• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Bahaya Jika Seseorang Mengidap Star Syndrome
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Bahaya Jika Seseorang Mengidap Star Syndrome

Ini Bahaya Jika Seseorang Mengidap Star Syndrome

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 12 Agustus 2022

“Star syndrome adalah gangguan mental yang menyebabkan seseorang merasa dirinya spesial. Ada beberapa bahaya yang bisa terjadi pada pengidap masalah ini, salah satunya gangguan dalam hubungan sosial.”

Ini Bahaya Jika Seseorang Mengidap Star SyndromeIni Bahaya Jika Seseorang Mengidap Star Syndrome

Halodoc, Jakarta – Apakah kamu haus akan pujian dan pengakuan? Bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh star syndrome. Ternyata, gangguan ini sudah termasuk dalam gangguan mental dan dapat menimbulkan masalah yang lebih besar jika dibiarkan.

Seseorang dengan kelainan ini merasa jika dirinya sempurna sehingga kerap menganggap orang lain lebih rendah. Dirinya merasa jika semua orang menganggap dirinya adalah bintang hingga merasa sedih saat tidak ada yang mengagungkan dirinya.

Star syndrome termasuk dalam gangguan kepribadian narsistik yaitu kondisi mental saat seseorang mementingkan diri sendiri, butuh perhatian dan kekaguman berlebih dari orang lain, hingga kurang empati pada orang lain. Namun, pengidap masalah ini sangat rapuh terhadap kritik atau komentar orang lain pada dirinya.

Selain itu, seseorang yang alami star syndrome juga dapat mengalami beberapa bahaya jika dibiarkan. Beberapa masalah tersebut, antara lain:

  • Masalah atau kesulitan dalam berhubungan sosial.
  • Alami masalah di tempat kerja atau sekolah.
  • Terserang depresi dan rasa cemas berlebih.
  • Alami masalah kesehatan atau obsesi pada diri sendiri.
  • Penyalahgunaan obat atau alkohol.
  • Memiliki pikiran atau perilaku untuk bunuh diri.

Sebelum mengalami masalah yang disebutkan, seseorang dengan gangguan ini perlu mendapatkan penanganan dini. Nah, pemeriksaan dini bisa dilakukan jika mengalami beberapa gejala yang berhubungan dengan star syndrome, seperti:

  • Mementingkan diri sendiri secara berlebihan.
  • Merasa berhak mendapatkan kekaguman dari orang lain secara konstan dan berlebihan.
  • Berharap diakui sebagai seseorang yang spesial padahal tidak memiliki pencapaian.
  • Melebih-lebihkan prestasi dan bakat yang dimiliki.
  • Memonopoli percakapan dan meremehkan orang lain.
  • Memanfaatkan orang lain untuk mendapatkan yang ia inginkan.
  • Tidak ingin tahu dengan kebutuhan dan perasaan orang lain.

Seseorang dengan star syndrome mungkin berpikir tidak ada yang salah terhadap dirinya, sehingga sulit mendapatkan penanganan dini. Jika mencari pengobatan, kemungkinan besar karena gejala depresi, konsumsi alkohol berlebih atau narkoba, hingga masalah kesehatan mental lainnya.

Jika kamu atau mengenal seseorang yang memiliki gangguan star syndrome, cobalah untuk menyarankannya memeriksakan diri ke pakar kesehatan mental. Dengan mendapatkan perawatan dini dan tepat, membuat hidup orang tersebut menjadi lebih baik.

Cara Mengatasi Star Syndrome

Gangguan mental ini dapat diatasi dengan terapi dan juga konsumsi obat-obatan. 

Terapi yang biasa dilakukan adalah terapi bicara (psikoterapi). Pengobatan ini dapat membantu dalam berhubungan baik dengan orang lain. Kamu juga bisa memahami penyebab emosi melonjak dan segala penyebab pikiran negatif. Psikolog berusaha agar pengidap masalah ini menerima dirinya sendiri dan mempelajari simpati dan empati pada orang lain.

Untuk obat-obatan, tidak ada obat yang khusus dapat mengatasi gangguan mental ini. Namun, jika sudah mengalami gejala berupa depresi, kecemasan, atau kondisi lainnya, ahli medis dapat memberikan antidepresan atau obat anti-kecemasan.

Nah, itulah beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan oleh star syndrome. Dengan mengetahui gejala-gejalanya, seseorang dengan masalah yang sama mungkin bisa melakukan pemeriksaan segera untuk memastikannya. Semakin cepat masalahnya terdeteksi, semakin cepat juga kesembuhan didapatkan.

Kamu juga bisa, lho, melakukan pemesanan untuk pemeriksaan kesehatan mental di beberapa rumah sakit rekanan Halodoc, melalui fitur janji medis. Dengan download aplikasi Halodoc, kemudahan pemesanan ini bisa dilakukan kapan dan dimana saja sesuai keinginan. Tunggu apa lagi, gunakan aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Narcissistic personality disorder.