• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 6 Tindakan Medis untuk Mengatasi Ambeien
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 6 Tindakan Medis untuk Mengatasi Ambeien

Ini 6 Tindakan Medis untuk Mengatasi Ambeien

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 17 November 2021
Ini 6 Tindakan Medis untuk Mengatasi Ambeien

“Wasir atau disebut juga dengan ambeien adalah masalah kesehatan yang umum terjadi, terutama pada wanita hamil. Kondisi ini muncul saat pembuluh darah yang letaknya di bawah anus dan rektum mengalami pembengkakan karena terjadi peningkatan tekanan pada bagian bawah rongga perut. Penyakit ini bisa ditangani baik dengan pengobatan rumahan atau prosedur medis.”

Halodoc, Jakarta – Ambeien memang menimbulkan gejala yang tidak nyaman. Bahkan, pada beberapa kondisi, masalah kesehatan ini bisa menyebabkan sulit buang air besar dan BAB berdarah. Memang, gejala tersebut sebenarnya bisa ditangani dengan penanganan rumahan selama beberapa waktu. Namun, penanganan medis juga dibutuhkan untuk mencegah wasir memburuk dan mengakibatkan komplikasi.

Sering kali, wasir ditangani dengan konsumsi obat-obatan, baik dari resep dokter maupun mengonsumsi obat pencahar yang dijual bebas di apotek. Namun, obat tidak selalu mampu menyembuhkan masalah kesehatan ini. Jika ini terjadi, dokter biasanya akan menyarankan kamu untuk menjalani prosedur medis, yaitu: 

  • Trombektomi Ambeien Eksternal

Prosedur ini umumnya bertujuan untuk menghilangkan ambeien luar atau eksternal, benjolan yang muncul di dekat lubang anus. Benjolan ini bisa terlihat dengan mata. Apabila terbentuk gumpalan darah pada ambeien eksternal, dokter bisa menyayat gumpalan tadi untuk mengeluarkan dan mengeringkan isinya. Prosedur medis ini terbilang paling efektif dilakukan setidaknya dalam waktu 72 jam setelah gumpalan darah terbentuk. 

  • Ligasi Pita Karet

Saat menjalani prosedur ini, dokter akan mengikat satu atau dua buah pita kecil berbahan karet pada area sekitar ambeien internal guna memotong aliran darah. Tanpa adanya aliran darah, ambeien akan terlepas sekitar satu minggu setelah prosedur dilakukan. Cara ini terbilang efektif untuk beberapa orang karena tidak perlu anestesi dan pengidap bisa beraktivitas seperti biasa esok harinya. Namun, akan muncul rasa nyeri, tidak nyaman, dan perdarahan setelah sekitar dua sampai empat hari, tetapi jarang sekali berdampak buruk. 

  • Suntik Skleroterapi

Suntik skleroterapi dilakukan dengan cara menyuntikkan larutan kimia khusus dalam jaringan ambeien untuk membantu mengecilkan ukurannya. Suntikan tersebut akan membantu menghilangkan rasa sakit dengan mematikan rasa ujung saraf pada kulit area yang dilakukan penyuntikkan. Sekitar satu setengah bulan setelah prosedur dilakukan, ukuran ambeien akan mengalami penyusutan. 

  • Koagulasi dengan Bipolar, Laser, dan Inframerah

Prosedur medis untuk mengatasi ambeien dengan sinar inframerah atau laser bisa dilakukan untuk membakar jaringan ambeien. Prosedur ini dilakukan dengan tujuan memotong aliran darah yang terdapat pada pembuluh darah vena yang mengalami pembengkakan, sehingga ukurannya tidak bertambah besar. Meski begitu, ada risiko terjadinya kekambuhan jika dibandingkan dengan menjalani prosedur ligasi pita karet. 

  • Operasi Hemoroidektomi

Lalu, ada pula prosedur hemoroidektomi, prosedur bedah yang efektif untuk mengatasi ambeien berat dan kambuhan. Prosedur ini dilakukan dengan mengangkat jaringan yang berlebihan dan menjadi penyebab perdarahan. Prosedur bedah dilakukan dengan anestesi lokal yang dipadukan dengan anestesi spinal, umum, dan pemberian obat penenang. 

Waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan setelah menjalani prosedur ini sekitar dua minggu. Namun, tidak menutup kemungkinan akan membutuhkan waktu lebih lama, yaitu sekitar tiga hingga enam minggu untuk bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Pun, akan muncul rasa sakit setelah prosedur dilakukan, biasanya dokter akan memberikan obat penghilang nyeri untuk membantu mengurangi rasa sakitnya. 

  • Bedah Hemorrhoidopexy

Disebut juga sebagai metode stapling, hemorrhoidopexy dilakukan dengan menjepit ambeien yang keluar dari dinding dubur menuju ke anus. Prosedur tersebut akan membuat pembuluh vena kembali ke posisinya di bagian dalam rektum sekaligus memutus aliran darah, sehingga benjolan akan menyusut dan cairan yang ada di dalamnya bisa diserap kembali oleh tubuh.  

Dibandingkan dengan prosedur hemoroidektomi, prosedur ini membutuhkan waktu pemulihan yang lebih singkat. Kamu sudah bisa beraktivitas hanya dalam waktu sekitar tujuh hari setelah operasi. Pun, prosedurnya terbilang tidak terlalu menyakitkan. 

Itu tadi prosedur medis yang dilakukan untuk mengatasi wasir jika pengobatan rumahan dan obat dokter tidak mampu menyembuhkan masalah kesehatan ini. Sekarang, kalau mau beli obat, kamu tidak harus keluar rumah, karena aplikasi Halodoc memudahkan kamu melalui fitur pharmacy delivery. Obat lebih cepat sampai, download aplikasi Halodoc sekarang!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg

Referensi: 

Harvard Medical School. Diakses pada 2021. Hemorrhoids and What to Do about Them?
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Diseases & Condition. Hemorrhoids.
Healthline. Diakses pada 2021. Hemorrhoids.