• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Alasan Tubuh Menggigil saat Suhu Turun Drastis
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Alasan Tubuh Menggigil saat Suhu Turun Drastis

Ini Alasan Tubuh Menggigil saat Suhu Turun Drastis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 26 Oktober 2021
Ini Alasan Tubuh Menggigil saat Suhu Turun DrastisIni Alasan Tubuh Menggigil saat Suhu Turun Drastis

“Tubuh menggigil adalah salah satu reaksi tubuh yang umum saat suhu di sekitar kamu menjadi dingin. Saat tubuh menggigil, maka ini akan menaikkan suhu permukaan tubuh hingga 500 persen. Umumnya kamu hanya perlu menggunakan selimut tambahan atau pakaian lain yang tebal untuk mengatasinya.”

Halodoc, Jakarta – Tubuh manusia akan mengatur responnya terhadap panas, dingin, stres, infeksi, dan kondisi lain tanpa disadari. Misalnya, kamu bisa berkeringat untuk mendinginkan tubuh saat kepanasan yang terjadi secara alami. Sementara itu, saat kamu kedinginan, maka tubuh menggigil adalah reaksi yang akan terjadi akibat udara dingin tersebut.

Tubuh menggigil disebabkan oleh otot-otot yang menegang dan mengendur secara berurutan. Gerakan otot yang tidak disengaja ini adalah respon alami tubuh untuk menjadi lebih hangat. Menanggapi lingkungan yang dingin, bukan satu-satunya penyebab kamu bisa menggigil. Ada penyakit dan penyebab lainnya yang bisa membuat tubuh kamu gemetar dan menggigil.

Baca juga: Sering Kedinginan? Bisa Jadi Tanda 5 Penyakit Ini

Tubuh Menggigil karena Suhu Dingin

Ketika suhu turun di bawah tingkat yang dirasa nyaman oleh tubuh, kamu mungkin mulai menggigil. Saat tubuh menggigil, ini dapat meningkatkan produksi panas di permukaan tubuh sekitar 500 persen. Menggigil hanya bisa menghangatkan tubuh tidak begitu lama. Setelah beberapa jam, otot akan kehabisan glukosa (gula) untuk bahan bakar, dan akan menjadi terlalu lelah untuk berkontraksi dan rileks.

Setiap orang memiliki suhu mereka sendiri untuk mengalami menggigil. Misalnya, anak-anak tanpa banyak lemak tubuh untuk melindungi mereka mungkin mulai menggigil sebagai respons terhadap suhu dingin lebih cepat, daripada orang dewasa dengan lebih banyak lemak tubuh.

Kepekaan seseorang terhadap suhu dingin juga dapat berubah seiring bertambahnya usia atau karena masalah kesehatan. Misalnya, jika kamu memiliki tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme), kamu akan cenderung merasa kedinginan lebih akut, daripada seseorang tanpa kondisi tersebut. Angin atau air pada kulit yang menembus pakaian juga dapat membuat kamu merasa lebih dingin dan menyebabkan menggigil. Jadi, pakailah pakaian hangat yang akan melindungi kamu dari udara dingin.

Saat udara dingin, kamu juga bisa cek kebutuhan medis yang mungkin kamu perlukan, seperti minyak kayu putih atau sebagainya. Kamu pun bisa dengan mudah membelinya di Halodoc tanpa perlu keluar rumah dan pesanan kamu akan segera tiba kurang dari satu jam. 

Baca juga: Kedinginan saat Bangun Tidur, Ini Penyebabnya 

Cara Mengatasi Kondisi Menggigil

Menggigil mungkin merupakan gejala dari kondisi yang mendasarinya, jadi kamu tidak boleh mengabaikannya. Jika menggigil adalah respons terhadap cuaca dingin atau kulit basah, maka mengeringkan dan menutupinya sudah cukup untuk menghentikan menggigil. Kamu mungkin juga perlu menyetel thermostat rumah ke suhu yang lebih tinggi jika usia atau kondisi lain membuat kamu lebih sensitif terhadap dingin. Selain itu, biasakan membawa sweter atau jaket saat bepergian.

Jika kamu merasa sangat kedinginan, dan mengenakan sweter atau menaikkan suhu di rumah sudah cukup untuk menghangatkan tubuh, maka kamu mungkin tidak perlu ke dokter. Namun, jika kamu menyadari bahwa kamu atau orang terdekat kamu jadi lebih sering kedinginan daripada sebelumnya, beritahu dokter sesegera mungkin sebab ini mungkin pertanda kamu harus memeriksakan kondisi tiroid.

Selain itu, jika menggigil disertai dengan gejala lain, seperti demam atau keluhan seperti flu lainnya, segera temui dokter. Semakin cepat kamu mengidentifikasi penyebab menggigil, semakin cepat kamu dapat memulai pengobatan.

Baca juga: Anak Demam pada Malam Hari, Begini Cara Mengatasinya

Jika menggigil terjadi sebagai respons terhadap rasa dingin, mengambil tambahan selimut atau mengenakan kaus biasanya dapat menenangkan otot dan menghangatkan. Secangkir teh atau kopi panas juga bisa membantu.

Namun jika kamu sedang sakit, ingatlah bahwa menggigil mungkin merupakan awal dari demam, jadi berhati-hatilah agar tidak kepanasan. Selain itu, jika kamu memperhatikan bahwa kamu, anak kecil, atau orang tua yang menua mengalami tubuh menggigil, tetapi tampaknya tidak disebabkan oleh salah satu penyebab umum, segera beritahu dokter. Menggigil dan gemetar bisa jadi gejala dari suatu penyakit, jadi anggaplah dengan serius.

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Go Ask Alice – Columbia University. Diakses pada 2021. Goosebumps and Shiver.
Healthline. Diakses pada 2021. Shivering.