rutin mengonsumsi buah jeruk dapat menurunkan risiko penyakit kanker, tekanan darah, gangguan jantung, dan diabetes. Jeruk memiliki kandungan serat, potasium, dan antioksidan yang cukup tinggi. Kandungan vitamin C dalam jeruk juga mampu meremajakan kulit, sehingga tanda penuaan dini akan memudar.

Baca juga: Kenapa Makanan Sehat Kadang Enggak Enak?

3. Tomat

Tomat juga memiliki banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh orang yang telah memasuki usia 40 tahun. Kandungan likopen yang cukup tinggi dalam tomat dapat menurunkan risiko penyakit kronis. Tidak hanya itu, tomat juga memiliki kandungan vitamin C, potasium, dan zat besi yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi dalam tubuh.

4. Jamur

Melansir dari Healthline, kamu dapat mendapatkan banyak manfaat dengan mengonsumsi jamur karena kandungan nutrisi yang cukup banyak dalam jamur. Jamur memiliki kandungan antioksidan untuk menjaga tubuh dari dari radikal bebas penyebab gangguan kulit atau penyakit kanker. Vitamin B dalam jamur dapat membantu untuk menjaga kesehatan jantung. Kandungan potasium dalam jamur juga dapat menjaga fungsi otot menjadi lebih optimal.

5. Jahe

Jahe menjadi salah satu tanaman herbal yang baik dikonsumsi oleh seseorang yang telah memasuki usia 40 tahun. Melansir WebMD, ada berbagai manfaat dari jahe untuk kesehatan. Senyawa kimia dalam jahe dapat menangkal berbagai bakteri dan mencegah penyakit yang disebabkan oleh bakteri.

Itulah makanan yang baik untuk dikonsumsi seseorang yang menginjak usia 40 tahun. Selain mengonsumsi makanan sehat tersebut, jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan cairan untuk tubuh. Memenuhi kebutuhan cairan tubuh perhari tentunya dapat menghindari kamu dari dehidrasi yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit.

Baca juga: Inilah 10 Makanan Sehat Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan (Bagian 3)

Tidak ada salahnya untuk langsung bertanya pada dokter mengenai gejala gangguan kesehatan yang terjadi. Kamu dapat gunakan aplikasi Halodoc sekarang juga untuk memastikan kesehatan kamu dalam keadaan optimal di usia 40 tahun.

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2020. Health Benefits of Ginger
Healthline. Diakses pada 2020. Are Mushrooms Good for You?
Medical News Today. Diakses pada 2020. What to Know About Oranges?
Prevention. Diakses pada 2020. 30 Best Foods for Women Over 40, According to a Dietitian