• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 7 Gejala Fraktur Penis yang yang Perlu Diketahui
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 7 Gejala Fraktur Penis yang yang Perlu Diketahui

Ini 7 Gejala Fraktur Penis yang yang Perlu Diketahui

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 24 Januari 2023

“Ada tujuh gejala fraktur penis yang perlu diketahui dan diwaspadai. Mulai dari terdengar suara gertakan atau letupan, tiba-tiba kehilangan ereksi hingga mengalami kesulitan untuk buang air kecil.”

Ini 7 Gejala Fraktur Penis yang yang Perlu DiketahuiIni 7 Gejala Fraktur Penis yang yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta – Fraktur penis atau penile fracture (patah tulang penis) merupakan kondisi terjadinya robekan pada tunica albuginea. Adapun, istilah medis yang disebutkan barusan merupakan selubung karet jaringan di bawah kulit yang memungkinkan penis bertambah lebar dan panjang untuk menghasilkan ereksi yang kuat. Perlu diingat bahwa fraktur penis adalah keadaan darurat medis, sehingga memerlukan penanganan segera. 

Sebab, tanpa penanganan yang tepat, fraktur penis dapat menimbulkan berbagai masalah fatal, seperti masalah seksual. Mengingat kondisi ini merupakan darurat medis, penting untuk mengetahui apa saja gejalanya. Hal ini bertujuan agar seseorang yang mengalaminya dapat segera mencari pertolongan medis. 

Kenali Dulu Penyebabnya

Fraktur penis terjadi ketika trauma mendadak atau pembengkokan penis merusak tunica albuginea. Jaringan ereksi di bawah tunica albuginea juga bisa pecah. Tubuh kembar jaringan spons ini biasanya terisi darah saat terangsang secara seksual, menghasilkan ereksi. Patah tulang juga bisa melukai uretra. Uretra adalah saluran di penis tempat urin mengalir. Sementara itu, ada beberapa penyebab umum fraktur penis meliputi:

  • Penekukan penis yang kuat selama hubungan vagina.
  • Benturan keras pada penis yang ereksi akibat jatuh, kecelakaan mobil, atau kecelakaan lainnya
  • Adanya trauma akibat masturbasi berlebihan atau hubungan seksual dengan posisi yang berisiko. 

Meskipun fraktur penis dapat terjadi akibat cedera selama posisi apa pun dalam hubungan seksual, praktik tertentu meningkatkan kemungkinannya. Pada pria heteroseksual, posisi wanita di atas meningkatkan risiko. Sebab, ketika penis tersumbat sesaat di pintu masuk vagina, beban penuh wanita dapat dengan paksa membengkokkan ereksi. Wanita itu juga bisa bergoyang terlalu jauh ke depan atau ke belakang, menekuk batang penis. 

Gejala Fraktur Penis yang Perlu Diwaspadai

Jika seorang pria mengalami benturan keras ke alat kelamin, penis mungkin sakit atau memar. Namun, fraktur penis diartikan sebagai cedera yang lebih parah. Gejala berikut adalah tanda bahaya untuk kemungkinan patah tulang pada penis:

  1. Terdengar suara gertakan atau letupan.
  2. Tiba-tiba kehilangan ereksi. 
  3. Adanya rakit yang parah setelah cedera.
  4. Timbulnya memar gelap di atas area penis yang terluka.
  5. Penis menjadi bengkok.
  6. Adanya kebocoran darah dari penis.
  7. Mengalami kesulitan untuk buang air kecil.

Jika kamu mencurigai adanya patah tulang penis, segeralah temui dokter untuk mencari pertolongan medis. Sebab, jika fraktur penis tidak diobati, patah tulang bisa membuat penis rusak secara permanen. Selain itu, kondisi ini juga dapat menyebabkan kesulitan atau disfungsi ereksi. 

Pengobatan dan Pemulihan yang Dapat Dilakukan

Fraktur penis biasanya membutuhkan pembedahan. Nantinya prosedur pembedahan akan dilakukan dokter melalui jahitan untuk menutup robekan pada tunica albuginea dan corpus cavernosum. Tujuan utama pengobatan adalah memulihkan atau mempertahankan kemampuan pengidap fraktur penis untuk ereksi dan menjaga fungsi saluran kemih. 

Setelah operasi, mereka yang mengalami fraktur penis akan tinggal di rumah sakit, biasanya selama satu sampai tiga hari. Dokter juga akan meresepkan obat pereda nyeri dan antibiotik. Setelah operasi, pengidap kondisi ini juga perlu melakukan pemeriksaan secara berkala. Tujuannya untuk mengetahui kondisi pembuluh darah dan arteri di penis dan aliran darah pada kelamin. 

Di samping itu, pengidap fraktur penis juga tidak boleh melakukan hubungan intim setidaknya selama sebulan setelah operasi. Pembedahan memiliki hasil yang baik di lebih dari 90 persen kasus. Beberapa pria mungkin mengalami efek samping setelah perbaikan, termasuk disfungsi ereksi, kelengkungan penis, dan ereksi yang menyakitkan.

Itulah beberapa gejala fraktur penis yang perlu diketahui. Selain mewaspadai gejalanya, pastikan juga untuk periksakan kondisi kesehatan keseluruhan secara berkala. Nah, melalui aplikasi Halodoc kamu bisa membuat janji medis di rumah sakit untuk memeriksakan kondisi. Tentunya tanpa perlu menunggu atau mengantre lama. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi: 
Healthline. Diakses pada 2023. Everything You Should Know About Penile Fractures. 
Cleveland Clinic. Diakses pada 2023. Penile Fracture. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2023. Is it possible to fracture your penis?