Ini 7 Tanda Kehamilan yang Jarang Disadari

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ini 7 Tanda Kehamilan yang Jarang Disadari

Halodoc, Jakarta – Kehamilan menjadi sebuah hal yang dinanti-nanti oleh sebagian besar pasangan. Bagi pasangan yang mengharapkan hadirnya buah hati, kehamilan menjadi kabar yang membahagiakan. Ketika seorang wanita telah dinyatakan hamil, ada beberapa kondisi yang menandai kehamilan tersebut. Tentunya wanita yang sudah dinyatakan hamil pastinya ingin menjaga agar sang calon buah hati bisa sehat sampai proses persalinan tiba. 

Baca Juga: Selama Kehamilan, 3 Fungsi Otak Ini Akan Menurun

Tanda Kehamilan yang Jarang Disadari

Bagi wanita yang sudah pernah melalui masa kehamilan, mungkin sudah lebih paham dan sadar terhadap tanda-tanda kehamilan. Tetapi, bagi wanita yang baru pertama mengalaminya, beberapa tanda kehamilan terkadang mungkin tidak disadari. Nah, berikut ini tanda kehamilan yang jarang disadari oleh wanita, yaitu:

  1. Perubahan Bentuk Payudara

Perubahan payudara adalah salah satu tanda awal kehamilan. Perubahan bentuk payudara disebabkan karena kadar hormon wanita berubah dengan cepat setelah pembuahan. Payudara dapat membengkak, terasa sakit, geli pada satu atau dua minggu kemudian. 

Selain itu, calon ibu mungkin merasa payudaranya lebih berat, lebih penuh atau merasa lembut saat disentuh. Daerah di sekitar puting susu, yang disebut areola juga berubah warna menjadi gelap.

  1. Telat Menstruasi

Setelah pembuahan terjadi, tubuh wanita mulai memproduksi human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon ini membantu tubuh untuk menjaga kehamilan dan memberitahu ovarium untuk berhenti mengeluarkan telur matang setiap bulan. Wanita kemungkinan akan berhenti menstruasi berikutnya dalam waktu empat minggu setelah pembuahan. 

Sebagian besar tes di rumah dapat mendeteksi hCG segera setelah delapan hari lewatnya periode . Tes kehamilan dapat mendeteksi kadar hCG dalam urine dan menunjukkan apakah kamu sedang hamil atau tidak.

  1. Sering Buang Air Kecil

Selama kehamilan, tubuh meningkatkan jumlah darah yang dipompa. Ini menyebabkan ginjal memproses lebih banyak cairan dari biasanya memproduksi lebih banyak cairan dalam kandung kemih. Hormon memainkan peran besar dalam kesehatan kandung kemih, sehingga kamu mungkin sering bolak balik ke kamar mandi atau tidak sengaja keluar.

  1. Merasa Mual dan Muntah

Mual di pagi (morning sickness) hari biasanya berkembang sekitar minggu ke 4-6. Meskipun disebut morning sickness, penyakit ini dapat terjadi kapan saja dan tidak harus di pagi hari. Tidak jelas apa yang menyebabkan mual dan muntah di pagi hari, tetapi hormon mungkin berperan.

Baca Juga: 5 Makanan yang Perlu Dihindari Ibu Hamil

  1. Perut Terasa Kram

Setelah pembuahan, sel telur yang telah dibuahi menempel di dinding rahim. Kondisi ini dapat menyebabkan salah satu tanda awal kehamilan, seperti perut terasa kram. Kram menyerupai kram menstruasi, sehingga beberapa wanita mengira mereka mengalami perdarahan menstruasi. Namun, perdarahan biasanya jumlahnya sedikit dan kram juga tidak begitu terasa. 

Selain itu, seorang wanita mungkin melihat keputihan karena adanya penebalan dinding vagina setelah terjadi pembuahan. Meningkatnya pertumbuhan sel-sel yang melapisi vagina menyebabkan keluarnya cairan. Keputihan ini, yang dapat berlanjut sepanjang kehamilan, biasanya tidak berbahaya dan tidak memerlukan perawatan.

Tetapi jika ada bau tidak sedap terkait dengan keputihan atau sensasi terbakar dan gatal, beri tahu dokter untuk diperiksa lebih lanjut. Kalau kamu ingin menjalani pemeriksaan, kini bisa buat janjinya lewat aplikasi Halodoc, lho! Tinggal pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu lewat aplikasi.

  1. Perubahan Suasana Hati

Tingkat estrogen dan progesteron jumlahnya bisa tinggi selama kehamilan. Peningkatan ini memengaruhi suasana hati dan membuat wanita menjadi lebih emosional atau reaktif dari biasanya. Perubahan suasana hati sering terjadi selama kehamilan dan dapat menyebabkan perasaan depresi, lekas marah, cemas, dan euforia.

  1. Sembelit

Selama kehamilan, kadar hormon progesteron yang lebih tinggi bisa membuat wanita hamil rentan mengalami sembelit. Progesteron menyebabkan makanan dicerna lebih lambat melalui usus. Cara untuk mencegah kondisi ini adalah minumlah banyak air, olahraga, dan konsumsi makanan yang berserat tinggi.

Baca Juga: Ketahui 3 Manfaat USG 4D Bagi Ibu Hamil

Apabila kamu mengalami tanda-tanda di atas, kamu bisa membeli test pack untuk memastikan apakah kamu benar-benar hamil atau tidak. 

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. Early Pregnancy Symptoms.
Healthline. Diakses pada 2019. Early Pregnancy Symptoms.