• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 6 Cara untuk Menghindari Mabuk Perjalanan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 6 Cara untuk Menghindari Mabuk Perjalanan

Ini 6 Cara untuk Menghindari Mabuk Perjalanan

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 27 Juni 2022

“Terdapat beberapa cara untuk mencegah mabuk di perjalanan. Salah satunya adalah dengan menghindari makan secara berlebihan.”

Ini 6 Cara untuk Menghindari Mabuk Perjalanan

Halodoc, Jakarta – Mabuk perjalanan adalah salah satu masalah yang tidak bisa dianggap sepele karena cukup mengganggu. Terutama saat seseorang akan melakukan perjalanan jauh seperti mudik atau perjalanan dinas. Alhasil, tak jarang seseorang menghindari melakukan perjalanan menggunakan alat transportasi tertentu dengan alasan mabuk perjalanan. 

Perlu diketahui bahwa mabuk perjalanan atau motion sickness adalah kondisi yang bisa terjadi pada siapa saja, baik orang dewasa maupun anak kecil. Biasanya mabuk perjalanan ditandai dengan rasa gelisah, lemas, rasa pusing, keringat dingin hingga mual dan muntah. Pada anak biasanya tanda ini juga disertai dengan rewel dan menangis terus-menerus.

Kendati demikian, sebenarnya ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mencegah mabuk di perjalanan. Penasaran apa saja? Yuk, simak informasinya di sini! 

Cara untuk Mencegah Mabuk di Perjalanan 

Terdapat beberapa cara untuk mencegah mabuk di perjalanan, antara lain: 

1. Hindari Makan Berlebihan

Selayaknya kendaraan yang akan menempuh perjalanan, kamu juga butuh ‘bahan bakar’ yaitu makanan. Namun, agar tidak mengalami mabuk selama bepergian, hindarilah makan secara berlebihan sebelum melakukan perjalanan jauh.

Sebab, terlalu banyak makan sebelum melakukan perjalanan dapat mengganggu kinerja lambung. Lantaran lambung yang tengah memproses makanan akan tergoncang-goncang karena jalan yang dilalui. Hal ini yang kemudian memicu rasa mual dan menyebabkan mabuk perjalanan. Di samping itu, hindari juga mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, pedas dan berminyak. Jenis makanan ini dapat membuat kamu lebih mudah merasa mual. 

Namun, usahakan juga untuk tidak melakukan perjalanan dengan perut yang kosong. Jika tak sempat makan sebelum berangkat, bawalah beberapa santapan ringan yang rendah lemak untuk dimakan selama perjalanan. Pastikan kamu hanya makan dalam porsi kecil, tapi sering. 

2. Pilih Posisi Duduk yang Tepat

Jika kamu adalah orang yang mudah mengalami mabuk perjalanan, pilihlah tempat duduk yang paling minim guncangan. Sebagai contoh, jika kamu bepergian dengan menggunakan mobil pribadi, bangku depan adalah pilihan terbaik untuk mencegah mabuk. Selain itu, hindari juga untuk duduk menghadap belakang atau melawan arus laju dari kendaraan. 

Duduk dengan arah yang berlawanan dapat membuat kamu lebih rentan merasa mual dan pusing. Kamu juga harus mengatur posisi duduk sedemikian rupa agar terhindar dari mual dan mabuk saat bepergian. Pastikan kamu duduk dengan santai dan nyaman, tempat duduk yang terlalu sempit dan minim ruang gerak bisa meningkatkan risiko mabuk perjalanan.

 3. Pastikan Kamu Cukup Tidur

Rasa pusing dan mual juga dapat disebabkan oleh kurang tidur di malam hari. Meski tidur selama perjalanan memang bisa membantu menghindari mabuk, tapi sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Artinya, terlalu banyak tidur di perjalanan malah dapat membuat kamu lebih pusing dan lemas.

Maka dari itu, penting untuk menyiapkan tubuh sebaik mungkin sebelum berlibur.  Apalagi jika kamu berencana melakukan perjalanan yang jauh. Hindari begadang sebelum pergi dapat mencegah mabuk selama perjalanan.

4. Istirahatlah

Sesekali ambil waktu untuk beristirahat dan menghirup udara segar di tengah perjalanan. Seperti berhenti untuk beberapa menit setelah menempuh perjalanan selama 4-5 jam. Hal ini ampuh untuk menyegarkan tubuh sehingga terhindar dari rasa mual dan pusing.

Di samping itu, kamu juga bisa mematikan AC mobil sejenak dan membuka jendela. Biarkan sinar matahari dan angin sepoi-sepoi masuk ke dalam kendaraan. Jangan memaksakan untuk melanjutkan perjalanan jika sudah benar-benar merasa sesak.

 5. Mengonsumsi Jahe

Salah satu cara untuk mencegah mabuk ketika bepergian sekaligus mengatasinya jika sudah terlanjur mual adalah dengan mengonsumsi jahe. Hal ini berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan pada U.S. National Library of Medicine (NIH). Studi tersebut menjelaskan bahwa jahe efektif mengurangi mual, aktivitas takigastrik, dan pelepasan vasopresin yang diinduksi oleh veksi sirkular. Alhasil, jahe dapat bertindak sebagai agen baru dalam pencegahan dan pengobatan mabuk perjalanan.

6. Mengonsumsi Obat Anti mabuk 

Jika beberapa cara sebelumnya masih belum efektif untuk mencegah mabuk saat bepergian, cobalah untuk mengonsumsi obat anti mabuk sebelum bepergian. Namun, pastikan untuk mengonsumsinya sesuai aturan pakai dan dosis yang dianjurkan. Sebab, obat-obatan anti mabuk memiliki efek samping mengantuk. Selain itu, pastikan juga untuk terlebih dahulu berdiskusi dengan dokter terkait penggunaannya. 

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah mabuk perjalanan. Mulai dari menghindari makan berlebihan, hingga mengonsumsi obat anti mabuk sebelum bepergian. Selain itu, jika perjalanan jauh yang kamu lalui menggunakan mobil pribadi, pastikan juga untuk tidak memilih pengharum berbau menyengat. Sebab, pengharum berbau menyengat malah berpotensi menyebabkan rasa mual dan pusing.

Jika selama perjalanan jauh kamu merasakan pusing dan mual namun kamu bingung bagaimana cara mengatasinya, segeralah hubungi dokter. Nah, melalui aplikasi Halodoc kamu bisa tanya dokter terpercaya untuk meminta saran medis yang tepat. Kamu dapat menggunakan fitur chat/video call secara langsung pada aplikasinya. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga! 

Referensi: 

Kompas. Diakses pada 2022. 7 Tips Mencegah dan Menangani Mabuk Perjalanan pada Anak. 
Kontan. Diakses pada 2022. Cara mencegah mabuk perjalanan secara alami maupun menggunakan obat
NIH. Diakses pada 2022. Effects of ginger on motion sickness and gastric slow-wave dysrhythmias induced by circular vection.