• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Penyebab Fobia Bisa Muncul

Ini Penyebab Fobia Bisa Muncul

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Fobia adalah ketakutan irasional terhadap sesuatu. Misalnya terhadap binatang, buah, sayur, situasi, hingga objek tertentu. Rasa takut ini bukan hanya membuat pengidapnya menghindari objek tertentu, melainkan juga bisa membuatnya mengalami gejala fisik saat menghadapi objek yang ditakuti. Gejala fisik yang mungkin ditunjukkan orang yang mengalami fobia adalah keringat dingin, sesak napas, pucat, cemas, hingga kehilangan kesadaran (pingsan).

Baca juga: 4 Trik Ini untuk Mengenali & Atasi Fobia

Inilah Penyebab Fobia

Fobia dapat dialami oleh siapa saja, namun umumnya kondisi fobia dapat dialami oleh seseorang semenjak kecil, masa remaja, hingga memasuki usia lebih dari 30 tahun. Ada berbagai penyebab seseorang mengalami fobia. Kebanyakan orang mungkin bisa mengatasi rasa takut yang dialaminya.

Namun, pada sebagian lainnya, rasa takut akan menimbulkan gejala fisik dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Itulah sebabnya, kamu perlu waspada jika memiliki rasa takut yang berlebihan terhadap objek tertentu. Berikut ini hal yang diduga menjadi penyebab fobia berdasarkan jenis fobia yang dialaminya, yaitu:

1. Spesifik atau Simple Phobia

Dilansir dari National Health Service UK, jenis fobia spesifik atau fobia simple ini menjadi salah satu jenis fobia di mana seseorang fobia terhadap sesuatu dengan sangat spesifik, misalnya fobia terhadap suatu objek, hewan, situasi, atau aktivitas sesuatu. Fobia ini umum dialami oleh anak-anak hingga usia remaja.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami fobia spesifik, seperti kondisi traumatis yang pernah dialami pada masa anak-anak, faktor lingkungan keluarga dimana ada keluarga yang fobia terhadap hal yang sama, dan juga adanya faktor lingkungan.

2. Complex Phobia

Dilansir dari Medical News Today, umumnya fobia kompleks berkembang pada masa dewasa. Umumnya, fobia ini muncul ketika seseorang dihadapkan pada situasi tertentu. Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang mengalami jenis complex phobia, seperti adanya kombinasi dari pengalaman hidup, perkembangan otak, dan juga masalah genetika.

Tidak hanya itu, kesehatan mental seseorang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami fobia. Kondisi stres atau depresi nyatanya membuat seseorang sangat rentan mengalami kondisi fobia. Jadi, tidak ada salahnya untuk mengatur tingkat stres maupun depresi yang dialami. Atasi kondisi stres dengan baik agar kesehatan mental selalu terjaga dengan baik.

Baca juga: Ketakutan yang Berlebihan, Ini Fakta di Balik Fobia

Jika kamu mengalami beberapa gejala yang berhubungan dengan kondisi stres, tidak ada salahnya untuk berbagi masalah dengan psikolog melalui aplikasi Halodoc agar kamu dapat menangani masalah yang kamu hadapi dengan baik.

Proses Terbentuknya Fobia

Sebuah studi menyebutkan bahwa amigdala merupakan bagian otak yang bertanggung jawab untuk mendeteksi rasa takut dan mempersiapkan diri saat menghadapi kejadian darurat. Ketika respons ketakutan atau agresi dimulai, amigdala akan melepaskan hormon ke dalam tubuh untuk menempatkan tubuh manusia ke dalam keadaan "waspada".

Di fase tersebut, seseorang mempersiapkan diri untuk bergerak, berlari, melawan, dll. Status dan peringatan "waspada" defensif ini dikenal sebagai respons fight-or-flight. Selain untuk mengenali rangsangan atau isyarat tertentu yang berbahaya, amigdala berperan untuk menyimpan rangsangan yang mengancam ke memori otak.

Itu sebabnya, otak mudah mengenali objek yang membuat kamu merasa takut dan terancam, lalu meresponsnya dengan respons fight-or-flight.

Baca juga: Waspada Bahaya Nomophobia Mengintai Anak

Jangan khawatir, ada beberapa pengobatan yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi fobia yang kamu rasakan, dengan melakukan terapi perilaku maupun menggunakan obat-obatan. Pengobatan yang dilakukan dapat membuat fobia yang kamu miliki tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

 

Referensi:
Mind. Diakses pada 2020. Phobias
National Health Service UK. Diakses pada 2020. Phobias
Medical News Today. Diakses pada 2020. Everything You Need to Know About Phobias