• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Arti Istilah Lockdown dan Dampaknya bagi Masyarakat
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Arti Istilah Lockdown dan Dampaknya bagi Masyarakat

Ini Arti Istilah Lockdown dan Dampaknya bagi Masyarakat

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 03 Agustus 2022

“Lockdown adalah istilah yang digunakan ketika pandemi COVID-19 berlangsung. Upaya ini diyakini efektif untuk membantu menekan penyebaran COVID-19 di dunia, termasuk Indonesia.”

Ini Arti Istilah Lockdown dan Dampaknya bagi Masyarakat

Halodoc, Jakarta – Banyak cara dilakukan sebagai upaya untuk menekan tingginya angka positif penularan virus corona, yang muncul pertama kali di penghujung tahun 2019 silam. Salah satunya adalah menjaga jarak fisik atau dikenal pula dengan sebutan physical distancing

Akan tetapi, upaya tersebut dianggap belum cukup untuk menekan penularan virus corona yang semakin meningkatkan setiap harinya. Lantas, beberapa negara di dunia mengambil kebijakan untuk menerapkan lockdown di wilayahnya. 

Sebenarnya, apa itu lockdown? Apa pula dampaknya untuk masyarakat secara apabila lockdown diberlakukan? Berikut penjelasan lengkapnya.

Definisi Lockdown

Lockdown adalah suatu istilah yang dipakai untuk menggambarkan salah satu cara mengendalikan penyebaran virus atau penyakit tertentu. Berdasarkan penjelasan yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, lockdown mewajibkan suatu wilayah untuk menutup akses untuk keluar maupun masuk secara total. 

Jadi, semua orang yang menghuni wilayah tersebut tentu tidak diizinkan untuk keluar rumah. Selain itu, semua aktivitas dan mobilitas di luar rumah, seperti aktivitas belajar mengajar, bekerja, beribadah, dan pemakaian alat transportasi juga dihentikan. 

Meski begitu, implementasi lockdown di setiap wilayah bisa berbeda, baik dari cara maupun protokolnya. 

Contohnya, di wilayah Wuhan, Tiongkok pada 2020 lalu, lockdown diberlakukan sepenuhnya. Selama lockdown, semua warga di wilayah tersebut tidak dibolehkan keluar rumah. Selain itu, sentra belanja, pasar, dan berbagai fasilitas umum juga ditutup.

Sementara itu, di Negara Italia dan Spanyol, aturan lockdown yang diterapkan masih memberikan izin kepada warganya, untuk berbelanja berbagai barang kebutuhan harian dan membeli obat. 

Efektifkah untuk Cegah Penyebaran Virus Corona?

Sebenarnya, lockdown adalah cara pencegahan penyebaran infeksi atau penyakit tertentu yang sudah lama dilakukan. Abad ke-14 lalu, cara ini juga dilakukan untuk mengurangi penyebaran penyakit pes di seluruh penjuru Eropa. 

Upaya ini diyakini sebagai langkah awal yang efektif untuk menekan pesatnya penyebaran masalah kesehatan baru, yang memiliki potensi untuk berkembang menjadi pandemi, termasuk COVID-19. 

Selain itu, lockdown juga dilakukan untuk memberikan lebih banyak waktu bagi ilmuwan untuk bekerja. Misalnya untuk mempelajari dan mengembangkan metode vaksin, atau pengobatan baru yang bisa membantu melindungi tubuh. Terkait virus corona, saat ini vaksin COVID-19 telah memasuki tahapan booster ke-4.

Apa Dampaknya untuk Masyarakat?

Memang benar, lockdown dapat membantu menekan penyebaran dan mengurangi tingginya angka positif virus corona, tak terkecuali di Indonesia. Meski demikian, upaya ini juga memicu munculnya berbagai dampak pada masyarakat, di antaranya:

  • Efek psikologis

Pembatasan aktivitas ternyata memicu munculnya beberapa efek psikologis pada masyarakat. Misalnya seperti kecemasan, kesepian, ketakutan, stres, bahkan depresi. Jika dibiarkan, tentu akan muncul masalah baru yang berdampak kesehatan fisik maupun tubuh secara keseluruhan. 

  • Efek perekonomian

Pembatasan aktivitas di luar rumah nyata berdampak pada sektor ekonomi. Masyarakat tidak dapat mencari nafkah. Selain itu, aktivitas operasional perusahaan berhenti yang berdampak pada tingginya angka pemutusan hubungan kerja karyawan. Akibatnya tentu saja semakin meningkatnya angka pengangguran. 

Saat ini, pandemi COVID-19 belum bisa dibilang sudah selesai. Bahkan, kasusnya cenderung kembali meningkat dengan munculnya varian virus baru. Oleh karena itu, pastikan kamu tetap mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah. 

Pakailah masker ketika harus beraktivitas di luar rumah, jaga jarak dengan orang lain, cuci tangan secara rutin dengan sabun dan air mengalir setiap kali selesai beraktivitas dan sebelum makan. Di samping itu, hindarilah kerumunan, dan lakukan vaksinasi wajib serta booster sesuai dengan anjuran pemerintah. 

Jika memang dibutuhkan, konsumsi vitamin untuk membantu meningkatkan imunitas tubuh. Cek kebutuhan obat dan vitamin di Toko Kesehatan aplikasi Halodoc. Segera download aplikasi Halodoc di ponselmu, gratis melalui App Store dan Play Store. 

Referensi:
Universitas Indonesia. Diakses pada 2022. Rektor UI: Memahami Dampak Lockdown bagi Perekonomian Indonesia.
Healthline. Diakses pada 2022. Yes, Lockdowns Do Help Slow the Spread of COVID-19.