Ini 7 Tips Aman Berjemur di Pantai yang Perlu Diketahui

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   27 Juni 2022

“Terdapat beberapa tips aman berjemur di pantai yang perlu diketahui. Salah satunya adalah mengenakan pakaian yang tepat saat berjemur.”

Ini 7 Tips Aman Berjemur di Pantai yang Perlu DiketahuiIni 7 Tips Aman Berjemur di Pantai yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta – Banyak orang yang berlomba-lomba menggelapkan warna kulit supaya terlihat eksotik. Alhasil, tak sedikit orang yang memanfaatkan musim liburan untuk pergi ke pantai dan berjemur di bawah sinar matahari. Nah, jika kamu sedang mempertimbangkan skin tanning demi kecantikan kulit, tentu kamu tidak boleh melakukannya secara sembarangan. 

Alih-alih mendapatkan warna kulit yang eksotis, salah persiapan malah berpotensi membuat kulit rusak, terbakar bahkan memicu penyakit seperti kanker kulit. Nah, agar dapat menghindari kondisi tersebut, sebaiknya kamu mengikuti beberapa tips aman berjemur di pantai. Penasaran apa saja tipsnya? Yuk, simak informasinya di sini! 

Tips Aman Berjemur di Pantai 

Berikut adalah beberapa tips aman berjemur di pantai yang perlu diketahui: 

1. Pilih Pakaian yang Tepat

Memilih pakaian yang tepat adalah hal mendasar yang harus kamu lakukan dengan benar. Nah, pilihan pakaian terbaik saat berjemur di pantai adalah dengan mengenakan jenis pakaian yang tipis. Sebab, jika kamu menggunakan pakaian yang terlalu tebal, keringat dan rasa gerah selama berjemur tak dapat dihindari.

Keringat yang tak henti mengalir dapat mengganggu proses bersentuhannya matahari dengan kulit. Selain itu, mengenakan pakaian tipis, bisa membuat sinar matahari akan lebih mudah mencapai kulit.

2. Pilih Waktu Berjemur yang Tepat 

Sinar matahari yang bagus untuk kulit biasanya ada pada pukul 09.00 hingga sebelum pukul 12.00. Sementara itu, di sore hari, mulai pukul 16.00  hingga matahari terbenam. Artinya, itu adalah waktu terbaik untuk berjemur. Sebab selain pada waktu tersebut, matahari memancarkan sinar ultraviolet yang bersifat karsinogen, yakni memicu kanker kulit.

Selain itu anggapan bahwa semakin lama berjemur maka kulit akan semakin gelap adalah salah. Terlalu lama berada di bawah sinar matahari malah bisa meningkatkan risiko kanker kulit. Aturlah berapa lama kamu perlu berdiam diri di bawah sinar matahari dan jangan memaksakan diri. Pastikan juga kamu mengganti posisi beberapa kali selama berjemur, agar proses penyamakan kulit terjadi secara merata.

3. Gunakan Tabir Surya saat Berjemur 

Berjemur bukan berarti kamu tidak perlu menggunakan pelindung seperti sunblock atau tabir surya. Justru mengoleskan sunblock ke tubuh adalah hal yang penting yang perlu dilakukan sebelum berjemur. Tujuannya untuk menghindari kulit terpapar langsung sinar matahari.

Selain itu, mengoleskan sunblock juga berfungsi agar kulit yang tersentuh cahaya matahari memiliki warna yang merata. Maka dari itu, pastikan untuk selalu mengoleskan tabir surya dengan perlindungan UV spektrum luas minimal 30 SPF.

4. Kenakan Kacamata Hitam dan Topi

Selain menggunakan tabir surya, kamu juga perlu mengenakan kacamata hitam dan topi selama berjemur. Tujuan penggunaan kacamata hitam adalah untuk melindungi mata dari rasa silau yang dapat mengganggu kegiatan berjemur. Sementara itu, topi berfungsi untuk melindungi kepala dari sengatan cahaya matahari. Sebab, kepala yang terlalu panas karena sengatan matahari dapat meningkatkan risiko radang selaput otak.

5. Penuhi kebutuhan vitamin E

Sebelum berjemur, usahakanlah untuk memenuhi kebutuhan vitamin E bagi tubuh. Sebab, kandungan antioksidan dalam vitamin E dapat membantu mengurangi efek berbahaya sinar matahari pada kulit. Menariknya lagi, vitamin E juga berguna untuk mencegah penuaan dini, membuat kulit  terasa halus, hingga mengurangi risiko kanker kulit. Agar lebih maksimal, kamu juga bisa mengombinasikan vitamin E dengan vitamin C. Namun, pastikan dosisnya tidak berlebihan.

6. Perhatikan Lingkungan Sekitar

Meskipun kamu harus menikmati liburan dan kegiatan berjemur di pantai, tapi bukan berarti boleh abai pada lingkungan sekitar. Maksudnya, saat berjemur pastikan kamu memperhatikan sekeliling jangan sampai ada binatang, seperti kelomang atau kutu pasir.

Pilihlah tempat paling nyaman dan bebas dari gangguan binatang. Namun, kalau tidak ada tempat yang benar-benar bersih, artinya kamu harus waspada selagi berjemur.

7. Konsumsi Makanan Tinggi Likopen 

Makan makanan yang tinggi akan kandungan likopen juga termasuk sebagai hal yang sebaiknya kamu lakukan sebelum berjemur. Sebab, sebuah studi kecil di tahun 2011 silam, menunjukkan bahwa likopen membantu melindungi kulit secara alami dari paparan sinar UV. Oleh karena itu, cobalah untuk mengonsumsi makanan yang tinggi likopen sebelum berjemur. Contohnya seperti tomat, jambu biji, hingga buah semangka.  

Itulah beberapa tips aman berjemur di pantai yang perlu kamu ketahui. Mulai dari memilih pakaian yang tepat saat berjemur, hingga mengonsumsi makanan tinggi likopen sebelum berjemur. Pastikan mencatat semua barang yang perlu dibawa agar aktivitas berjemur berjalan lancar. Pastikan juga kebugaran dan kondisi kekebalan tubuhmu terjaga dengan baik sebelum dan sesudah berlibur ke pantai. 

Selain mengonsumsi makanan sehat, kamu juga dapat menjaga daya tahan tubuhmu dengan mengonsumsi suplemen kesehatan. Jika saat ini kamu membutuhkannya, kamu bisa cek kebutuhan vitamin dan suplemen kesehatan melalui aplikasi Halodoc. Tentunya tanpa perlu keluar rumah atau mengantre lama di apotek. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga! 

Referensi: 

Healthline. Diakses pada 2022. How to Safely Get a Tan in the Sun Faster. 
Detik Travel. Diakses pada 2022. 7 Tips Berjemur di Pantai Ala Bule. 

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan