• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Aturan Pakai Metformin untuk Pengidap Diabetes Tipe 2
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Aturan Pakai Metformin untuk Pengidap Diabetes Tipe 2

Ini Aturan Pakai Metformin untuk Pengidap Diabetes Tipe 2

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 29 Agustus 2022

“Seseorang yang mengidap diabetes tipe 2 perlu tahu terkait aturan pakai metformin. Pastikan untuk memperhatikan dosis harian dari obat ini, agar dapat mencegah berbagai efek sampingnya.”

Ini Aturan Pakai Metformin untuk Pengidap Diabetes Tipe 2Ini Aturan Pakai Metformin untuk Pengidap Diabetes Tipe 2

Halodoc, Jakarta – Metformin adalah salah satu obat yang berguna untuk menurunkan kadar glukosa di dalam tubuh. Obat ini digunakan sebagai terapi awal untuk seseorang yang mengidap diabetes tipe 2.

Obat diabetes ini mampu meningkatkan tingkat efektivitas hormon insulin, menurunkan pembentukan gula darah, serta mengurangi usus untuk menyerap gula. Hal ini menyebabkan penurunan pada kadar gula di dalam darah.

Namun, konsumsi obat ini perlu disesuaikan dengan aturan pakainya. Dengan begitu, berbagai efek samping yang tidak diinginkan bisa dihindari.

Aturan Pakai Metformin yang Perlu Diketahui

Dosis dari obat ini dapat berbeda-beda pada setiap orang. Informasi terkait aturan pakai dari obat ini mencakup dosis umum yang diberikan oleh ahli medis. Jika dosis yang diberikan dokter berbeda, jangan mengubahnya kecuali dokter menyarankan untuk melakukannya.

Perlu tahu jumlah dosis yang dikonsumsi setiap hari, rentang waktu antara dosis, dan lainnya. Nah, berikut beberapa aturan pakai metformin yang baik diketahui:

Untuk obat yang berbentuk larutan (oral):

Dewasa 

Metformin saja: 

  • Pada awalnya, dosisnya 5 mL 2x sehari, atau 8,5 mL sekali sehari dengan makanan. Dokter dapat meningkatkan dosis jika diperlukan hingga gula darah terkontrol. Namun, dosisnya biasanya tidak lebih dari 25,5 mL per hari.

Metformin dengan insulin: 

  • Awalnya 5 mL sekali sehari. Dokter dapat meningkatkan dosis jika diperlukan hingga gula darah terkontrol. Namun, dosisnya biasanya tidak lebih dari 25 mL per hari.

Anak-anak usia 10-16 tahun 

  • Pada awalnya, 5 mL 2x sehari dengan makanan. Dokter dapat meningkatkan dosis jika diperlukan hingga gula darah terkontrol. Namun, dosisnya biasanya tidak lebih dari 20 mL per hari.

Anak-anak di bawah 10 tahun

  • Penggunaan dan dosisnya harus ditentukan oleh dokter.

Untuk obat yang berbentuk tablet (oral):

Dewasa

Metformin saja: 

  • Pada awalnya, 500 mg 2 kali sehari diminum dengan makan pagi dan malam, atau 850 mg sehari diminum dengan makan pagi. Dokter dapat meningkatkan dosis jika diperlukan hingga gula darah terkontrol. Kemudian, dokter mungkin ingin mengonsumsi 500 atau 850 mg 2-3 kali sehari dengan makanan. Namun, dosisnya tidak lebih dari 2550 mg per hari.

Metformin dengan insulin: 

  • Pada awalnya, dosis 500 mg sehari. Dokter dapat meningkatkan dosis sebesar 500 mg setiap minggu jika diperlukan, hingga gula darah terkontrol. Namun, dosisnya biasanya tidak lebih dari 2500 mg per hari.

Anak-anak 10-16 tahun

  • Pada awalnya, 500 mg 2 kali sehari diminum pagi dan malam hari dengan makanan. Dokter dapat meningkatkan dosis jika diperlukan hingga gula darah terkontrol. Namun, dosisnya biasanya tidak lebih dari 2000 mg per hari.

Anak-anak di bawah 10 tahun

  • Penggunaan dan dosisnya harus ditentukan oleh dokter.

Nah, itulah pembahasan mengenai aturan pakai metformin untuk atasi diabetes tipe 2. Pastikan untuk berdiskusi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat ini. Sebab, obat ini perlu mendapatkan resep dari dokter agar dosisnya tepat dan meminimalisir efek samping.

Pemesanan untuk pemeriksaan terkait diabetes juga bisa dilakukan melalui aplikasi Halodoc pada fitur janji medis. Dengan download aplikasi Halodoc, nikmati kemudahan dalam akses kesehatan melalui smartphone di tangan. Maka dari itu, unduh aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Metformin (Oral Route).
Diabetes Spectrum. Diakses pada 2022. Metformin and Type 2 Diabetes Prevention.