• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Bahaya Gangguan Tidur Berjalan jika Tidak Diatasi

Ini Bahaya Gangguan Tidur Berjalan jika Tidak Diatasi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Ada beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami tidur berjalan alias sleepwalking. Kondisi ini bisa menyebabkan orang yang mengalaminya tetap melakukan aktivitas sekalipun sedang terlelap. Umumnya, kondisi ini menyebabkan pengidapnya bangun dari posisi tidur, kemudian berjalan tetapi masih dalam keadaan terlelap.

Jika melihat seseorang yang mengalami hal ini, apa yang harus dilakukan? Membiarkan tetap tidur atau harus membangunkannya? Saat melihat orang yang tidur berjalan, pastikan untuk selalu mendampingi dan sebisa mungkin arahkan kembali orang tersebut ke tempat yang aman atau kembali tidur di kasur. Membangunkan orang dengan gangguan ini bisa menjadi pilihan, tetapi sebaiknya tidak dilakukan dengan cara berteriak atau mengejutkan paksa. 

Baca juga: Enggak Hanya Karena Stres, Ini Penyebab Gangguan Tidur Berjalan

Mengatasi Orang yang Tidur Berjalan 

Kabar buruknya, tidak sedikit orang yang masih memandang kondisi ini dengan cara yang keliru. Banyak mitos yang beredar bahwa seseorang yang tengah mengalami tidur sambil berjalan sebaiknya tidak dibangunkan. Membangunkan orang yang tidur berjalan disebut bisa membuatnya terkejut, bahkan mengalami serangan jantung. 

Sebenarnya hal itu tidak sepenuhnya salah. Pengidap tidur berjalan memang sebaiknya tidak dibangunkan dengan cara paksa apalagi yang membuat terkejut. Namun, penting untuk selalu menjaga dan tidak meninggalkannya sendiri. Membiarkan dan tidak membangunkan orang yang tidur sambil berjalan bisa jadi berbahaya. Karena dia cenderung tidak mengetahui, bahkan tidak mengingat apa saja yang dilakukan selama tidur.

Orang dengan gangguan ini bisa saja berjalan ke tempat yang berbahaya, menyalakan mobil atau malah menyalakan kompor yang jika dibiarkan bisa menyebabkan bencana. Hal pertama yang harus kamu lakukan saat menemukan kasus ini adalah membawa orang tersebut ke tempat yang aman terlebih dahulu, baru kemudian kembali berusaha membangunkannya. Orang yang mengalami tidur sambil berjalan tidak memiliki kendali atas tubuh dan apa yang dilakukannya. 

Karena bisa memicu hal yang berbahaya, kondisi ini sebaiknya segera diatasi. Penyakit tidur berjalan sendiri sebenarnya jarang menyebabkan kondisi lain yang berbahaya. Namun, harus diwaspadai jika ada penyakit lain yang muncul bersamaan dengan gangguan ini, misalnya sleep apnea. Jika ada penyakit lain, maka pengobatan bisa dimulai dengan mengatasi gangguan tersebut terlebih dahulu. 

Sebenarnya, tidak ada obat-obatan khusus yang bisa digunakan untuk mengatasi gangguan tidur sambil berjalan. Kendati begitu, sleepwalking mungkin bisa dikurangi atau diatasi dengan beberapa cara seperti: 

  • Mengurangi stres.
  • Relaksasi pikiran sebelum tidur, hal ini penting dilakukan untuk membuat tidur menjadi lebih nyenyak, 
  • Hindari konsumsi minuman beralkohol atau kafein dalam jumlah berlebih, terutama menjelang waktu tidur, 
  • Buat ruangan tidur menjadi tempat yang nyaman, hal ini juga bisa membantu agar tidur lebih nyenyak, sehingga menghindari tidur berjalan terjadi, 
  • Tidur pada jam dan durasi yang sama setiap hari dan selalu usahakan untuk buang air kecil terlebih dahulu sebelum tidur. 

Baca juga: Cara Atasi Anak yang Alami Gangguan Tidur Berjalan

Jika gejala kondisi ini semakin parah, sebaiknya jangan diabaikan begitu saja. Segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit atau kamu bisa memanfaatkan aplikasi Halodoc untuk berbicara pada dokter. Lebih mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan google Play! 

Referensi:
NHS. Diakses pada 2020. Sleepwalking.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Sleepwalking.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Sleepwalking.
Web MD. Diakses pada 2020. Sleep Disorders: Sleepwalking Basics.