20 July 2018

Ini 7 Penyakit Penyebab Dada Sakit

Dada sakit, penyebab dada sakit, penyakit penyebab dada sakit.

Halodoc, Jakarta - Ketika seseorang mengalami sakit dada, biasanya dikaitkan dengan serangan jantung. Padahal, tidak semua kondisi tersebut disebabkan oleh serangan jantung. Perlu diketahui bahwa gangguan pada organ lain, seperti paru-paru, otot, atau lambung, juga bisa menyebabkan rasa sakit pada dada. Maka dari itu, apa saja penyakit yang bisa menyebabkan dada sakit? Berikut ulasannya!

Baca juga: Ketahui 7 Ciri Gejala Awal Sakit Jantung

  1. Serangan Jantung

Serangan jantung disebabkan oleh matinya sel-sel otot jantung karena adanya penurunan aliran darah melalui pembuluh darah jantung. Ketika seseorang terserang serangan jantung, rasa nyeri pada dadanya tidak mudah dihentikan begitu saja. Selain itu, sakit dada karena serangan jantung pun bisa disertai dengan rasa mual, lemas, dan sesak napas.

  1. Perikarditis

Sakit dada pun bisa disebabkan oleh peradangan pada perikardium yang dikenal dengan sebutan perikarditis. Penyakit ini biasanya menyerang pria dan dapat terjadi pada segala usia. Meskipun begitu, penyakit ini lebih sering ditemukan pada usia 20-50 tahun.

Selain dada sakit, perikarditis juga bisa ditandai oleh beberapa gejala. Di antaranya adalah napas pendek, jantung berdebar, lemah, lelah, bengkak pada kaki dan perut, batuk, dan demam ringan. Rasa sakit pada dada yang diakibatkan oleh penyakit ini akan terasa bertambah kuat ketika batuk, menarik napas yang dalam, atau berbaring. Sedangkan rasa sakit pada dada akan berkurang jika pengidap berada dalam posisi duduk atau condong ke depan.

  1. Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan sakit dada. Kondisi ini disebabkan oleh adanya penyumbatan aliran darah ke jantung. Dalam kondisi tertentu, penyakit ini dapat mengakibatkan serangan jantung atau pun stroke.

Selain rasa sakit pada dada, penyakit ini juga bisa ditandai dengan beberapa gejala. Di antaranya adalah rasa sakit pada bahu, lengan, leher, dan rahang. Biasanya penyakit ini disebabkan oleh olahraga yang terlalu berat atau luapan emosi yang berlebihan.

  1. Refluks Lambung Naik

Refluks asam lambung disebabkan karena adanya kenaikan asam lambung hingga ke kerongkongan. Penyakit ini akan menimbulkan rasa sakit pada dada dikarenakan asam lambung yang naik hingga ke kerongkongan akan menimbulkan sensasi terbakar. Selain dada sakit, penyakit ini juga bisa menimbulkan rasa pahit pada mulut dan tenggorokan.

Jika kenaikan asam lambung terjadi seminggu sekali, kondisi tersebut masih tergolong aman. Sedangkan, jika kenaikan asam lambung terjadi minimal dua kali seminggu, bisa jadi gastroesophageal reflux (GERD) menyerang. GERD bisa dipicu oleh obesitas, kebiasaan merokok, kehamilan, atau konsumsi makanan pedas dan berlemak yang berlebihan.

Baca juga: Waspadai 6 Gejala Penyakit Jantung Akibat Stres Berikut Ini

  1. Pankreatitis

Pankreatitis dapat menyebabkan rasa sakit pada perut dan merambat pada dada dan punggung. Selain itu, penyakit ini juga dapat menimbulkan beberapa gejala seperti mual, muntah, demam, dan denyut nadi bergerak cepat.

  1. Otot Tegang

Ternyata otot tegang juga dapat menyebabkan rasa sakit pada dada. Biasanya, otot tegang terjadi karena olahraga yang berlebihan. Jika kamu merasakan rasa sakit ketika menekan dinding dada, kemungkinan kamu mengalami cedera muskuloskeletal. Dikarenakan otot tegang menyebabkan rasa sakit pada dada, tidak sedikit yang menyalah artikannya sebagai serangan jantung.

  1. Pneumonia

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, atau parasit ini juga bisa menyebabkan rasa sakit pada dada. Selain itu, pneumonia merupakan infeksi yang dapat memicu inflamasi pada kantong-kantong udara di paru-paru, baik di salah satu bagian atau keduanya. Selain sakit dada, pneumonia juga ditandai dengan batuk, demam, dan sesak napas.

Baca juga: Bagaimana Mengenali Gejala Serangan Jantung?

Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai masalah kesehatan? Kamu bisa menghubungi dokter tepercaya melalui aplikasi Halodoc. Dengan menggunakan aplikasi ini, kamu juga dapat bertanya pada dokter melalui Chat atau Voice/Video Call. Selain itu, kamu juga bisa membeli produk kesehatan dan suplemen di Halodoc tanpa perlu keluar rumah. Pesanan akan sampai dalam waktu satu jam. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!