• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Alasan Gigi Berlubang Sebabkan Sakit Gigi

Ini Alasan Gigi Berlubang Sebabkan Sakit Gigi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Kalau kamu pernah mengalami sakit gigi, kamu pasti tahu bahwa masalah kesehatan yang satu ini membuat aktivitas menjadi tidak nyaman. Terlebih jika sakit gigi sudah parah hingga area gusi mengalami pembengkakan. Bisa jadi, rasa sakit ini akan menjalar hingga ke bagian kepala. 

Sebenarnya, jika segera mendapatkan pengobatan, sakit gigi tidak akan menimbulkan nyeri yang mengganggu. Sayangnya, kebanyakan orang membiarkan kondisi ini berlarut-larut tanpa melakukan tindakan penanganan, sampai akhirnya sakit gigi sudah cukup parah. Padahal, jika dibiarkan, sakit gigi pun bisa memicu sederetan komplikasi kesehatan.

Gigi Berlubang Sebabkan Sakit Gigi

Sakit gigi memang bisa terjadi karena berbagai penyebab, termasuk masalah pada gusi, gigi yang sensitif, atau benturan. Akan tetapi, penyebab sakit pada gigi dalam waktu lama yang paling sering ditemui adalah gigi berlubang yang terus dibiarkan tanpa dilakukan pengobatan. Bagaimana gigi berlubang bisa memicu sakit gigi berkepanjangan?

Baca juga: Begini Proses Terjadinya Gigi Berlubang

Mulanya, gigi berlubang terjadi karena adanya plak pada gigi. Plak gigi ini merupakan lapisan yang terisi bakteri. Jika kamu tidak rutin membersihkan gigi, seperti menggosok gigi setelah makan dan sebelum tidur, plak akan semakin menumpuk. Lama-kelamaan, bakteri pada plak ini akan merusak bagian lapisan gigi, sehingga mengakibatkan gigi berlubang.

Bakteri yang terdapat pada plak gigi akan merusak lapisan gigi secara bertahap. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini akan berakibat:


  • Kerusakan enamel atau lapisan gigi paling luar. Bakteri akan merusak enamel gigi. Pada fase ini, kamu belum merasakan sakit, tetapi sudah mulai terdapat lubang kecil pada gigi. Biasanya, kamu akan merasa makanan sering tersangkut pada sela gigi.
  • Kerusakan dentin atau lapisan gigi kedua. Setelah merusak enamel, bakteri akan merusak lapisan dentin atau lapisan gigi yang paling sensitif. Jika lubang pada gigi telah sampai pada lapisan dentin, kamu sudah mulai merasa sakit, terlebih ketika mengunyah makanan atau mengonsumsi makanan panas maupun dingin.
  • Kerusakan pulpa atau saraf gigi. Lubang yang semakin besar dan terus dibiarkan lama-lama akan semakin luas dan menyerang lapisan pulpa atau saraf gigi. Apabila fase ini sudah terjadi, infeksi yang menyerang gigi bisa menimbulkan rasa sakit yang parah.

Baca juga: Alami Sakit Gigi, Kapan Sebaiknya ke Dokter?

Dampak Gigi Berlubang yang Tidak Ditangani

Tidak hanya sakit gigi, gigi berlubang yang tidak segera mendapatkan penanganan juga akan mengakibatkan berbagai masalah mulut lainnya, termasuk: 

  • Masalah gusi. Bakteri pada plak akan menyebar dan menyerang area gusi, sehingga gusi akan mengalami infeksi. Jika ini terjadi, gusi akan membengkak dan kemerahan, sakit, dan mudah berdarah ketika kamu menggosok gigi.
  • Sulit Mengunyah dan bau mulut. Pasalnya, ketika salah satu bagian gigi sakit, kamu akan mengunyah dengan menggunakan bagian gigi yang sehat. Akibatnya, bagian gigi yang sakit akan muncul karang gigi yang bisa menyebabkan bau mulut.
  • Rentan sariawan, terutama pada bagian lidah, bibir, gusi, dan pipi bagian dalam. Kondisi ini terjadi karena gigi yang berlubang menjadi mudah rapuh dan patah, sehingga bisa saja bagian gigi yang tajam menggores area pipi atau lidah.

Baca juga: Alasan Tambalan Gigi yang Lepas Bisa Picu Rasa Sakit

Jadi, jangan pernah abaikan gigi berlubang, terutama jika kamu sudah merasakan nyeri. Segera buat janji dengan dokter gigi di rumah sakit terdekat. Kamu bisa pakai aplikasi Halodoc agar lebih mudah dan cepat.

Referensi: 
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Cavities/Tooth Decay.
Health Service Executive. Diakses pada 2020. Dental Caries.
MedlinePlus. Diakses pada 2020. Dental Cavities.