• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 7 Perbedaan Gejala PMS dan Hamil
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 7 Perbedaan Gejala PMS dan Hamil

Ini 7 Perbedaan Gejala PMS dan Hamil

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 09 Juni 2022

“Gejala PMS dan hamil dapat bervariasi pada setiap orang. Namun, kedua kondisi tersebut memiliki gejala yang mirip, yaitu berupa nyeri payudara, kram, dan perubahan suasana hati.”

Ini 7 Perbedaan Gejala PMS dan Hamil

Halodoc, Jakarta – Pramenstruasi (PMS) memiliki beberapa gejala yang sangat mirip dengan gejala awal kehamilan. Akibatnya, beberapa wanita mengalami kesulitan menentukan, apakah ia sedang hamil atau hanya mengalami gejala menstruasi. Tanda PMS dan hamil dapat bervariasi pada setiap orang, tapi sering kali berupa nyeri payudara, kram, dan perubahan suasana hati. 

Perlu dicermati, tanda PMS terjadi satu hingga dua minggu sebelum menstruasi. Setelah itu gejala akan berhenti setelah menstruasi dimulai. Jadi penting bagi setiap wanita untuk dapat mengenai perbedaan gejala PMS dan hamil agar tidak salah mengambil tindakan. 

Cermati Perbedaan Gejala PMS dan Hamil 

Setiap wanita bisa mengalami tanda PMS atau kehamilan yang berbeda-beda. Namun, tanda-tanda berikut merupakan gejala umum yang bisa dijadikan acuan untuk membedakan kondisi hamil atau pra menstruasi.

  1. Tubuh Jadi Cepat Lelah

PMS: Menjelang hari menstruasi, wanita biasanya akan cepat lelah. Kondisi tersebut terjadi akibat produksi hormon estrogen dan progesteron meningkat. Kedua hormon tersebut berfungsi menyiapkan tubuh untuk menghadapi menstruasi.

Kehamilan: Rasa lelah juga dialami oleh wanita dalam masa awal kehamilannya. Hal tersebut akibat efek dari perubahan hormon.

  1. Kram Perut

PMS: Biasanya wanita akan mengalami kram perut beberapa hari menjelang menstruasi. Gejala ini juga disebut dengan dysmenorrhea yang akan berkurang pada saat menstruasi dan hilang pada hari terakhir. 

Kehamilan: Kram yang dirasakan oleh wanita hamil hampir sama dengan kram ringan yang dialami oleh wanita yang sedang PMS. Bedanya, wanita hamil biasanya merasakan kram di bagian perut atau punggung bawah dan dapat berlangsung lebih lama dari PMS. Waktunya sekitar beberapa minggu hingga beberapa bulan. 

  1. Nyeri Payudara

PMS: Gejala PMS lainnya yang dirasakan oleh kebanyakan wanita adalah payudara terasa nyeri disertai pembengkakan. Terkadang rasa nyeri yang muncul ringan dan dapat ditahan, tapi bisa juga terasa sangat menyakitkan. Terutama sesaat sebelum menstruasi.

Kehamilan: Sementara pada ibu hamil, rasa nyeri pada payudara lebih menyakitkan dari yang dirasakan ketika PMS. Rasa nyeri tersebut semakin bertambah ketika usia kehamilan menginjak dua minggu. Selain itu, tanda-tanda lainnya adalah payudara semakin berisi, terasa berat, dan warna kulit di area puting menjadi lebih gelap.

  1. Muncul Bercak Darah

PMS: Bercak darah atau flek kecokelatan bisa menjadi pertanda bagi wanita bahwa ia sebentar lagi akan mengalami menstruasi. Biasanya bercak ini keluar sangat sedikit, sekitar satu-dua tetes darah dan berlangsung hanya selama satu-dua hari sebelum menstruasi. Kemudian wanita akan mengalami pendarahan menstruasi selama kurang lebih satu minggu.

Kehamilan: Pada wanita hamil, bercak darah berwarna merah muda atau cokelat tua juga bisa menjadi pertanda kehamilan. Keluarnya bercak darah terjadi karena sel telur yang sudah dibuahi menempel pada dinding rahim. Biasanya gejala tersebut timbul di usia kehamilan 7-10 hari. Tanda-tanda lainnya adalah flek muncul hanya selama beberapa hari saja dan volume darah tidak sampai memenuhi sebuah pembalut.

  1. Nafsu Makan Bertambah

PMS: Gejala yang satu ini dialami oleh hampir sebagian besar wanita. Biasanya menjelang menstruasi, nafsu makan bertambah lebih banyak dari biasanya dan ingin mengonsumsi makanan yang asam, pedas ataupun manis.

Kehamilan: Mirip seperti PMS, umumnya kehamilan juga menyebabkan nafsu makan wanita meningkat drastis. Keinginan wanita untuk mengonsumsi jenis makanan tertentu ini dikenal juga dengan istilah ngidam. Bedanya, selain nafsu makan bertambah, indra penciuman dan perasa wanita hamil juga ikut bertambah sensitif. Sehingga ia bisa merasa mual atau muntah ketika mengonsumsi makanan tertentu.

  1. Perubahan Mood

PMS: Gejala PMS yang satu ini juga sudah dikenal luas. Menjelang menstruasi, suasana hati wanita sangat rentan berubah. Biasanya perasaan seperti marah, tiba-tiba saja sedih dan sensitif. Kondisi ini yang paling sering dirasakan wanita yang sedang PMS.

Kehamilan: Gejala tersebut pun juga dialami oleh wanita hamil. Akibat perubahan hormon, suasana hati wanita hamil jadi sering berubah-ubah tanpa alasan yang jelas.

  1. Mual

PMS: Sebenarnya yang lebih dirasakan wanita yang sedang PMS yaitu perut kembung hingga terasa mual. Akibat beberapa ketidaknyamanan pencernaan, mual dapat menyertai gejala PMS.

Kehamilan: Morning Sickness adalah salah satu tanda yang paling khas dan jelas pada bumil. Gejalanya berupa mual yang sering dimulai sebulan setelah hamil. Pada beberapa wanita morning sickness bisa menyebabkan muntah. Morning sickness dapat terjadi kapan saja sepanjang kehamilan. Akan tetapi, tidak semua wanita hamil mengalami kondisi ini. 

Itulah perbedaan gejala PMS dan hamil yang perlu dicermati. Jika kamu merasakan satu atau lebih gejala di atas, tapi masih belum yakin dengan apa yang terjadi, sebaiknya tanyakan pada dokter di aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. PMS Symptoms vs. Pregnancy Symptoms
Medical News Today. Diakses pada 2022. How to tell the difference between PMS and pregnancy symptoms